
BlackBerry 7520
Produsen salah satu smartphone terpopuler di dunia BlackBerry diprediksi akan memecat 6.000 karyawan dalam upayanya menghemat biaya operasional sebesar US$1 miliar tahun ini.
Prediksi tersebut disampaikan oleh seorang analis dari Jefferies, Peter Misek, dan dirilis oleh The Times of India hari ini (21/6). Menurut Misek, Research In Motion Ltd (RIM) perlu membuat perusahaannya lebih fleksibel sebelum merilis produk terbarunya, BlackBerry 10.
Salah satu langkah yang harus diambil RIM agar perusahaannya lebih fleksibel adalah dengan memberhentikan tenaga kerja dari sektor software dan manufaktur produk-produk BlackBerry yang sudah mulai menua.
Pada bulan Mei lalu, perusahaan asal Kanada tersebut memang telah mengumumkan bahwa perusahaannya akan mengurangi jumlah karyawan secara signifikan pada tahun ini. Pengurangan jumlah tenaga kerja juga kemungkinan terjadi di beberapa posisi penting dari perusahaan yang memproduksi smartphone BlackBerry dan tablet PlayBook tersebut.
via The Times of India : RIM may cut about 6,000 jobs: Analyst
Berita terkait:








