Arsip : HD Capital

Mixed Dengan Kecenderungan Melemah

8:47 am in Analisa by Fajri Gelu

Universal Broker Securities :
Hari ini, Senin (9/4/2012), IHSG diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada perdagangan awal. Titik Support berada pada level 4.120-4.065 serta resistance berkisar di level 4.175-4.200. Hal-hal yang akan mempengaruhi pergerakan indeks hari ini antara lain data pengangguran AS, sementara dari domestik adalah pengumuman BI Rate. Merekomendasikan saham ASII, GGRM, UNTR, BMRI, dan BBRI.

HD Capital :
Pembagian dividen dan laporan keuangan kuartal pertama 2012 yang positif akan membuat pergerakan indeks hari ini bisa melanjutkan penguatan. IHSG hari ini akan bergerak pada support 4.125-4.065-4.010 dan level resistance 4.275-4.350. Merekomendasikan saham ENRG, PGAS, BJBR, dan ASII.

Sinarmas Sekuritas :
IHSG secara teknikal akan bergerak dengan penguatan terbatas. Data pengangguran AS bisa membuat indeks hari ini tertekan. Supoort dan resistance ada pada kisaran 4.130-4.190. Merekomendasikan saham SGRO, CTRS, dan BJBR.

Panin Sekuritas :
IHSG hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Kenaikan indeks akhir pekan lalu terdorong oleh aksi selective buy pada saham-saham unggulan yang mampu mendongkrak penguatan indeks. Hari ini indeks akan bergerak pada support dan resistance pada kisaran 4.137-4.189. Merekomendasikan saham UNTR, BMRI, ASRI, BRAU, dan MTLA.

eTrading Securities :
Pada perdagangan terakhir pekan lalu, indeks berhasil ditutup menguat yang secara teknikal berada di atas garis MA 5. Stochastic bergerak downtrend di area Overbought. RSI mulai memperlihatkan gerakan reserval. Hari ini IHSG akan bergerak pada range 4131-4195. Merekomendasikan saham PGAS, AKRA, dan EXCL.

IHSG Hari Ini Akan Terkoreksi

8:46 am in Analisa by Fajri Gelu

Sinarmas Sekuritas :
IHSG secara teknikal akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada ksiaran 4.100-4.146. Adapun sentimen yang mempengaruhi IHSG antara lain pengumuman inflasi Indonesia pada Maret. Selain itu, pengumuman data tingkat konsumsi Amerika Serikat dan hasil dari pertemuan Menteri Keuangan Uni Eropa seputar penambahan data talangan dapat memberikan sentimen indeks. Merekomendasikan saham BMRI, UNTR, UNVR, dan ICBP.

HD Capital :
IHSG akan terkoreksi pada perdagangan saham Senin (2/4/2012). Hal itu dikarenakan kecewanya asing terhadap batalnya naik BBM yang dapat menunda kenaikan peringkat rating investment grade untuk Indonesia. Merekomendasikan akumulasi karena outlook fundamental masih optimis. IHSG diprediksikan berada di level 4.065-4.008-3.850 dan 4.200-4.300. Merekomendasikan saham INDF, BBRI, TINS, dan ASII.

Panin Sekuritas
Menutup perdagangan pekan lalu indeks berhasil ditutup menguat di tengah pecahnya konsentrasi investor menyusul maraknya aksi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi serta ricuhnya rapat paripurna DPR. Sentimen positif dari pengumuman kinerja emiten tampaknya menjadi katalis positif bagi indeks. Transaksi tercatat cukup ramai sementara investor asing masih mencatatkan net buy yang cukup besar, yakni Rp 1,1 triliun.  Asing mencatat net buy sebanyak 16 hari berturut-turut. Hal ini bisa diindikasikan bagaimana optimisme investor terhadap prospek perekonomian kita. Mengawali awal pekan ini indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Naiknya indeks dalam beberapa hari terakhir membuat indeks berada dalam ancaman profit taking. Kisaran support-resistance hari ini 4.090-4.148. Saham pilihan : ADHI, ADRO, UNTR, GGRM, JSMR

OSO Securities :
Hari ini diperkirakan market akan bergerak fluktuatif karena menunggu keluarnya data inflasi bulan Maret. Secara teknikal, indikator stochastic dan MACD masih menunjukkan potensi bagi IHSG untuk melanjutkan penguatannya. Akan tetapi, investor harus waspada karena IHSG rentan profit taking setelah naik selama 4 hari berturut-turut. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada level 4.080-4.145.

