
Markas Perusahaan Elektronik Terbesar di Jepang
Berdasarkan statistik perdagangan yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Jepang kemarin (20/2), defisit perdagangan Jepang pada bulan Januari 2012 mencapai angka US$18,5 milyar.
Jumlah tersebut meningkat sebesar US$12,5 milyar dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$6 milyar. Total defisit perdagangan bulan Januari ini bahkan 50% lebih besar dari rekor defisit tahun 2009 lalu.
Tahun 2009, Jepang mengalami defisit perdagangan US$12,13 milyar menyusul bangkrutnya bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat yaitu Lehman Brothers Inc di tahun 2008.
Beberapa faktor penyebab kenaikan nilai defisit perdagangan Jepang adalah meningkatnya impor LNG yang dibarengi dengan menurunnya ekspor berbagai produk Jepang mulai dari otomotif hingga elektronik.
Jepang terus-menerus mengimpor LNG setelah pembangkit listrik no. 1 di Fukushima tidak berfungsi akibat kebocoran nuklir pasca gempa dan tsunami. Sementara itu, jumlah ekspor negeri sakura tersebut melemah karena lonjakan nilai tukar yen dan kesulitan produksi akibat banjir Thailand.
Berita terkait:








