
Logo Japan Airlines
Japan Airlines (JAL) yang merupakan maskapai penerbangan Jepang, pada kuartal pertama tahun ini akhirnya berhasil membukukan kenaikan laba hingga dua kali lipat menjadi sebesar 26,9 miliar yen atau US$ 342,75 juta. Capaian keuntungan ini berasal dari penghematan biaya operasioanl serta didukung oleh kenaikan penjulan tiket 12,5% menjadi 286,7 miliar yen.
Keberhasilan penjualan tiket ini tidak lepas dari penguatan nilai tukar yen yang menyebabkan banyak warga Jepang yang melakukan perjalanan ke luar negeri. Di samping itu, penjualan domestik juga naik seiring dengan mulai pulihnya perekonomian negeri sakura itu pasca gemba dan tsunami 2011 lalu.
Pada 2009 lalu, JAL mengalami kerugian besar di mana pemerintah JepangĀ turun tangan dengan memberi dana talangan senilai 100 miliar yen. Kemudian pada 2010, akhirnya JAL masuk dalam Perlindungan Kebangkrutan Jepang, dan mengurangi sepertiga jumlah karyawannya.
Dalam proses rehabilitasi itu JAL terus beroperasi dengan melakukan penghematan besar-besaran dan mengurangi rute terbang. Pada tahun fiskal yang akan berakhir Meret 2013 nanti, JAL menargetkan perolehan laba bersih senilai 130 miliar yen.
Berita terkait:







