Arsip : e-book

Amazon Akan Beli Situs Jejaring Sosial untuk Pembaca

9:06 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Tampilan Situs Goodreads

Amazon.com, perusahaan ritel online terbesar di dunia, berniat membeli sebuah situs khusus para pengemar baca bernama Goodreads. Read the rest of this entry →

Laba Amazon Merosot 45% Pada Q4 2012

9:06 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Gudang Amazon di Inggris

Amazon, perusahaan ritel online terbesar di dunia membukukan laba sebesar US$97 juta (Rp937,99 miliar) pada kuartal terakhir tahun 2012. Read the rest of this entry →

Lemahnya Bisnis Nook Turunkan Pendapatan Barnes & Noble

2:26 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Toko Buku Barnes & Noble

Barnes & Noble Inc membukukan pendapatan yang lebih kecil dari prediksi para analis pada kuartal keempat tahun fiskal 2011/2012.

Perusahaan ritel buku terbesar di Amerika Serikat hanya meraih pendapatan sebesar US$1,38 miliar, sedikit lebih rendah dari perkiraan para analis yang mencapai US$1,48 miliar.

Penurunan pendapatan Barnes & Noble disebabkan oleh melemahnya penghasilan dari bisnis Nook yang mencakup penjualan tablet dan e-reader Nook serta konten-konten digital berupa e-book.

Menurut Barnes & Noble, pendapatan dari bisnis Nook telah berkurang sebesar US$77 juta atau sekitar 10,7% dibanding tahun sebelumnya. Akibatnya, perusahaan yang berbasis di Manhattan, New York, tersebut mengalami kerugian bersih sebesar US$57,7 juta.

Bisnis Nook milik Barnes & Noble mengalami persaingan ketat dengan produk-produk Kindle dan konten-konten digital dari Amazon. Berdasarkan kabar yang dirilis Reuters, Kindle telah menguasai 60% pasar e-book dan e-reader di AS, jauh melebihi penguasaan Nook yang hanya sebesar 27%.

via Reuters : Barnes & Noble sales weak on Nook returns

Amazon Pinjamkan E-Book ‘Harry Potter’ Secara Gratis

12:03 pm in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Layanan Perpustakaan Online Milik Amazon

Amazon.com Inc memberikan penawaran menarik untuk para pemilik Kindle dan pelanggan layanan Amazon Prime. Perusahaan ritel online asal Amerika Serikat tersebut menyatakan akan meminjamkan tujuh serial buku elektronik Harry Potter secara gratis.

Menurut perwakilan Amazon, para pemilik e-reader Kindle yang telah berlangganan Amazon Prime bisa meminjam seluruh koleksi e-book Harry Potter melalui layanan perpustakaan online milik Amazon – Kindle Owners’ Lending Library.

Saat ini, layanan tersebut telah memiliki sekitar 145.000 koleksi e-book yang dapat dipinjam oleh anggota Amazon Prime secara gratis selama mereka mau. Namun, seorang anggota Amazon Prime hanya bisa menyimpan satu buku untuk satu kali peminjaman.

Peminjaman e-book Harry Potter bisa dilakukan mulai tanggal 19 Juni mendatang. Amazon menyatakan bahwa pihaknya telah memiliki koleksi buku Harry Potter dalam 5 bahasa yaitu Inggris, Perancis, Spanyol, Italia, dan Jerman. Izin untuk meminjamkan buku Harry Potter diperoleh Amazon setelah membeli lisensi eksklusif dari Pottermore, situs khusus penjualan buku Harry Potter milik J.K. Rowling.

via Deadline New York : Amazon Licenses Right To Lend ‘Harry Potter’ E-Books To Amazon Prime Members

Penjualan E-book di Inggris Melonjak Hingga 54%

9:55 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Toko Buku di Inggris

Berdasarkan data dari Asosiasi Penerbit di Inggris (Publishers’ Association/PA), penjualan buku elektronik atau e-book di Inggris mengalami peningkatan hingga 54% pada tahun 2011.

Nilai penjualan e-book di negara tersebut telah mencapai 243 juta poundsterling (US$394 juta), meningkat hingga 3 kali lipat dibanding penjualan e-book tahun 2007 yang hanya sebesar 74 juta poundsterling (US$120 juta).

Kini, e-book telah mencakup 8% dari total penjualan buku di Inggris, meningkat dibanding perolehan 5% pada tahun sebelumnya. Namun, penjualan buku baik fisik maupun elektronik di negara tersebut mengalami penurunan sebesar 2% menjadi 3,2 miliar poundsterling (US$5,19 miliar) pada tahun 2011 lalu.

Mengacu pada data statistik buku tahunan yang dirilis oleh PA, total penjualan buku fisik di tahun 2011 merosot hingga 5% menjadi 3 miliar poundsterling (US$4,87 miliar). Jika dibandingkan dengan tahun 2007 saat buku Harry Potter terakhir dirilis, angka penjualan buku di Inggris telah merosot hingga 19%. Sementara itu, PA juga melaporkan bahwa sejak tahun 2006 lalu, terdapat 2.000 toko buku yang menutup usahanya.

via BBC News : E-book sales grew by 54%

Pemerintah AS Layangkan Gugatan Terhadap Apple dan Penerbit

10:40 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Tampilan E-Book Pada iPad

Departemen Kehakiman Amerika Serikat akhirnya melayangkan gugatan hukum terhadap Apple Inc dan dua perusahaan penerbit AS, Macmillan dan Penguins, terkait dugaan penetapan harga e-book.

Ketiga perusahaan tersebut menolak untuk meninjau kembali sistem pemberian harga e-book sesuai permintaan Departemen Kehakiman . Sebelumnya, Apple diduga berkolusi dengan lima perusahaan penerbit AS untuk mengubah sistem pemberian harga e-book sehingga konsumen harus membayar lebih mahal.

Menurut Departemen Kehakiman AS, sistem penetapan harga e-book yang ditetapkan oleh Apple dan perusahaan penerbit telah mengakibatkan konsumen mengalami kerugian hingga jutaan dolar. Lebih lanjut, pihak Departemen Kehakiman juga berpendapat bahwa perusahaan penerbit seharusnya membiarkan perusahaan-perusahaan ritel menjual e-book dengan harga yang kompetitif.

Menanggapi hal tersebut, Apple menyatakan bahwa pihaknya tidak melakukan hal yang salah dengan menetapkan sistem pemberian harga e-book. Menurut Apple, hal tersebut perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya persaingan tidak sehat yang berujung pada monopoli penjualan e-book oleh salah satu perusahaan ritel di AS.

via BBC News : US sues Apple and publishers over e-book prices

Apple Bersiap Hadapi Tuntutan Hukum Terkait Harga E-Book

8:50 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Aplikasi Pembaca E-Book Milik Apple

Apple dan salah satu perusahaan penerbit di Amerika Serikat, Macmillan, dikabarkan tengah bersiap-siap menghadapi tuntutan hukum terkait penetapan harga buku elektronik atau e-book. Tuntutan tersebut kemungkinan akan dilayangkan oleh Departemen Kehakiman AS esok hari (12/4).

Sebelumnya, Apple dan lima perusahaan penerbit AS diduga berkolusi dalam mengubah sistem pemberian harga e-book sebelum iPad generasi pertama diluncurkan. Akibatnya, harga e-book di AS saat ini cenderung tinggi, bahkan lebih tinggi dari buku fisik yang memerlukan biaya produksi lebih besar.

Departemen Kehakiman AS telah meminta Apple dan kelima perusahaan penerbit untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mengubah kebijakan pemberian harga e-book. Tiga dari lima perusahaan penerbit setuju untuk meninjau kembali harga e-book, namun Apple dan Macmillan menolak.

Menurut Apple, kebijakan penetapan harga e-book penting untuk mencegah terjadinya monopoli penjualan e-book oleh perusahaan ritel seperti Amazon. Sementara itu, pihak Departemen Kehakiman merasa bahwa penetapan harga e-book telah merugikan konsumen. Pasalnya, harga yang mereka bayarkan untuk membeli e-book seharusnya bisa lebih murah.

via Bloomberg : Apple, Macmillan Said to Prepare for U.S. Suit Over eBook

E-Book Tingkatkan Kebiasaan Membaca Penduduk AS

2:39 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

E-Book Pada Kindle Milik Amazon

Hasil penelitian dari Pew Internet and American Life Project menunjukkan bahwa buku eletronik atau e-book telah membantu meningkatkan kebiasaan membaca di kalangan penduduk dewasa Amerika Serikat.

Pada tahun 2011 lalu, tercatat sedikitnya satu dari lima penduduk AS pernah membaca e-book. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa 43% penduduk AS berusia 16 tahun ke atas pernah membaca artikel, majalah, atau bacaan lainnya melalui aplikasi pada tablet atau e-reader.

Menurut perusahaan riset tersebut, meningkatnya kebiasaan membaca karena e-book bisa membawa pengaruh baik terhadap perekonomian AS. Pasalnya, pembaca e-book lebih sering membeli buku dan membaca lebih banyak buku dibanding pembaca buku fisik.

Pew Internet and American Life Project menjelaskan bahwa seorang pengguna e-book membaca sekitar 24 buku per tahun sedangkan pembaca biasa hanya membaca 15 buku.

Meski buku fisik masih mendominasi kegiatan membaca di AS, namun presentase pembaca buku tersebut mulai menurun. Ini tentu bukan merupakan kabar baik bagi pemilik toko buku fisik di negara tersebut.

via CNN : E-books Spur reading among Americans, survey shows

Apple dan Penerbit AS Enggan Ubah Kebijakan Harga E-Book

9:31 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

iBooks, Aplikasi Pembaca E-book dari Apple

Apple dan lima perusahaan penerbit di Amerika Serikat terlibat masalah dengan Departemen Kehakiman AS dan Eropa terkait penetapan harga buku elektronik (e-book).

Departemen Kehakiman menganggap perusahaan-perusahaan tersebut berkolusi untuk menaikkan harga e-book sehingga harganya menjadi lebih mahal dibanding buku biasa. Padahal, banyak pihak beranggapan bahwa harga e-book seharusnya lebih murah dibanding buku fisik karena tidak memerlukan biaya kertas.

Terkait hal tersebut, Departemen Kehakiman meminta Apple dan perusahaan penerbit untuk menyelesaikan masalah dengan meninjau kembali harga e-book. Tiga dari kelima perusahaan penerbit mengisyaratkan persetujuannya terhadap hal tersebut, namun Apple dan dua penerbit lainnya enggan menuruti permintaan Departemen Kehakiman.

Apple diduga berkolusi untuk menetapkan harga e-book dengan para penerbit menjelang peluncuran tablet komputer pertamanya, iPad. Mantan CEO Apple, Steve Jobs yang meninggal bulan Oktober lalu, meminta penerbit melarang retailer lainnya menjual e-book dengan harga yang lebih murah dari Apple.

via Reuters : Apple, two publishers hold out against settlement: report

“Harry Potter” Kini Tersaji Dalam Bentuk E-Book

11:12 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Ketujuh Buku Harry Potter

Kabar gembira datang bagi para penggemar serial Harry Potter. Kini, ketujuh seri Harry Potter hadir dalam bentuk e-book yang bisa dibaca melalui tablet, smartphone, PC, serta berbagai jenis e-book reader lainnya.

Seluruh e-book Harry Potter bisa didapatkan dengan cara memesan di situs Pottermore. Pengguna internet yang mencari e-book tersebut di situs online Amazon atau Barnes & Noble akan diarahkan secara otomatis ke situs Pottermore.

Harga masing-masing e-book Harry Potter berkisar antara US$7,99 hingga US$9,99, namun pembeli yang memborong ketujuh serial Harry Potter akan mendapatkan potongan harga sebesar 10%.

Kemunculan e-book Harry Potter yang agak terlambat dibanding berbagai buku populer lainnya karena J.K. Rowling selaku pengarang kisah tersebut lebih ingin agar pembaca merasakan petualangan Harry Potter dengan cara klasik. Selain itu, maraknya aksi pembajakan online juga menjadi salah satu kekhawatiran J.K. Rowling dan perusahaan penerbit.

Meski petualangan Harry Potter di buku dan film telah berakhir, masih banyak penggemar setia yang tak bosan membaca dan menonton kisah penyihir tersebut secara berulang-ulang sehingga e-book Harry Potter diperkirakan akan laris di pasaran seperti buku aslinya.

via CNN : ‘Harry Potter’ series finally available as e-books

Amazon Buka Perpustakaan Digital Baru

2:32 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Logo Amazon.com

Amazon.com Inc., perusahaan pengecer online terbesar di dunia, meluncurkan sebuah perpustakaan digital pertama khusus untuk para pengguna e-reader miliknya, Kindle.

Pemilik Kindle bisa meminjam buku elektronik di perpustakaan digital milik Amazon secara gratis. Amazon telah memiliki ribuan koleksi buku untuk dipinjamkan termasuk 100 buku terbaru dari New York Times, sayangnya koleksi e-book tersebut tidak dapat dipinjam oleh pengguna gadget selain Kindle dan Kindle Fire.

Tak satupun dari enam perusahaan penerbit terbesar di AS bekerjasama dengan perpustakaan digital Amazon. Ide perpustakaan digital tersebut dianggap akan menghambat usaha penjualan buku baik online maupun offline di masa depan.

Namun, Amazon merasa telah menemukan cara yang tepat untuk membuka perpustakaan digital tanpa harus mengorbankan penjualan buku yaitu dengan membatasi jumlah buku yang boleh dipinjam pengguna Kindle.

Pemilik Kindle hanya boleh meminjam 1 buku setiap bulannya, dan mereka bisa menyimpan buku tersebut selama mereka mau. Ketika seseorang ingin meminjam buku baru dari Amazon, secara otomatis buku lama yang telah ia pinjam akan terhapus dari Kindle.

 

 

 

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!