Arsip : BPS

Indonesia Miliki 15.998 Akomodasi pada 2012

3:19 pm in Berita, Highlight, Nasional by Ririen Restya Sagita

Contoh Kamar Hotel

Indonesia tercatat memiliki 15.998 akomodasi dengan total kamar berjumlah 405.778 unit dan tempat tidur sebanyak 627.754 buah pada periode 2009-2012. Data tersebut disampaikan oleh Badan Pusat Statistik melalui situsnya www.bps.go.id. Read the rest of this entry →

DPS Targetkan DPK Naik 30% di 2013

3:37 pm in Berita, Nasional by Siti Nurjanah

Di tahun 2013, bank DPS kemungkinan akan menaikkan target dana pihak ketiga (DPK) sebesar 30%. Apabila target dapat tercapai, nilai DPK akan menjadi Rp 6,5 triliun. Bahkan, DPS berharap pertumbuhan tersebut bersumber dari DPK wealth management.  Read the rest of this entry →

2012, Indonesia Dikunjungi 8 Juta Wisman

2:00 pm in Berita, Highlight, Nasional by Ririen Restya Sagita

Wisatawan di Tanah Lot, Bali

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data mengenai jumlah wisatawan mancanegara yang mengunjungi Indonesia sepanjang tahun 2012. Read the rest of this entry →

Pembiayaan Bank Syariah Bukopin Naik 37,23%

2:23 pm in Berita, Nasional by Siti Nurjanah

Selama tahun 2012, pembiayaan Bank Syariah Bukopin (BSB) mengalami kenaikan sebanyak 37,23%. BSB mencatat total pembiayaan pada tahun lalu berhasil mencapai Rp 2,63 triliun. Menurut Riyanto selaku Direktur Utama BSB Riyanto, 62% pembiayaan BSB mengalir ke Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Read the rest of this entry →

RI Impor Beras Rp 3,2 Triliun Dalam 2 Bulan

11:54 am in Berita, Highlight, Nasional by Fajri Gelu

Sawah Berteras di Bali

Himbauan pemerintah agar masyarakat Indonesia dapat mengurangi konsumsi beras dengan merubah pola makan nasi memang tidak mudah dilaksanakan. Akibatnya, dalam dua bulan saja di awal tahun 2012 ini, impor beras Indonesia telah mencapai 653,3 ribu ton dengan nilai US$ 359,4 juta atau Rp 3,2 triliun.

Sebagian besar impor beras ini berasal dari Vietnam yaitu sebanyak 370 ton beras senilai US$ 208,73 juta. Dari Thailand sebanyak 151,1 ribu ton beras dengan nilai US$ 86,9 juta. Sementara yang diimpor dari India adalah sebanyak 105,3 ton beras dengan nilai US$ 50,7 juta.

Selain dari ketiga negara tersebut, impor beras juga berasal dari Pakistan  sebanyak 21,25 ribu ton dan Myanmar sebanyak 4,9 ribu ton.

Impor beras untuk bulan Januari 2012, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) adalah sebanyak 355,9 ribu ton dengan nilai US$ 205,1 juta. Selanjutnya sebanyak 297,4 ribu ton masuk pada bulan Februari dengan nilai Rp 154,3 juta.

Indonesia Alami Defisit Dengan Negara Tetangga

1:38 pm in Berita, Nasional by Fajri Gelu

Pelabuhan Peti Kemas

Neraca perdagangan Indonesia secara keseluruhan pada Februari 2012 mencapai surplus sebesar US$ 692,8 juta dan secara kumulatif dalam periode Januari-Februari sebesar US$ 1,71 miliar, sebagaimana data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, Senin (2/4/2012).

Meski secara keseluruhan berhasil mengalami surplus, pada Februai 2012 Indonesia justru masih mengalami defisit dengan negara-negara tetangga.

Dengan Thailand mengalami defisit perdagangan US$ 793,8 juta. Dengan China defisit US$ 1,47 miliar. Sementara dengan Singapura defisit US$ 162 juta.

Pada Februai 2012 impor Indonesia tercatat US$ 14,95 miliar, naik 27,2% dibandingkan Februari 2011. Adapun negara-negara yang barangnya paling banyak diimpor oleh Indonesia:

- China sebesar US$ 4,41 miliar.
- Jepang sebesar US$ 3,59 miliar.
- Singapura sebesar US$ 1,71 miliar.

Sementara impor menurut golongan penggunaan barang selama Januari-Februari 2012, adalah 72,15%  golongan bahan baku, 20,17% golongan barang modal, dan  7,68% berupa barang konsumsi.

Inflasi Maret Di Bawah Prediksi

11:58 am in Berita, Highlight, Nasional by Fajri Gelu

Logo BPS

Laporan inflasi pada bulan Maret 2012 yang baru saja dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) berada pada kisaran 0,07%, atau naik tipis dibanding Februari dengan laju sebesar 0,05%. Meski demikian laju inflasi Maret ini jauh di bawah ekspektasi pelaku pasar yang memprediksi bahwa inflasi akan meningkat sehubungan dengan isu kenaikan BBM.

Inflasi tahun kalender 0,88% dan inflasi year-on-year (yoy) 3,97%. Adapun untuk inflasi inti pada Maret 2012 berada di kisaran 0,20%, sedangkan inflasi inti year-on-year berada di kisaran 4,25%.

Pemberi andil inflasi, antara lain, minuman rokok dan tembakau sebesar 0,46%, listrik dan minyak sebesar 0,20%, dan sandang sebesar sandang 0,15%. Untuk bahan pangan terjadi deflasi 0,33%.

Sementara penyumbang deflasi adalah beras yang harganya turun karena panen raya. Selain beras, harga daging ayam ras dan telur ayam ras juga turun. Tomat sayur juga menjadi penyumbang deflasi pada Maret.

Dari 66 kota di Indonesia tercatat sebanyak 34 kota inflasi dengan 32 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di ambon 1,33% dan Manado 1,12%. Sementara inflasi terendah di Malang dengan 0,01% dan Jayapura mengalami deflasi 1,44%.

IHSG Menguat Awali Pekan

10:00 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

Dalam perdagangan awal pekan hari ini, Senin (2/4/2012), IHSG dibuka menguat 9,573 poin (0,23%) ke level 4.131,124. Indeks LQ 45 naik tipis 2,448 poin (0,34%) ke level 714,999. Pembukaan yang baik di awal pekan ini terdorong oleh menguatnya bursa Asia.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,3% menjadi 127,01 pada pukul 09.44 waktu Tokyo. Adapun indeks Hang Seng naik 107,39 poin (0,52%) ke level 20.662,97, indeks Nikkei 225 naik 97,69 poin (0,97%) ke level 10.181,36, sementara indeks Straits Times menguat 5,220poin (0,17%) ke level 3.015,33.

Ada 81 saham yang naik pagi ini, 40 saham turun, dan 79 saham masih stagnan. Volume perdagangan sebanyak 494,22 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 246,86 miliar. Asing mencatatkan net buy sebesar Rp31,51 miliar.

Saat ini investor tengah menunggu hasil pengumuman inflasi Maret 2011 oleh BPS. Berdasarkan konsensus inflasi Maret 2012 akan mencapai 0,13% MoM.

Penduduk Miskin Terbesar Ada Di Pulau Jawa

2:14 pm in Berita, Highlight, Nasional by Fajri Gelu

Rumah Tepi Sungai Di Kawasan Kumuh Kota Jakarta

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) per September 2011, sebagaimana yang dirilis detik.com, jumlah penduduk miskin terbanyak berdiam di pulau Jawa yakni mencapai 16.744.410 jiwa, meski secara presentase, Maluku dan Papua memiliki penduduk miskin paling tinggi yakni 25,52%.

Adapun penduduk miskin paling sedikit dan paling rendah secara presentase ada di pulau Kalimantan. Rincian dari jumlah penduduk miskin berdasarkan pulau hingga September 2011 adalah :

1. Sumatera : 6.318.870 jiwa (12,2015)
2. Jawa: 16.744.410 jiwa (12,09%)
3. Bali dan Nusa Tenggara: 2.065.820 jiwa (15,46%)
4. Kalimantan: 971.880 jiwa (6,88%)
5. Sulawesi: 2.152.150 jiwa (12,17%)
6. Maluku dan Papua: 1.637.000 jiwa (25,25%).

BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran, lalu dihitung Headcount Index-nya, yaitu persentase penduduk miskin terhadap total penduduk.

Hinga Oktober Indonesia Dikunjungi 6,27 Juta Wisman

2:15 pm in Berita, Nasional by Fajri Gelu

Candi Borobudur

Sektor pariwisata Indonesia terus berbenah diri untuk menarik minat wisatawan mancanegara datang berkunjung ke negeri yang dikenal juga dengan negeri seribu pulau ini.

Banyaknya wisatawan yang datang ke negeri ini, tidak saja hanya akan menambah devisa negara dari sektor pariwisata, akan tetapi juga bisa membuat Indonesia dikenal di mana-mana, dan hal ini tentu baik untuk sektor ekonomi lainnya. Dengan catatan, Indonesia mampu memberi kesan yang baik-baik di mata para turis asing  tersebut.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Djamal mengungkapkan bahwa terdapat 656 ribu wisatawan mancanegara (wisman) mendatangi Indonesia selama Oktober 2011. Jumlah itu meningkat 10,32% dibanding jumlah wisman yang datang ke Indonesia pada Oktober 2010 yang sebanyak 594,7 ribu orang.

Untuk bulan September 2011, jumlah wisman hanya naik tipis 0,91% bila dibanding periode yang sama tahun lalu.

Adapun secara kumulatif sejak Januari hingga Oktober 2011 ini, total jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia mencapai 6,27 juta orang atau naik 8,47 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2010 sebanyak 5,78 juta orang.

Sementara untuk Tingkat Penghuni Kamar atau TPK hotel berbintang yang ada di 20 provinsi, untuk bulan Oktober 2011 mencapai rata-rata 54,87%, atau 1,73 poin dibanding TPK Oktober 2010 sebesar 53,14%.

Indonesia Akan Kekurangan Makanan Sebelum 2030

2:28 pm in Berita, Highlight, Nasional by Fajri Gelu

Indonesia diperkirakan akan kekurangan pangan sebelum tahun 2030. Hal ini dikarenakan lahan baku pertanian periode 2011 tinggal 6.758.840 ha sementara jumlah penduduk meningkat hingga 1,4 persen.

Dibandingkan 2010, indeks luas panen per kapita tahun 2011 menurun yaitu dari 552 m2 menjadi 544 m2/kapita. Perkiraan ini semakin didukung oleh data lapangan yang menyatakan meluasnya serangan hama penyakit pangan tahun 2011 hingga 606.095 ha

Ketua Umum Kontak Tani Nasional Andalan (KTNA), Winarno Tohir menyesalkan oleh karena data pertanian versi BPS ternyata tidak akurat. Data-data berupa luas panen, produksi per ha, jumlah penduduk dan data konsumsi per kapita harusnya diperbarui oleh BPS agar tidak menyesatkan masyarakat.

Direktur Intercafe Institut Pertanian Bogor (IPB), Nunun Nuryartono bahkan mengungkapkan bahwa data statistik BPS dengan data yang didapat dari lapangan berbeda 10 kali lipat.

Selain soal akurasi data, Winarno juga mengeluhkan UU pertanian sangat lambat dikeluarkan pemerintah.Contohnya, UU No.41/2009 mengenai perlindungan pangan pertanian berkelanjutan hingga kini belum ada peraturan pelaksananya seperti peraturan presiden.

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!