Willy Sanjaya :
IHSG masih melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Senin (2/4/2012). IHSG diprediksikan berada di level 4.068-4.205. Sentimen pembagian dividen menjadi sentimen positif untuk indeks saham. “Net buy asing yang cukup besar memberi sentimen positif ke bursa saham. IHSG akan terus melanjutkan penguatan saham didorong dari pembagian dividen oleh emiten.” Merekomendasikan saham PTRO, BKSL, ADMG, dan MDLN.

Jimmy Dimas Wahyu :
Mengawali April 2012, Bursa Efek Indonesia akan mencoba menembus level psikologisnya, 4.200, baik secara fundamental maupun teknikal dengan “support” pada kisaran 4.060-4.090. Secara teknikal beberapa hari terakhir IHSG membentuk posisi “higher high” dan “higher low”, yang mengindikasikan peluang kenaikan lebih lanjut. Adapun secara fundamental pembatalan kenaikan BBM bersubsidi akan menyebabkan situasi dan kondisi kondusif seperti sediakala, walau pembatalan tersebut menggunakan opsi bilamana harga minyak dunia naik 15 persen dalam enam bulan, maka pemerintah dapat menaikkan harga BBM. Namun, laporan keuangan emiten-emiten yang dipublikasikan serta dividen yang akan dibagikan yang dapat mendorong penguatan pasar.

IHSG Masih Akan Terkoreksi

8:31 am in Analisa by Fajri Gelu

eTrading Securities :
Secara teknikal, pada perdagangan Jumat (27/1) IHSG menguat tipis namun belum berhasil break dari garis Resistancenya. Sementara dari pergerakan indikator, stochastic bergerak downtrend meninggalkan area overbought dengan RSI yang mulai bergerak uptrend. Pada perdagangan Senin (30/1), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3947-4028. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. INDY, HRUM, dan JPFA.

Indosurya :
Pada perdagangan Senin (30/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.939-3.962 dan resistance 3.994-4.005. IHSG membentuk pola menyerupai bullish engulfing . Posisi candle sedikit di atas middle bollinger bands . MACD masih bergerak turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, William’s %R, dan Stochastic mencoba reversal naik menyentuh area overbought Sentimen negatif dari pergerakan bursa saham AS dan Eropa kemungkinan bisa memberikan tekanan pada pergerakan IHSG. Tetapi, adanya harapan bagi IHSG untuk naik kemungkinan bisa menahan koreksi IHSG. Kemungkinan IHSG melanjutkan pergerakan konsolidasinya.

MNC Securities :
Kejatuhan Dow Jones pada perdagangan Jumat (27/1) sekitar 74,17% akibat lebih rendahnya data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal IV-2011 ketimbang konsensus ekonom menjadi sentimen negatif bagi Bursa Indonesia.  IHSG akan bergerak pada kisaran 3.961-4005. Pola ‘long legged doji’ yang terbentuk atas IHSG mengindikasikan terjadinya kebingungan di pasar mengenaik arah market sebenarnya. Sell on strenght untuk saham Aneka Tambang Tbk, International Nickle Indonesia Tbk, Timah Tbk, Perusahaan Gas Negara Tbk, Perusahaan Tambang Bukit Asahm Tbk.

Monex Investindo Futures :
Jalan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk menanjak masih terbuka. Berbagai faktor domestik bisa menjadi pengungkitindeks saham. Satu di antaranya adalah publikasi laporan keuangan tahun 2011 yang mulai berlangsung akhir Januari ini. Investor menanti laporan kinerja emiten-emiten blue chips yang memiliki nilai kapitalisasi besar di pasar. Sektor perbankan menjadi fokus para pemodal. Kinerja tiga emiten bank yang paling ditunggu adalah Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan Bank Mandiri Tbk (BMRI). Laporan kinerja emiten bank memiliki peran besar untuk mendongkrak IHSG.

Universal Broker Indonesia :
Euforia laporan kinerja pekan ini bakal dibayangi aksi profit taking. Maklum, IHSG sebulan ini sudah naik cukup tinggi. Sejak awal Januari, IHSG sudah naik 4,65%. Senin (30/1),  IHSG bergerak bearish dalam kisaran yang sempit, antara 3.970 hingga 4.000.

HD Capital :
Sentimen mixed dari bursa Amerika akan menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksinya. Sebab, peluang rebound pasar global akan terbuka. Koreksi pasar ini akan dimanfaatkan investor IHSG untuk mengakumulasi saham-saham blue chips berkapitalisasi besar. Rebound pasar global diyakini investor karena indeks Dow Jones terkoreksi tipis. Merekomendasikan beberapa saham seperti Astra International (ASII), Bumi Resources (BUMI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Gudang Garam (GGRM).

Sinarmas Sekuritas :
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan akan bergerak mixed di level 3.950-4.006 pada perdagangan saham Senin (30/1).  Data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat serta perkembangan seputar negoisasi ulang program restruktrisasi Yunani dapat memberikan sentimen terhadap indeks.

Batavia Prosperindo securities :
Indeks saham cenderung melemah. Hal itu dipengaruhi indeks saham global yang sudah overbought dan tidak menembus resistance yang kuat. Selain itu, pelaku pasar juga akan melihat perkembangan kondisi Yunani. Sentimen positif yang akan mempengaruhi bursa saham yaitu Rupiah yang terus menguat dan lembaga pemeringkat S&P yang akan menaikkan rating Indonesia menjadi investment grade pada Februari. IHSG akan bergerak di level support 3.950 dan level resistance 4.020.

GMT Asset Management :
Potensi penguatan IHSG dalam sepekan ke depan salah satunya karena faktor kebijakan Bank Sentral AS The Fed. Selain itu, ekspektasi pasar atas diluncurkannya kembali program Quantitative Easing (QE) tahap ketiga juga turut men-support market. Secara teknikal pun, IHSG masih berada dalam pola bullish. Dalam sepekan ke depan, tren pergerakan IHSG masih naik. Support IHSG di level 3.926 dan resistance 4.036. Merekomendasikan saham BMRI, BBRI, dan SMCB.

IHSG Akan Menguat Terbatas Hari Ini

8:41 am in Analisa by Fajri Gelu

Irwan Ariston Napitupulu :
Pasar modal Indonesia pada Selasa (24/1) diperkirakan melanjutkan apresiasi menuju level tertinggi pekan lalu pada 4.030, seiring penguatan bursa global. Performa indeks Dow Jones juga mendukung penguatan bursa Asia setelah libur Tahun Baru China. Akhir pekan lalu, Dow rally mendekati puncak level tertingginya di 12.928, level tertinggi yang pernah tercapai pertengahan November 2011 lalu. Sementara skenario hard lending di China belum sepenuhnya hilang. Sebab, soft lending yang diharapkan terjadi dengan langkah mengerem laju pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu, belum menampakkan hasil. Indikator mingguan IHSG masih berpeluang menembus 4.195. Dari sisi valuasi masih moderat, belum terlalu mahal tapi juga tidak murah lagi. Namun beberapa saham masih memiliki upside potensial, terutama dari sektor perbankan. merekomendasikan saham sektor perbankan seperti BBRI, BJBR, BBKP. Saham lainnya seperti PTBA, INDF, HRUM, INDY, BUMI, dan GJTL.

Indosurya :
Pada perdagangan Selasa (24/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.935-3.961 dan resistance 4.018-4.050. IHSG membentuk pola menyerupai spinning tops dimana sebelumnya membentuk shooting star . Posisi candle masih menyentuh upper bollinger bands . MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memendek. RSI, William’s %R, dan Stochastic melemah dan menurun di sekitar area overbought . IHSG memasuki fase konsolidasi sementara untuk menyesuaikan posisinya agar berada di bawah area overbought. Masih positifnya bursa saham Eropa dan beberapa indeks bursa Wall Street diharapkan bisa menahan pelemahan signifikan yang terjadi.

Sinarmas Sekuritas :
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan proses konsolidasi dengan level support 3.954 dan level resistance 4.024 pada perdagangan saham Selasa (24/1). IHSG secara teknikal diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. IHSG diprediksikan akan berada di level 3.954-4.024. Adapun perkembangan atas rapat Menteri Keuangan Negara-negara G-20 dan perkembangan diskusi proses restrukrisasi utang Yunani dapat memberikan sentimen terhadap indeks. Merekomendasikan saham UNVR, PGAS, TINS, dan INCO.

HD Capital :
IHSG akan melanjutkan proses untuk konsolidasi di atas level psikologis 4.000 diwarnai oleh beberapa katalis positif. Katalis positif itu seperti regional, penguatan rupiah dan komoditas serta harapan laporan keuangan 2011 yang akan keluar. IHSG akan berada di level support 3.930-3.875-3.790 dan level resistance 4.050-4.125.  Merekomendasikan saham GGRM, SMGR, dan CTRA.

MNC Securities :
Bursa Indonesia diperkirakan akan menguat terbatas mengikuti naiknya Indeks Dow Jones pada kahir pekan lalu sebesar 96,5 poin. Hal ini dipicu akibat naiknya penjualan existing perumahan bulan Desember sebesar 5%. investor terus memonitor perkembangan Yunani yang saat ini tengah melakukan negosiasi hutang dan menjelang pertemuan FOMC selama 2 hari serta laporan keuangan Apple pada akhir minggu ini. Indeks akan bergerak pada level support-resistance 3.960-4.018.

IHSG Masih Akan Melanjutkan Koreksi

8:23 am in Analisa by Fajri Gelu

Indosurya :
Pada perdagangan Selasa (17/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.872-3.891 dan resistance 3.932-3.954. IHSG membentuk pola hanging man dimana sebelumnya membentuk pola abandoned baby . Posisi candle telah sedikit berada di bawah upper bollinger bands . MACD seperti akan membentuk death cross dengan histogram positif yang memendek. RSI, William’s %R, dan Stochastic kembali bergerak turun meski masih berada di sekitar area overbought . Sentimen penurunan rating sejumlah negara di Eropa membuat kondisi pasar menjadi negatif namun, dengan positifnya bursa saham Eropa diharapkan bisa menghalau sentimen negatif dari penurunan rating tersebut.

eTrading Securities :
Secara teknikal, pada perdagangan Senin (13/1) IHSG bergerak melemah dengan level support terdekat saat ini berada di 3875. Sementara dari pergerakan indikator teknikal, stochastic masih bergerak downtrend di area overbought dengan MACD yang berpotensi membentuk deathcross. Pada perdagangan Selasa (17/1), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3859-3943.

AM Capital :
Bursa saham Indonesia pada perdagangan Selasa (17/1) berpotensi koreksi dengan kisaran 3.877-3.925. Investor disarankan wait and see terlebih dahulu. Dari sthocastic, IHSG berpotensi koreksi jangka pendek menuju 3.877. Selama IHSG masih terkoreksi di atas 3.877 maka masih ada potensi bullish lagi. Dari DMI, IHSG masih mengkonfirmasi bullish jangka pendek. Sementara dari MACD, IHSG masih mengkonfirmasi bullish namun stagnant. Langkah wait and see perlu dilakukan apabila IHSG turun mendekati 3.877 maka macd dapat terjadi dead cross. Dari William R%, IHSG mengindikasikan masih akan melanjutkan koreksi.

BNI Sekuritas :
Perdagangan saham pada Selasa (17/1) diprediksikan bergerak turun seiring dampak penurunan peringkat negara-negara Eropa. Trading di saham-saham berfundamental baik. IHSG masih akan terkena dampak negatif downgrade peringkat sembilan negara Eropa. Jerman menjadi satu-satunya negara yang masih dianggap rendah resikonya. Dalam kondisi ini, direkomendasikan saham-saham berfundamental bagus seperti Astra International (ASII), Indofood (INDF), Unilever (UNVR), Mayora (MYOR), Ciputra Development (CTRA), Summarecon (SMRA), Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI).

HD Capital :
Pasar kelihatannya sudah mendiskon beberapa berita negatif seputar krisis Eropa dan berkonsentrasi pada pada earnings season alias keluarnya laporan keuangan 2011 dan beberapa data ekonomi dalam negeri yang diekspektasi positif. Rencana China menurunkan suku bunga untuk Maret mendatang juga disinyalir positif, terutama untuk sektor pertambangan batubara. Untuk itu, lebih baik berkonsentrasi sekarang untuk laporan keuangan emiten yang diperkirakan positif. Bursa Indonesia diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.835-3.990.Merekomendasikan saham ASII, BJBR, dan BUMI.

IHSG Akan Menguat Pada Perdagangan Hari Ini

8:26 am in Analisa by Fajri Gelu

Indosurya :
Pada perdagangan Senin (16/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.895-3.915 dan resistance 3.950-3.960. IHSG membentuk pola candle abandoned baby di bawah dimana sebelumnya membentuk candle positif 2 kali berturut. Posisi candle telah sedikit berada di bawah upper bollinger bands. MACD masih terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang memendek. RSI, William’s %R, dan Stochastic mencoba kembali reversal di atas area overbought. Penguatan IHSG karena sentimen positif dari Eropa pada pekan lalu kemungkinan akan terhalang oleh berita negatif dari S&P. Waspadai bila terdapat gejala profit taking . Setelah penutupan bursa saham AS, akhirnya S&P mengumumkan ada 4 negara yang peringkatnya turun 2 tingkat, yaitu: Italia BBB+ menjadi A (outlook negatif); Spanyol A menjadi AA (-); Portugal BB menjadi BBB (-); dan Siprus BB+ menjadi BBB (-). Sementara ada 5 negara yang peringkatnya turun 1 tingkat, yaitu: Prancis AA+ menjadi AAA (-); Austria AA+ menjadi AAA (-); Malta A- menjadi A (-); Slovenia A+ menjadi AA- (-); dan Slovakia A menjadi A+ (-). Sementara lainnya tetap namun, dengan outlook negatif kecuali Jerman dengan outlook stabil.

eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan Jumat (13/1) IHSG bergerak menguat namun gagal tutup di atas resistance terdekatnya di 3938. Indikator Stochastic masih bergerak downtrend di area overbought sementara RSI bergerak sideways. Pada perdagangan Senin (16/1), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3890-3978. dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l IMAS, GJTL dan GGRM.

Valburry Asia :
Perdagangan saham pada Senin (16/1), diprediksikan menuju tren major bearish. Hindari saham-saham unggulan dan fokus ke saham lapis kedua. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak lama lagi akan memasuki minor wave C yang sifatnya korektif. Dengan target koreksi ke 2.500 untuk tren major bearish. Sentimen negatif dari Eropa baru direspon bursa Amerika karena pengumuman S&P menjelang akhir perdagangan di NYSE. Respon negatif diperkirakan akan terakumulasi di awal pekan ini. khususnya di bursa-bursa saham Asia. Dalam kondisi ini, direkomendasikan investor untuk menghindari saham-saham unggulan yang harganya cenderung sudah lebih malah. Saatnya fokus ke saham-saham lapis kedua yang momentumnya sedang baik, seperti LPCK, PNLF, AMAG, CFIN, TBLA, PTBA, LSIP, ASRI, INTP, dan BBRI.

HD Capital :
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan akan menguat dengan level support 3.875-3.990 pada perdagangan saham Senin (16/1). Downgrade rating Perancis oleh S&P tidak berpengaruh terhadap pasar regional sehingga ada potensi kenaikan untuk IHSG. Apalagi Dow juga tutup Senin malam untuk peringatan Martin Luhter King’s Day. IHSG pun diprediksikan di level support 3.875-3.835-3.780 dan level resistance 3.990-4.050-4.125.

Sinarmas Sekuritas :
IHSG diprediksi melanjutkan penguatan dan diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.905-3.968. Injeksi dana skala raksasa dari bank sentral Eropa yang dilakukan sebulan lalu mulai menunjukkan hasil berupa penurunan yield obligasi negara Spanyol dan Itali. Merekomendasikan saham ADRO, ASII, INDF, dan saham BMRI.

MNC Securities :
Tindakan diturunkannya rating sembilan negara Eropa oleh Standard & Poors menjadi titik awal perkembangan market ke depannya akan lebih choppy & bumpy. Ke sembilan negara yang di downgrade adalah Italia, Spanyol, Cyprus, Portugal, Perancis, Austria, Malta, Slovakia, dan Slovenia. Kondisi ini semakin memperberat pemulihan perekonomian negara-negara Eropa tersebut. Bahkan, menjadi lebih buruk karena dapat merembet ke negara Eropa lainnya dan tindakan downgrafe lanjutan dapat terjadi jika ke sembilan negara tersebut tidak bersunggug-sungguh melakukan pembenahan. Melihat situasi ini, disarankan untuk melakukan short term trading untuk blue chip, cuci habis saham-saham zombie yang naik tapi tidak punya dasar fundamentar, termasuk PT Garuda Indonesia Tbk karena puluhan orang menjualnya sehingga jangan sampai masuk ke dalam jebakan Batman. Pada perdagangan hari IHSG akan bergerakan di kisaran 3.880-3.949. Pola morning Doji Star terbentuk atas IHSG yang mengindikasikan adanya bullish reversaltetapi lebih baiknya menunggu sebuah white candle dengan harga penutupan di atas batasan level konfirmasi. Merekomendasikan saham UNTR, ADHI, SMGR, CTRA, dan SSIA.

IHSG Terancam Koreksi

8:35 am in Analisa by Fajri Gelu

eTrading Securities:
Secara teknikal, IHSG pada perdagangan jumat (6/1) bergerak terkoreksi dengan Candlestick IHSG yang membentuk pola evening star mengindikasikan sinyal Bearish Reversal sementara indikator stochastic membentuk deathcross di area overbought dengan RSI yang bergerak downtrend meninggalkan area overbought. Pada perdagangan Senin (9/1), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3821-3907.

Indosurya :
Pada perdagangan Senin (9/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.822-3.846 dan resistance 3.899-3.935. IHSG membentuk candle hanging man dimana sebelumnya membentuk doji . Posisi candle masih di sekitar upper bollinger bands. MACD mulai terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang memendek. RSI, William’s %R, dan Stochastic mulai berbalik arah dari atas area overbought. Secara teknikal, posisi IHSG sedang melakukan konsolidasi untuk mereposisi agar berada di bawah area overbought. Kondisi global yang mulai banyak sentimen negatif menjadi perhatian pelaku pasar. Waspadai koreksi lanjutan dari IHSG.

Samuel Sekuritas :
IHSG terancam koreksi setelah naik cukup tajam. Apalagi, rencana penjualan obligasi negara Eropa membuat para pemodal menjadi waspada. January effect mulai kehilangan momentum akibat kenaikan yang terlalu kencang, sehingga pada perdagangan, Senin (9/11) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi cenderung terkoreksi.Diprediksi indeks di kisaran 3.806-3.880.

Asset Management :
Indeks saham akan berada di zona merah di pembukaan perdagangan pekan ini. Level support IHSG berada di kisaran 3.845-3.860, sedangkan level resistance antara 3.899-3.945. Secara teknikal IHSG dalam posisi jenuh beli (overbought), sehingga investor melanjutkan profit taking. Selama sepekan ini IHSG dan semua sektor akan cenderung terkoreksi kecuali ada kejadian luar biasa yang bisa mengangkat bursa. Jika mengalami rebound, IHSG memiliki level resistance di 3.930-3.985 seminggu ini.

Mega Capital Indonesia :
IHSG masih bisa bergerak naik. Ada sentimen-sentimen positif seperti bursa regional yang cukup baik. IHSG akan bergerak di rentang 3.920-3.830 hari ini.

Sinarmas Sekuritas :
indeks, secara teknikal diperkirakan akan bergerak dengan kisaran 3.820-3.900. Data-data ekonomi Amerika yang akan diumumkan seperti data gaji dan data tingkat pengangguran bulan Desember, akan memberikan sentimen terhadap indeks.

HD Capital :
Dengan koreksi yang terjadi pada IHSG, merupakan kesempatan bagi investor untuk melakukan akumulasi beli. Pasar masih optimis akan hasil kinerja laporan keuangan emiten kuartal 4-2011 yang belum keluar. Untuk saham-saham yang direkomendasikan layak dikoleksi antara lain saham PT AKR Corporindo Tbk, PT Astra Internatioal Tbk (ASII), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

IHSG Hari Ini Cenderung Terkoreksi

8:42 am in Analisa by Fajri Gelu

Panin Sekuritas :
Tekanan pada bursa regional akibat faktor krisis hutang Eropa menyeret IHSG turun tipis pada perdagangan kemarin. Kami melihat investor juga memanfaatkan momentum ini untuk profit taking. Pada sisi positif, investor asing kembali mencatat nilai pembelian bersih yang cukup signifikan, yakni mencapai Rp567M. Meski masih akan terus bergejolak, masuknya dana asing, yang ditenggarai akibat investment grade menjadi dorongan positif bagi pasar finansial Indonesia. Sementara hari ini kami proyeksikan indeks akan cenderung konsolidasi dengan kisaran support-resistance 3.868-3.931.

eTrading Securities :
Secara teknikal, Candlestick IHSG membentuk pola doji di area Upper Bollinger Band yang mengidikasikan sinyal Bearish Reversal sementara indikator stochastic bepotensi membentuk deathcross di area overbought dengan RSI juga yang telah berada di area overbought. Pada perdagangan Jumat (6/1), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3850-3938 dengan kecenderungan terkoreksi.

Batavia Prosperindo :
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (6/1) diperkirakan masih melanjutkan apresiasi.  Perhatian investor kembali ke perkembangan di Eropa. Sebab, akan ada sejumlah surat utang negara di kawasan itu yang jatuh tempo dan akan membutuhkan refinancing. Sementara beberapa bank besar di Eropa mulai melakukan right issue dalam jumlah besar, mengindikasikan terjadi kesulitan likuiditas. Trading jangka pendek dengan saham yang direkomendasikan antara lain, CPIN, JPFA, dan AKRA.

AM Capital :
Pergerakkan IHSG pada perdagangan Jumat (6/1) berpotensi koreksi di kisaran 3.866-3.925. Secara teknikal IHSG masih berpotensi bullish jangka menengah. Dari sthocastic, IHSG masih mengkonfirmasi bullish di atas garis uptrend , namun garis trend sudah di area jenuh beli. Jadi ada indikasi koreksi terbatas. Dari DMI, IHSG mengkonfirmasi koreksi terbatas pada D+ dan D-. Dari MACD, IHSG masih mengkonfirmasi bullish jangka menengah namun tidak signifikan, trend masih bullish. Rekomendasi saham ADRO, ASII, BBNI, dan JSMR.

HD Capital :
Koreksi IHSG disinyalir karena keadaan jenuh beli (overbought) dan potensi profit taking diregional. Namun, mengindikasikan adanya minor uptrend dengan rekomendasi akumulasi. Merekomendasikan beberapa saham pilihan, diantaranya ADRO, ASII, BBNI, dan JSMR.

IHSG Hari Ini Bakal Melaju

8:45 am in Analisa by Fajri Gelu

eTrading Securities :
Secara teknikal, pada perdagangan Selasa (3/1) IHSG berhasil menguat dengan Resistance terdekat IHSG saat ini berada di 3875. Candlestick membentuk pola Bullish Marubozu disertai volume di atas rata-rata 20 harinya mengindikasikan besaranan tekanan beli. Sementara dari pergerakan indikator, Stochastic berada di area overbought dengan RSI yang bergerak uptrend di area overbought. Pada perdagangan Rabu (4/1), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3811-3897 dengan kecenderungan menguat terbatas. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. HRUM, CTRA, dan BBNI.

