Arsip : China

China, Pemasok Smartphone Nomor 1 di Dunia

5:09 pm in Asia, Bursa by Siti Nurjanah

Produk Smartphone China

Produk Smartphone China

Selain dikenal sebagai negara dengan total pengguna internet mencapai 564 juta orang, negeri Tirai Bambu juga menjadi pemasok smartphone nomor 1 terbesar di dunia. Read the rest of this entry →

Pengguna Internet Lewat Ponsel Di China Melonjak

7:53 pm in Asia, Berita, Highlight by Fajri Gelu

Ponsel Untuk Internet Berbasis Android

Pengguna internet lewat telepon genggam di China berdasarkan data berbaru, meningkat 22% dibanding tahun sebelumnya. CINIC, sebuah badan pemantau internet semipemerintah China melaporkan, saat ini terdapat 388 juta warga di China yang menggunakan internet lewat telepon genggam serta perangkat tanpa kabel lainnya.

Warga yang mengakses internet lewat telepon genggam tercatat lebih banyak daripada lewat komputer meja. Sementara itu, secara keseluruhan pengguna internet di China juga naik 11% menjadi sebanyak 538 juta pada tahun ini. Adapun untuk pengguna internet di kawasan pedesaan meningkat 10%.

Dalam pernyataann CINIC seperti yang dikutip BBC, warga China dan pekerja migran yang jumlahnya cukup besar memilih telepon genggam karena lebih murah dan lebih mudah untuk mengakses internet, terutama di kawasan pedesaan China yang luas.

Meningkatnya pengguna internet di China tak lepas dari peran pemerintah yang mendorong warganya untuk menggunakan internet sebagai alat bisnis dan pendidikan. Namun di sisi lain pemerintah juga menghalangi akses yang dianggap subversif, dengan menerapkan sistem sensor yang disebut ‘Great Firewall of China’.

China Turunkan Harga BBM 3 Kali Dalam 2 Bulan

12:24 pm in Asia, Berita, Highlight by Fajri Gelu

Logo PetroChina Company

Pemerintah China dalam kurun waktu dua bulan terakhir telah menurunkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) sebanyak tiga kali. Pemangkasan harga jual BBM tersebut sering dengan jatuhnya harga jual minyak dunia di pasar global.

Kalangan industri dan pemilik kendaraan menyambut positif penurunan harga BBM tersebut karena bisa meningkatkan margin. Pembangunan Nasional dan Komisi Reformasi China mengatakan, harga bensin di China turun 420 yuan, dan solar mulai turun sebesar 400 yuan.

Sebagai negara dengan konsumsi BBM terbesar di dunia, penurunan harga minyak global dimanfaatkan China untuk mengimpor lebih banyak minyak, dalam rangka mengantisipasi perlambatan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang terendah sejak 2009.

Akan tetapi, di sisi lain penurunan harga minyak ini justru menyeret kinerja perusahaan minyak China, seperti yang dialami China Petroleum & Chemical Corp (Sinopec) dan PetroChina Co, selaku pengolah atau penyulingan BBM terbesar di China. Saham Sinopec tercatat turun 1,2% di Hongkong, sedangkan saham PetroChina anjlok 1,6%.

China Lawan Tekanan Ekonomi Dengan Kebijakan

5:40 pm in Asia, Berita by Fajri Gelu

Shanghai

Pemerintah China akan mengintensifkan kembali kebijakan moneternya sebagai langkah antisipasi melambatnya perekonomian negeri tersebut.

Hal ini disampaikan Perdana Menteri China, Wen Jiabao, selang empat hari setelah bank sentral China memutuskan untuk menggunting tingkat suku bunga acuan untuk yang kedua kali dalam bulan ini. Pemerintah juga terus mengontrol sektor properti untuk mencegah kenaikan harga rumah.

Dalam tiga tahun belakangan, perekonomian China diperkirakan akan terus melambat, seiring dengan ancaman krisis perekonomian global dan terhambatnya pertumbuhan lapangan kerja di AS. Badan Moneter Internasional (IMF) pada pekan depan kabarnya akan menurunkan estimasi pertumbuhan ekonomi global tahun ini.

Peng Wensheng dan Zhao Yang, dua ekonom International Capital Corp mengungkapkan, dibutuhkan pelonggaran kebijakan moneter untuk menghadapi resiko penurunan pertumbuhan ekonomi. Kedua ekonom ini yakin bahwa bank sentra utama dunia dalam beberapa bulan ke depan akan mengambil kebijakan konvensional dan tidak konvensional dengan dengan melonggarkan persyaratan moneter dan mendongkrak pengucuran kredit perbankan.

Sementara itu untuk bulan Juni lalu, inflasi negeri Panda itu tercatat turun menjadi 2%, yang lebih rendah dari Mei yang sebesar 3%. Penurunan laju inflasi tersebut disebabkan harga makanan, salah satunya harga daging babi yang turun 12,2% dibanding tahun lalu.

Angka Penjualan Ponsel Secara Global Turun 2%

4:30 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Dua Jenis Ponsel

Sebuah perusahaan riset pasar asal AS, Gartner, menyatakan bahwa penjualan ponsel secara global mengalami penurunan sebesar 2% di kuartal pertama tahun ini.

Sebelumnya, penjualan ponsel terus mengalami kenaikan selama 10 kuartal berturut-turut. Salah satu penyebab utama penurunan angka penjualan ponsel secara global ialah berkurangnya jumlah permintaan di China.

Menurut Gartner, penjualan ponsel di China merosot hingga 6% karena konsumen cenderung menunggu diluncurkannya model terbaru sebelum memutuskan untuk membeli ponsel pada tiga bulan pertama tahun ini.

Hasil riset Gartner menunjukkan bahwa Samsung telah benar-benar mengambil alih posisi Nokia sebagai produsen ponsel terbesar dunia dengan penguasaan pasar ponsel mencapai 20,7%.

Sementara itu, Nokia bertengger di posisi kedua dengan penguasaan sebesar 19,8%, dan Apple membuntuti di belakang Nokia dengan pangsa pasar sebesar 7,9%.

via Reuters : Mobile sales dip as China buyers hold off: Gartner

China Gunakan Yuan Untuk Beli Minyak Iran

3:35 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Yuan

China dikabarkan telah menggunakan mata uangnya sendiri, yuan, untuk membeli minyak mentah dari Iran. Duta Besar Iran di China, Mohammed Reza Fayyat menyatakan bahwa mata uang tersebut akan digunakan Iran untuk membeli barang-barang dari China.

Sebelumnya, transaksi pembelian minyak dari Iran selalu menggunakan dolar, namun perseteruan dengan Amerika Serikat mengenai proyek nuklir Iran telah mempersulit negara Timur Tengah tersebut untuk bertransaksi menggunakan dolar AS.

Saat ini, China tercatat sebagai negara pengimpor minyak terbesar dari Iran dengan total nilai impor mencapai US$20 miliar hingga US$30 miliar per tahun. Namun, jumlah impor minyak China dari Iran kemungkinan akan menurun dengan adanya tekanan dari AS agar China memboikot segala jenis perdagangan dengan Iran.

Sebelumnya, beberapa negara raksasa Asia lainnya telah setuju untuk mengurangi jumlah impor minyak dari Iran. Jepang mengumumkan akan mengurangi pembelian minyak dari Iran sebesar 20% pada tahun ini, sedangkan India berjanji akan menurunkan impor minyak dari Iran dan mencari alternatif impor dari negara lain.

via BBC News : China buying oil from Iran with yuan

Toyota Prediksi Kenaikan Profit Hingga 3 Kali Lipat

2:17 pm in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Dealer Toyota

Toyota Motor Corp memprediksi keuntungan operasional sebesar 1 triliun yen atau sekitar US$12,54 miliar pada tahun fiskal 2012/2013. Prediksi tersebut dibuat berdasarkan tingginya angka penjualan mobil Toyota secara global dalam beberapa bulan terakhir.

Pada kuartal pertama tahun ini, keuntungan operasional Toyota naik hingga 5 kali lipat dibanding tahun sebelumnya menjadi US$2,99 miliar. Sebelumnya, para analis memperkirakan bahwa keuntungan Toyota pada kuartal tersebut hanya sekitar US$2,79 miliar.

Toyota mengumumkan kenaikan penjualan mobil hingga 68% di China pada bulan April lalu.  Hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan mobil nomor 1 di Jepang tersebut mampu memulihkan bisnis dengan cepat setelah tertimpa musibah bertubi-tubi.

Pada tahun fiskal yang berakhir bulan Maret lalu, Toyota berhasil meraih keuntungan bersih sebesar 284 miliar yen (US$3,56 miliar) meski bisnisnya sempat terganggu akibat gempa Jepang, banjir Thailand, dan kuatnya nilai tukar yen. Perusahaan tersebut telah kehilangan posisinya sebagai produsen mobil terbesar dunia tahun lalu, namun Toyota berniat merebut kembali predikat tersebut di tahun ini.

via Reuters : Toyota to treble profit this year as sales accelerate

Proview Ingin Dapatkan Kompensasi Lebih Banyak dari Apple

11:54 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Tampilan Bagian Belakang iPad

Permasalahan hukum antara Proview Technology Co dan Apple Inc terkait label iPad sepertinya akan berakhir secara kekeluargaan setelah Apple menyatakan akan memberikan kompensasi untuk perusahaan yang berbasis di Shenzen, China, tersebut.

Namun, Proview berpendapat nilai kompensasi yang ditawarkan oleh Apple tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Menurut pengacara Proview, Roger Xia, masih terdapat kesenjangan besar antara nilai kompensasi yang diinginkan oleh Proview dengan jumlah yang ditawarkan oleh Apple. Baik Proview maupun Apple tidak bersedia menyebutkan nilai kompensasi yang ditawarkan.

Kasus antara kedua perusahaan tersebut bermula ketika Apple menuntut Proview tahun lalu karena menggunakan label iPad untuk beberapa produknya di China. Apple mengklaim telah membeli label iPad dari Proview pada tahun 2009 lalu senilai US$55.494.

Sementara itu, Proview Technology membantah pernyataan Apple dengan menyatakan bahwa perjanjian pembelian label tersebut tidak mencakup wilayah China. Setelah kasus bergulir selama beberapa waktu, pihak pengadilan menyarankan Apple dan Proview melakukan mediasi dan menyelesaikan kasusnya secara kekeluargaan.

via Bloomberg : Proview Sees ‘Big Gap’ After Apple Offer iPad Settlement

“Hunger Games” Akan Masuk ke Pasar Film China di Bulan Juni

11:19 am in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

The Hunger Games

Lions Gate Entertainment menyatakan akan segera merilis film “The Hunger Games” di China pada bulan Juni mendatang. Lions Gate berniat memperluas kesuksesan film thriller aksi tersebut pasar film terbesar ketiga di dunia.

Sejak pertama kali ditayangkan pada bulan Maret 2012, “The Hunger Games” telah berhasil meraih pendapatan sebesar US$620 juta di seluruh dunia. Film yang mengisahkan perjuangan seorang gadis dalam permainan survival tersebut mampu bertengger di puncak box office selama 4 minggu berturut-turut.

Di minggu pertama penayangan, “The Hunger Games” berhasil memperoleh penjualan tiket senilai US$155 juta, terbesar kedua di Amerika Serikat tahun ini. Pencapaian tersebut hanya mampu dikalahkan oleh film “The Avengers” besutan Disney yang memecahkan rekor dengan pendapatan sebesar US$207,4 juta di minggu perdananya di bioskop AS dan Kanada.

Guna memuluskan perilisan “The Hunger Games” di China, Lions Gate berencana melengkapi film tersebut dengan subtitle dan dubbing dalam bahasa China. Namun, para penikmat film di negeri tersebut merasa pesimis bahwa “The Hunger Games” akan mampu menembus pasar film China. Pasalnya, film tersebut memiliki banyak adegan brutal yang tidak sesuai dengan kriteria dari otoritas pendistribusian film di China.

via The Wall Street Journal : ‘Hunger Games’ Hopes for China Appetite

Penjualan Mobil Toyota di China Meningkat 68%

3:49 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Toyota Corolla

Penjualan mobil Toyota pada bulan April di China mengalami kenaikan hingga 68% menjadi sekitar 81.700 unit dibanding tahun sebelumnya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Toyota di Jepang, Takanori Yokoi, pada hari ini (7/5).

Toyota menjual mobilnya di China melalui usaha gabungan dengan dua perusahaan lokal di negara tersebut. Dalam 4 bulan pertama tahun ini, produsen mobil terbesar Jepang itu telah berhasil membukukan angka penjualan sebesar 293.200 unit mobil.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, angka penjualan mobil Toyota di China pada periode Januari-April 2012 mengalami peningkatan sebesar 14,3%. Namun, Takanori Yokoi menyatakan bahwa hasil tersebut lebih disebabkan oleh buruknya angka penjualan tahun lalu akibat bencana gempa dan tsunami yang melanda Jepang tanggal 11 Maret 2011 lalu.

Juru bicara Toyota tersebut berpendapat perusahaannya akan mampu mencapai target penjualan mobil hingga 1 juta unit di China pada tahun ini jika keadaan berjalan sesuai dengan rencana. Tahun lalu, angka penjualan mobil Toyota di China mencapai 883.400 unit, meningkat 4,4% dibanding tahun 2010, namun melambat dibanding pertumbuhan penjualan dari tahun 2009 ke 2010.

via Reuters : Toyota says China sales in April up 68 percent over year ago

Qantas Tunda Pengiriman 2 Unit Airbus A380

1:06 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Pesawat Airbus A380 Milik Qantas

Qantas Airways Ltd hari ini (4/5) mengumumkan akan menunda pengiriman 2 unit pesawat Airbus A380 guna menghemat pengeluaran perusahaan hingga tahun depan.

Sebelumnya, Qantas dan Airbus telah sepakat untuk mengirimkan 2 unit A380 pada tahun 2013, namun maskapai penerbangan asal Australia itu menunda pengiriman 2 unit Airbus A380 hingga sekitar tahun 2016/2017.

Menurut pihak Qantas, hal tersebut dilakukan untuk menghemat pengeluaran sebesar US$400 juta hingga tahun depan. Qantas juga mengumumkan akan menunda pembelian 6 unit pesawat Airbus lainnya hingga tahun 2018/2019.

Penundaan pengiriman 2 unit A380 merupakan pukulan satu pukulan kedua bagi Airbus setelah China memutuskan untuk membatalkan pesanan sejumlah besar pesawat dari perusahaan tersebut.

China membatalkan pesanan 35 unit Airbus A330 dan 10 unit A380 serta menunda pembelian 10 unit A330 sebagai bentuk protesnya terhadap kebijakan Skema Perdagangan Emisi (ETS) yang dirilis oleh Uni Eropa beberapa bulan lalu. Kebijakan tersebut mengharuskan maskapai penerbangan internasional untuk membayar denda atas setiap emisi yang berlebihan.

Sementara itu, Qantas membantah bahwa penundaan pengiriman pesawat dilakukan untuk memprotes kebijakan ETS dari Uni Eropa. Juru bicara Qantas menyatakan bahwa penundaan tersebut murni dilakukan untuk mengurangi pengeluaran perusahaan akibat penurunan profit yang terjadi tahun lalu.

via Reuters : Australia’s Qantas delays A380 deliveries in blow to Airbus

Profit BMW di Q1 2012 Melonjak 18%

3:39 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Logo BMW

BMW membukukan peningkatan profit hingga 18% dalam tiga bulan pertama tahun 2012. Tingginya angka penjualan di China menjadi salah satu penyebab lonjakan profit produsen mobil mewah asal Jerman tersebut.

Total pendapatan BMW di Q1 2012 telah mencapai 18,29 miliar euro (US$24,07 miliar), meningkat sebesar 14% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, nilai profit BMW mencapai sekitar 1,35 miliar euro (US$1,77 miliar).

Angka penjualan mobil BMW di China pada kuartal pertama tahun ini mengalami kenaikan hingga 36%. Dengan demikian, jumlah mobil BMW yang terjual di China kini telah mengalahkan banyaknya mobil BMW yang terjual di Amerika Serikat.

Sepanjang periode Januari-Maret 2012, penduduk China membeli sekitar 80.219 unit BMW, sedangkan penduduk AS hanya membeli sebanyak 75.931 unit. Pada periode yang sama, penjualan mobil BMW di wilayah Eropa hanya mengalami peningkatan sebesar 0,5%.

via The Times of India : BMW profit up 18 per cent on China, US

Departemen Kereta Api China Alami Kerugian Sebesar US$1 M

1:21 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Kereta Api Cepat di China

Departemen Kereta Api di China dikabarkan mengalami kerugian sebesar 7 miliar yuan (US$1,1 miliar) pada kuartal pertama tahun ini. Kabar tersebut disampaikan oleh sebuah harian lokal China, Beijing Times, pada hari ini (3/5).

Berdasarkan kabar yang dirilis Beijing Times, pihak Departemen Kereta Api di negaranya sebenarnya meraih pendapatan sebesar 210 miliar yuan (US$33,3 miliar). Namun, pendapatan tersebut terkisis oleh tingginya biaya operasional kereta api serta pembayaran utang sebesar 28,4 miliar (US$4,5 miliar).

Menurut seorang auditor nasional China, terjadi banyak kecurangan dan kesalahan penghitungan dalam pengelolaan Departemen Kereta Api di China. Akibatnya, departemen tersebut mengalami kerugian hingga miliaran yuan.

Penduduk China beranggapan bahwa tindak korupsi dan kecurangan yang terjadi dalam pengelolaan transportasi kereta api di negerinya telah mengakibatkan terjadinya banyak kecelakaan yang menewaskan puluhan hingga ratusan jiwa.

via Reuters : China rail ministry lost $1.1 billion in first quarter: report

Manufaktur China Meningkat Dalam 5 Bulan Terakhir

10:47 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Pekerja Pabrik Foxconn di Shenzen, China

Aktivitas manufaktur di China tercatat mengalami peningkatan selama 5 bulan berturut-turut. Pada bulan April 2012, aktivitas manufaktur China mencapai level tertinggi dalam 13 bulan terakhir.

Federasi Logistik dan Pembelian China mengungkapkan bahwa Indeks Manajer Pembelian (PMI) di negaranya meningkat dari 53,1 di bulan Maret menjadi 53,3 bulan April 2012. Angka tersebut hanya kalah dari pencapaian manufaktur China pada bulan Maret 2011 sebesar 53,4.

Sebelumnya, para ahli ekonomi dari berbagai perusahaan keuangan memperkirakan bahwa PMI China bulan April bisa mencapai 53,5. Level PMI di atas 50 menunjukkan peningkatan sedangkan level di bawah 50 menunjukkan penurunan aktivitas manufaktur.

Sektor manufaktur dan ekspor sangat penting bagi perekonomian China mengingat sebagian besar PDB dihasilkan dari sektor tersebut. Sementara itu, bidang belanja konsumen hanya menghasilkan 35% dari total PDB China tahun 2011. Sebelumnya, timbul kekhawatiran bahwa manufaktur China akan mengalami penurunan akibat merosotnya jumlah ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa.

via BBC News : China manufacturing activity expand for fifth month

Indonesia Kejar China Dalam Hal Pertumbuhan Ekonomi

9:30 am in Berita, Highlight, Nasional by Ririen Restya Sagita

Monumen Nasional di Jakarta

Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5% pada tahun 2011 lalu. Angka tersebut memang masih kalah dibanding pertumbuhan ekonomi China yang mencapai 8,9%, namun seorang ahli ekonomi berpendapat Indonesia akan mampu mengejar ketertinggalan tersebut.

Saat ini, Indonesia yang memiliki populasi terbesar keempat dunia mampu mengalahkan pertumbuhan ekonomi Brazil (1,4), Rusia (4,8%), serta India (6,1%). Padahal, Brazil, Rusia, India, dan China yang sering disebut sebagai (BRIC) dianggap memiliki kondisi perekonomian yang hampir mendekati negara maju.

