Panin Sekuritas :
Kemarin bursa-bursa Asia ditutup melemah seiring dengan adanya kabar bahwa The Fed tidak lagi akan memberikan stimulus terhadapa pertumbuhan ekononomi Amerika Serikat. Akibatnya indeks jatuh tertekan aksi ambil untung. Hari ini, jelang akhir pekan, IHSG masih akan mengalami tekanan aksi jual. Indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Diperkirakan titik support-resistance berada di level 4.097-4.158. Panin sekuritas merekomendasikan beli saham JSMR, BBRI, ASRI, LPCK, dan SMCB.
eTrading Securities :
Setelah menguat selama empat hari berturut-turut, kemarin indeks terkoreksi cukup dalam, yang secara teknikal bisa dianggap sebagai penyesuaian posisi area overbought. Candlestick membentuk pola Bearish Marubozu mengindikasikan sinyal Bearish Marubozu. Indikator Stochastic bergerak downtrend di area Overbought setelah sebelumnya membentuk deathcross dengan RSI yang juga bergerak downtrend. Pergerakan IHSG Hari ini (5/4/2012), cenderung terkoreksi dan berada pada range 4095-4166.
MN Securities :
Tekanan aksi jual masih akan menerpa indeks jelang akhir pekan ini. Hal ini seiring dengan anjloknya indeks Dow Jones semalam. Harga emas juga turun, minyak mentah melemah, timah dan nikel juga tergerus. Adapun indeks hari ini tidak akan jatuh terlalu dalam oleh karena banyaknya emiten yang nanti akan membagi-bagi dividen. Merekomendasikan beli saham ASII, UNTR, GGRM, dan JSMR. MNC Securites juga mengingatkan untuk siap-siap melepas saham ELSA, BUMI, GIAA dan GJTL.
Rio Rizaldi :
Merekomendasikan antara lain saham : SIMP, akan mencapai 1.750 bila menembus resisten 1.430. PGAS, beli dengan strategi sell on strength dengan speculative buy di area target penurunan, diprediksi bisa ke level 3.200 dengan minor target 3.450. AALI, dengan titik resiten di 23.000 dan mengakhiri masa konsolidasi guna menuju target 26.900.
Berita terkait:







