
Produksi Baja
China Nickel Resources (CNR), sebuah perusahaan baja di Cina, berencana mengeluarkan investasi senilai US$1,8 miliar (Rp16,94 triliun) untuk membangun proyek baja di Indonesia.
Rencana tersebut diumumkan oleh perwakilan CNR pada hari Rabu (20/6) kemarin. Proyek baja yang diberi nama PT Batulicin Steel akan dikerjakan bersama oleh CNR dan PT Jhonlin, sebuah perusahaan baja lokal, di Kalimantan Selatan.
Menurut pimpinan independen PT Batulicin Steel, Fahmi Idris, CNR akan memegang 61% kepemilikan saham sedangkan sisanya dimiliki oleh PT Jhonlin. Lebih lanjut, Fahmi Idris juga menjelaskan bahwa perusahaannya menargetkan 1 juta ton produksi batang baja dan 600 ribu ton feronikel dalam setahun.
PT Batulicin Steel dijadwalkan untuk mulai beroperasi pada tanggal 4 Juli 2012 dengan pasokan bahan baku dari PT Yiwan Maning, produsen bijih besi-nikel lokal. PT Yiwan Maning akan menyediakan bahan baku untuk PT Batulicin Steel dengan perjanjian kontrak selama 20 tahun.
via Reuters : China Nickel Resources in $1.8 bln Indonesia steel plant
Berita terkait:









saya bergerak di bidang pertambangan nikel siapa tau bapak butuh bahan baku nikel dari sulawesi tenggara dengan kadar minimal 1,8 rijek 1,875