
Sukhoi Superjet 100
Tim penyelamat yang mencari korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di sekitar reruntuhan badan pesawat telah berhasil menemukan tubuh dari beberapa korban tewas akibat kecelakaan naas tersebut.
Menurut juru bicara dari tim penyelamat, Gagah Prakoso, sejauh ini belum ada tanda-tanda keberadaan korban yang masih hidup, namun pihaknya masih terus berupaya melakukan pencarian. Terdapat sedikitnya 44 orang yang ikut naik dalam pesawat buatan Rusia tersebut.
Pesawat Sukhoi Superjet 100 jatuh di sekitar Gunung Salak, sekitar 50 menit setelah lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma pada hari Rabu (9/5) lalu. Penerbangan tersebut dilakukan untuk mendemonstrasikan pesawat jet komersial pertama buatan Sukhoi yang selama ini berpengalaman dalam pembuatan pesawat jet tempur.
Para korban yang berada di dalam pesawat Sukhoi tersebut terdiri dari 8 orang pilot dan teknisi, perwakilan dari maskapai penerbangan Indonesia, serta beberapa orang jurnalis untuk media dari dalam dan luar negeri. Sebelumnya, sekitar 50 orang dijadwalkan untuk ikut dalam penerbangan tersebut, namun beberapa orang memutuskan untuk membatalkan perjalanannya karena berbagai urusan.
Pencarian telah dilakukan sejak pesawat Sukhoi kehilangan kontak pada hari Rabu lalu, namun helikopter milik tim pencari baru bisa menemukan reruntuhan pesawat pada hari Kamis (10/5). Menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pesawat tersebut jatuh di Gunung Salak sekitar 1,5 kilometer dari titik dimana pesawat terakhir kali melakukan kontak.
via BBC News : Indonesia searchers find bodies at Russia jet wreckage
Berita terkait:








