Arsip : Arab Saudi

AS Bisa Kalahkan Produksi Minyak Arab Saudi dan Rusia

2:23 pm in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Kapal Pengangkut Minyak AS

Amerika Serikat memiliki kemungkinan untuk mengalahkan jumlah produksi minyak Arab Saudi dan Rusia dalam 10 tahun ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang komisaris departemen sumber daya alam Alaska, Daniel Sullivan, dalam Forum Ekonomi Internasional Amerika di Montreal.

Menurut Daniel Sullivan, AS telah memproduksi minyak sebanyak 6 juta barel per hari pada kuartal pertama tahun ini. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan produksi minyak AS tahun 2008 yang hanya sekitar 4,4 juta barel per hari.

Saat ini, Arab Saudi masih menjadi produsen minyak terbesar dunia dengan total produksi mencapai 9,923 juta barel per hari, sementara Rusia membuntuti di belakang Arab dengan produksi minyak harian sebesar 9,920 juta barel. Namun, pertumbuhan produksi minyak AS tercatat sebagai yang tercepat di antara negara anggota OPEC lainnya.

Berdasarkan data dari Survey Geologi AS, Alaska sendiri masih menyimpan cadangan minyak lepas pantai terbesar di dunia yaitu sekitar 40 miliar barel. Sebelumnya, Presiden Barrack Obama pernah mengungkapkan bahwa sumber minyak lepas pantai AS bisa membantu mengatasi gangguan pasokan minyak secara global.

via The Times of India : US could outproduce Russia, Saudi Arabia in oil and gas

Kanada, Negara G20 Terbaik Untuk Wanita

10:39 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Rona Ambrose, Politisi Wanita di Kanada

Trustlaw mengadakan survey mengenai negara tempat tinggal terbaik dan terburuk bagi wanita. Survey tersebut hanya diadakan untuk negara-negara anggota G20.

Hasil survey dari Trustlaw menunjukkan bahwa Kanada merupakan negara tempat tinggal terbaik bagi wanita. Sementara itu, India tercatat sebagai negara yang paling buruk dalam memperlakukan penduduk wanita.

Kanada menduduki peringkat teratas dalam survey tersebut karena dianggap menganut paham kesetaraan gender, memiliki akses kesehatan yang baik, serta melindungi wanita dari tindak kekerasan dan eksploitasi berlebihan.

Sebaliknya, India dianggap sebagai negara terburuk karena banyaknya kasus pernikahan dini, perbudakan, kekerasan bahkan pembunuhan yang terjadi pada penduduk wanita di negeri tersebut. Penduduk wanita seringkali dianggap memiliki derajat yang lebih rendah dibanding pria di India.

Jerman, Inggris, Australia, Perancis dan Amerika Serikat menempati peringkat kedua sampai keenam sebagai negara tempat terbaik bagi wanita sedangkan Arab Saudi, Indonesia, dan Afrika Selatan tercatat sebagai negara-negara terburuk setelah India.

Trustlaw menyatakan bahwa meskipun tingkat pendidikan penduduk wanita di Arab Saudi tergolong tinggi, namun mereka tidak mendapat hak-hak yang setara dengan penduduk pria sehingga Arab Saudi masuk ke dalam kelompok negara terburuk bagi wanita.

via Reuters : Canada best G20 country to be a woman, India worst

RIM Fokuskan Penjualan BlackBerry ke Timur Tengah

10:20 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

BlackBerry Bold 9700

Research In Motion Ltd akan segera membuka toko BlackBerry di beberapa negara Timur Tengah guna mengimbangi angka penjualan yang terus merosot di Amerika Serikat dan Eropa.

Saat ini, RIM tengah mengurus pembukaan toko khusus penjualan BlackBerry seluas 140 meter persegi di Dubai. Selanjutnya, RIM merencanakan untuk membuka toko serupa di Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait.

Meski angka penjualan BlackBerry secara global terus menurun, namun pasar smartphone tersebut di negara-negara Timur Tengah tetap kuat hingga saat ini.

BlackBerry populer di kalangan penduduk remaja dan dewasa di Timur Tengah sebagai sarana untuk berkenalan atau mengobrol secara bebas dengan teman lawan jenis. Berkomunikasi dengan lawan jenis di negara-negara Timur Tengah memang merupakan hal yang tabu sehingga BlackBerry dianggap sebagai sarana yang aman untuk melakukan hal tersebut.