Perekonomian Indonesia selama ini ditunjang oleh berbagai sektor seperti belanja konsumen dan ekspor. Sektor belanja konsumen telah mencakup sekitar 55% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sehingga ketidakstabilan perekonomian global tidak terlalu berpengaruh terhadap perekonomian di negara ini.

Sementara itu, sektor belanja konsumen di China hanya mencakup 35% dari total PDB tahun 2011. Padahal, negara tersebut tengah berusaha mengalihkan ketergantungan perekonomian dari sektor ekspor ke belanja konsumen. Menurut manajer dana dari Allianz Global Investor di Hong Kong, Pong Ho Yin, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 8% di masa depan dengan banyaknya jumlah penduduk usia muda di negeri tersebut.

via Bloomberg : Indonesia Chases China As Middle-Class Consumption Soars

Milyuner Australia Akan Bangun Titanic II di China

12:39 pm in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Titanic

Seorang milyuner dari Queensland, Australia, bernama Clive Palmer menyatakan akan membangun kapal Titanic II di China. Desain kapal tersebut akan dibuat semirip mungkin dengan Titanic pendahulunya yang tenggelam satu abad lalu.

Menurut Palmer, Titanic II akan dibuat oleh perusahaan milik pemerintah China, CSC Jinling Shipyard, bekerjasama dengan perusahaan milik Palmer sendiri, Blue Star Line Pty Ltd.

Pembuatan Titanic II ditargetkan untuk selesai pada tahun 2016 mendatang. Di tahun yang sama, kapal tersebut akan menempuh pelayaran pertama dari Inggris ke Amerika Utara dengan diiringi oleh angkatan laut China. Hingga saat ini, Palmer belum bersedia mengungkapkan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk membangun Titanic II.

Pria berusia 58 tahun tersebut menyatakan bahwa Titanic II akan memiliki 840 kamar dan 9 dek, sama seperti Titanic asli. Tidak hanya itu, berbagai fasilitas yang dulu tersedia di Titanic seperti kolam renang, gedung olahraga, restoran mewah, serta perpustakaan juga akan disediakan di Titanic II.

Satu hal yang berbeda dari kedua kapal tersebut hanyalah teknologi mesin yang digunakan. Jika Titanic lama menggunakan batubara sebagai bahan bakar, Titanic II akan menggunakan mesin diesel serta teknologi yang 100 tahun lebih maju dibanding Titanic terdahulu.

via SMH : Clive Palmer Plans to Build Titanic II

Botol Bir Digunakan Untuk Selundupkan iPhone ke China

3:06 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Berbagai Jenis iPhone

Kecanggihan smartphone buatan Apple, iPhone, telah memesona konsumen dari berbagai belahan dunia. Namun, tingginya pajak impor membuat harga iPhone menjadi sangat mahal dan tak terjangkau bagi penduduk di negara-negara tertentu termasuk China.

Untuk menghindari pajak tersebut, pihak penjual di China terkadang rela mengambil resiko dengan menyelundupkan iPhone ke negaranya melalui berbagai cara. iPhone merupakan salah satu produk yang paling banyak diselundupkan di China karena tingginya jumlah permintaan dari konsumen.

Berdasarkan kabar yang dirilis oleh Yahoo News pada hari Selasa (24/4) lalu, petugas penjaga perbatasan China berhasil menguak kasus penyelundupan iPhone yang cukup unik baru-baru ini. iPhone-iPhone selundupan tersebut dimasukkan ke dalam botol bir dan dibawa oleh seorang wanita setengah baya dari Hong Kong ke daratan utama China.


Penyelundupan iPhone di Dalam Botol Bir

Wanita tersebut mengaku tengah membawa troli berisi botol bir untuk didaur ulang, namun petugas merasa curiga karena botol yang mereka bawa jauh lebih berat dibanding botol bir biasanya. Ketika dipecahkan, ternyata ada 3 unit iPhone 4 dan iPhone 4S di dalam setiap botol bir. Wanita tersebut mengaku bahwa mereka mendapat bayaran sebesar 200 yuan (sekitar Rp300.000) untuk menyelundupkan botol bir berisi iPhone.

via Yahoo News : Hundreds of iPhones smuggled into China inside beer bottles

Jumlah Pengguna Facebook Tembus 900 Juta

2:10 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Tampilan Terbaru Facebook

Berdasarkan data yang dirilis oleh The Wall Street Journal, jumlah pengunjung aktif bulanan Facebook hingga tanggal 31 Maret 2012 telah mencapai 901 juta orang.

Jika diibaratkan sebagai negara, maka Facebook akan menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di dunia setelah China dan India. India dan China mengungguli Facebook dengan selisih hanya 300 juta dan 400 juta penduduk.

Sementara itu, jumlah pengguna Facebook saat ini bahkan mengalahkan jumlah penduduk Indonesia dan telah mencapai 3 kali lipat dari total penduduk Amerika Serikat. Pertumbuhan pengguna Facebook pada setiap kuartal sejak tahun 2012 cukup pesat yaitu antara 5% sampai 12%.

Meski demikian, laju pertumbuhan tersebut masih jauh lebih lambat dibandingkan beberapa tahun lalu ketika pertumbuhan pengguna Facebook tiap kuartalnya mencapai 20%. Dalam dua kuartal terakhir, Facebook mencatatkan pertambahan jumlah pengguna sebesar 100 juta orang.

via The Wall Street Journal : Facebook Passes the 900 Million Monthly Users Barrier

Lamborghini dan BMW Prediksi Penurunan Penjualan di China

12:05 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Lamborghini Countach

Dua produsen mobil mewah Eropa, Lamborghini dan BMW, memprediksi bahwa angka penjualan mobilnya di China akan mengalami penurunan pada tahun ini.

Beberapa faktor penyebabnya adalah harga bahan bakar minyak yang melonjak serta pertumbuhan ekonomi China yang melambat pada kuartal pertama tahun 2012.

Harga BBM di China mengalami kenaikan sebanyak 2 kali berturut-turut sejak awal tahun 2012. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi China pada kuartal lalu hanya sebesar 8,1%, terendah sejak 3 tahun terakhir.

CEO BMW, Ian Robertson, menyatakan bahwa penjualan mobilnya akan sedikit melambat pada tahun ini setelah mengalami kenaikan hingga 37% pada tahun lalu. Namun, pria tersebut tidak memberikan prediksi mengenai besar penurunan penjualan BMW di China.

Sementara itu, CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengumumkan bahwa penjualan Lamborghini di China sudah mulai melambat pada kuartal pertama tahun ini. Namun, melambatnya angka penjualan di China masih bisa diimbangi oleh peningkatan yang terjadi di Amerika Serikat.

via Bloomberg : Lamborghini, BMW Expect Car Sales Growth in China to Slow

Pengadilan Sarankan Apple dan Proview Adakan Negosiasi

11:23 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Bagian Belakang iPad

Permasalahan hukum antara Apple dan Proview terkait label iPad di China kemungkinan akan berakhir secara kekeluargaan.

Pasalnya, pengadilan Guangdong tempat Proview melayangkan tuntutannya terhadap Apple kini menyarankan agar kedua perusahaan tersebut melakukan perundingan dan menyelesaikan masalah di luar pengadilan.

Sebelumnya, Proview menuntut Apple karena dianggap menggunakan label iPad milik Proview tanpa izin. Sementara itu, Apple membantah tuntutan tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya telah membeli label iPad dari anak perusahaan Proview secara resmi pada tahun 2009 lalu.

Proview menyangkal sanggahan Apple dan menyatakan bahwa transaksi pembelian label iPad oleh Apple tidak termasuk penggunaan label iPad di China. Proview memang mengajukan gugatan hukum terhadap Apple di pengadilan Guangdong, namun menyatakan bahwa pihaknya bersedia melakukan negosiasi di luar pengadilan dengan Apple.

Juru bicara Apple menolak memberikan pernyataan mengenai kemungkinan adanya negosiasi dengan Proview saat ini. Menurut Apple, apa yang dilakukan Proview tidak adil karena perusahaan tersebut berusaha mendapatkan uang lebih dari apa yang telah dibayarkan oleh Apple.

via BBC News : Talks propose in dispute over iPad name in China

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!