Perusahaan Game Jepang Batasi Jumlah Belanja Konsumen
12:18 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita
Enam perusahaan game di JepangĀ sepakat untuk mengatur biaya maksimal yang boleh dikeluarkan oleh konsumennya untuk bermain game.
Keenam perusahaan tersebut memproduksi dan mengelola game pada ponsel yang bisa menghubungkan pemain satu dengan pemain lainnya melalui jaringan internet.
Game ponsel semacam itu banyak tersedia secara gratis di Jepang, namun para pemain terkadang menghabiskan banyak uang untuk membeli berbagai jenis benda virtual yang bisa menentukan kesuksesan permainan game mereka.
Anak-anak kecil di Jepang yang memainkan game tersebut seringkali membeli benda-benda virtual dalam jumlah besar tanpa mereka sadari atau tanpa sepengetahuan orangtuanya.
Kini, perusahaan pengelola game ponsel yang terdiri dari DeNa, Gree, NHN Japan, Mixi, Dwango, dan CyberAgent memutuskan untuk menerapkan batasan belanja bagi para pemain sesuai dengan usia mereka. Batasan belanja yang ditetapkan berkisar antara 5.000 yen (Rp564.000) sampai 10.000 yen (Rp1.128.000) dalam satu bulan.
Upaya tersebut diharapkan bisa mengurangi jumlah pengeluaran berlebihan yang tidak disengaja akibat bermain game serta mencegah anak-anak melakukan pembelian item game dalam jumlah besar tanpa sepengetahuan orang tua mereka.
via Daily Yomiuri Online : Cell phone game sites to set charge limits






