
Pengusaha di Amerika Serikat diingatkan untuk tidak meminta password atau kata kunci Facebook milik calon karyawannya untuk melakukan proses seleksi tenaga kerja.
Peringatan tersebut disampaikan oleh anggota parlemen AS dan Kepala Petugas Privasi (Chief Privacy Officer) Facebook, Erin Egan. Anggota parlemen AS menyatakan bahwa mereka akan membuat Undang-Undang yang melarang perusahaan mengakses data pribadi milik karyawannya.
Sementara itu, dalam sebuah postingan di Facebook, Erin Egan menyampaikan bahwa Facebook bisa melakukan tuntutan hukum pada pengusaha yang meminta password Facebook milik karyawan ataupun calon karyawan.
Langkah tersebut diambil menyusul beredarnya kabar bahwa perusahaan mulai meminta informasi pribadi termasuk password Facebook untuk mengetahui karakter calon pegawainya melalui informasi pribadi seperti umur, orientasi seksual dan pandangan politik serta lewat foto-foto yang ada di Facebook.
Menurut seorang anggota Senat di California, pengusaha berhak mencari tahu tentang kemampuan bekerja calon pegawainya, namun mereka tak boleh mencari informasi dengan cara melanggar privasi milik para pelamar pekerjaan.
via Reuters : Facebook, lawmakers warn employers not to demand passwords
Berita terkait:








