PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) telah mendapatkan komitmen pinjaman sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 1,833 triliun dari dua bank asal China, yakni Industrial and Commercial Bank of China Limited (ICBC) dan China Development Bank (CDB). Pinjaman ini nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan proyek blast furnace yang akan menelan dana sebesar US$ 533 juta.
Direktur Utama Krakatau Steel, Fazwar Budjang menjelaskan, sisa dana yang dibutuhkan untuk proyek blast furnace, yang sekitar Rp 2,29 triliun, akan diperoleh dari sindikasi perbankan dalam negeri. Adapun komitmen pinjaman dari ICBC dan CDB diberikan karena pihak kontraktor yang digandeng perseroan untuk proyek ini berasal dari China, yakni MCC-CERI.
Berita terkait:
- WEHA Dapat Pinjaman Rp 50 M Dari Bank Victoria
- PTIS Dapat Pinjaman Dari Bank Permata
- TPIA Dapat Pinjaman US$ 150 Juta Dari 5 Bank
- KRAS Segera Mulai Proyek Blast Furnace
- KRAS Bakal Dapat Pinjaman Rp 4,7 Triliun