Penjualan BlackBerry di Timur Tengah dan Afrika pada kuartal terakhir tahun 2011 mencapai sekitar 2,29 juta unit. Jumlah tersebut 4 kali lipat lebih tinggi dari angka penjualan iPhone milik Apple di wilayah yang sama. Selain negara-negara Timur Tengah, RIM juga mengumumkan akan membuka sekitar 4.000 toko di Indonesia yang merupakan pasar terbesar BlackBerry di Asia Tenggara.

via Bloomberg : RIM Plans Middle Eastern Retail Push with Dubai Store

Kabar Ledakan Pipa di Arab Lonjakkan Harga Minyak Dunia

2:09 pm in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Pengilangan Minyak di Kuwait

Sebuah media di Iran melaporkan bahwa terjadi sebuah ledakan pada pipa kilang minyak di Arab Saudi pada hari Kamis (1/3). Kabar tersebut menyebabkan harga minyak mentah dunia melonjak ke level tertinggi dalam 43 bulan terakhir.

Namun, Arab Saudi segera menyangkal berita tersebut sehingga harga minyak mentah berangsur-angsur menurun. Sebelumnya, harga minyak jenis Brent telah mencapai US$125,49 per barel sementara harga minyak mentah light sweet yang diperlukan untuk pemrosesan bensin, kerosen, serta solar mencapai angka US$108,47 per barel.

Menurut seorang analis, kabar tentang situasi yang terjadi negara-negara penghasil minyak sangat mempengaruhi harga minyak karena pedagang cenderung mengambil tindakan cepat dan berspekulasi. Diberlakukannya sanksi dari AS kepada negara-negara yang melakukan transaksi minyak dengan Iran membuat harga minyak mentah semakin tidak stabil.

Pada bulan Februari kemarin, Iran akhirnya memutuskan untuk menghentikan ekspor minyak ke Inggris dan Perancis sebagai balasan atas tekanan yang dilakukan AS dan negara-negara Uni Eropa terkait proyek nuklirnya. Kejadian tersebut sempat membuat harga minyak dunia melonjak ke level tertinggi dalam 9 bulan terakhir.

via BBC News : Oil price jumps to 43-month high on Saudi blast report

Eropa Krisis, Timur Tengah Cari Investasi Dari Jepang

2:08 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Kota Mekah di Arab Saudi

Tiga negara Timur Tengah yaitu Arab Saudi, Abu Dhabi, dan Uni Emirat Arab baru-baru ini menyelenggarakan forum investasi di Jepang. Saat ini, negara-negara Timur Tengah memang tengah berusaha meyakinkan perusahaan-perusahaan Jepang untuk menanamkan modalnya di kawasan tersebut.

Krisis ekonomi yang berkepanjangan di Eropa membuat investasi mereka di Timur Tengah jauh berkurang. Padahal, Eropa merupakan salah satu penanam modal terbesar di kawasan kaya minyak mentah tersebut.

Untuk itu, negara Timur Tengah mulai mencari sumber investasi baru yang menjanjikan untuk mengembangkan infrastruktur, kompleks industri, serta teknologi. Beberapa dari negara Timur Tengah ingin melepaskan ketergantungan mereka dari minyak dan mulai meraih penghasilan dari industri lain yang dapat diperbarui.

Sejauh ini, sejumlah perusahaan Jepang terlihat tertarik untuk berinvestasi di Timur Tengah. Namun, mereka juga harus bersaing dengan rival dari Korea Selatan dan China yang tengah gencar melakukan ekspansi ke berbagai negara.

via The Wall Street Journal : Middle East seek Japan Investment / Fearing loss of European contributors, nations seek help with infrastructure projects

Tersedia 7000 Lowongan Kerja Di Arab Saudi

2:04 pm in Berita, Highlight, Nasional by Fajri Gelu

Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengumumkan bahwa tersedia 7000 lowongan pekerjaan formal di Arab Saudi di berbagai sektor, antara lain sebagai sopir, sales dan pramuniaga, kasir, pekerja pabrik, pekerja pertanian dan perkebunan, cleaning service, perawat dan lain-lain.

Adalah Muhaimin Iskandar selaku Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang dalam kunjungan kerjanya ke Arab Saudi kemarin(30/10/2011) telah melobi  beberapa perusahaan untuk penempatan Tenaga Kerja Indonesia tersebut.

Disebutkan bahwa dalam beberapa waktu ke depan, pemerintah akan mencoba  menggeser jenis pekerjaan dari sektor domestik, seperti pembantu rumah tangga, ke sektor formal.

Antara lain Muhaimin bertemu Abdul Razzaq D. Bin Dawood, pemilik perusahaan BinDawood Group yang bergerak di bidang jaringan supermarket, hotel, pabrik¸ properti di Jeddah, yang kabarnya membutuhkan sekitar 3000 tenaga kerja sebagai sopir, kasir, pramuniaga dan pekerja gudang.

Muhaimin juga bertemu dengan pengusaha-pengusaha besar lainnya di Arab Saudi untuk melakukan lobi agar TKI formal bisa bekerja di perusahaan-perusahaan di Arab Saudi.

Sayangnya, belum ada keterangan yang jelas tentang prosedur lowongan tersebut terkait syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh para pencari kerja.

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!