Panin Sekuritas :
IHSG kemarin menguat +1,28% seiring dengan kembali aktifnya sebagian besar bursa regional Asia dan Eropa. Positifnya data manufaktur China, India, dan Australia menjadi katalis positif bagi bursa regional. Euforia January effect juga mulai terasa di pasar. Rating Investment Grade yang diperoleh Desember lalu juga dipercaya akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pilihan utama investor asing. Naiknya saham second liner kami nilai juga merupakan indikasi dari January effect. Hari ini kami proyeksikan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.822-3.877. Saham pilihan : ADRO, CFIN, SSIA.

HD Capital :
Dukungan dari pasar regional, rupiah, dan komoditas dapat membuat bursa Indonesia akhirnya tegar di atas support baru 3.830. Misi selanjutnya untuk mengetes resisten di level 3.980.

MNC Securities :
Penguatan IHSG juga tertolong oleh Dow Jones yang berhasil ditutup naik tajam 179,82 poin. Sentimen positif ini berasal dari membaiknya data pekerjaan Jerman, data pertumbuhan China, termasuk data PMI AS, serta pengeluaran konstruksi pemerintah November 2011 naik 0,3%, serta harga minyak menyat Nymex naik 4,29% ditutup di atas US$ 103 per barel. Menguatnya harga minyak ini karena naiknya tensidi Selatan Hormutz lantaran Iran akan menutup jalur minyak tersebut. Hari ini, IHSG akan mengindikasikan terjadinya excess demand dan bullish continuation. Kondisi ini, lanjutnya, mendongkrak harga komoditas batubara sebagai alternatif energi, ditambah naiknya harga timah 4,14%. IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 3.826-3.880. Saham-saham pilihan antara lain PT Adaro Energi Tbk dengan rekomendasi beli pada harga Rp 1.800, Astra International rekomendasi beli pada harga Rp 74.700, Bank Rakyat Indonesia Tbk rekomendasi beli pada harga Rp 6.850, United Tractors Tbk rekomendasi beli pada harga Rp26.300, Harum Energy Tbk rekomendasi beli pada harga Rp 7.050.

Masih Akan Sepi Dan Cenderung Tertekan

8:37 am in Analisa by Fajri Gelu

Indosurya :
Pada perdagangan Selasa (3/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.783-3.796 dan resistance 3.824-3.839. IHSG membentuk candle hammer di posisi atas. Posisi candle masih menyentuh upper bollinger bands. MACD tertahan kenaikannya dengan histogram positif yang sedikit memendek. RSI, William’s %R, dan Stochastic mulai bergerak turun namun, masih di sekitar area overbought. Secara teknikal, dengan posisi IHSG yang telah menyentuh area overbought menjadikan pergerakan naik kian terbatas. Meski masih dimungkinkan mengalami pelemahan namun, diharapkan positifnya bursa saham Eropa bisa menahan pelemahan lebih lanjut.

Panin Sekuritas :
IHSG pada perdagangan Selasa (3/1) cenderung flat dengan kisaran 3.790-3.835. IHSG mengkonfirmasi koreksi jangka pendek lagi.Mengawali tahun 2012, indeks ditutup melemah -0,34% ditengah sepinya transaksi perdagangan. Sebagian bursa regional juga masih libur. January Effect yang diharapkan dapat mendongkrak transaksi-pun masih belum terjadi. Transaksi asing tercatat hanya sebesar Rp 400 miliar.

HD Capital :
Beli untuk saham GGRM, ASII, ITMG dan BBRI. Penutupan IHSG di atas level 3.720 (moving average10 bulanan) pada akhir tahun 2011 sudah cukup memberikan tanda bahwa tren secara keseluruhan akan mencapai perbaikan signifikan di January 2012.Hal ini bila dilihat selama 2011, GDP dapat berada di atas inflasi walaupun rupiah melemah. Sesuatu yang tidak pernah terjadi dalam perekonomian Indonesia.

AM Capital :
secara teknikal IHSG berpotensi koreksi mendekati 3.795 terlebih dahulu. Sebab IHSG masih dapat spekulasi bullish untuk sementara. IHSG mengkonfirmasi koreksi jangka pendek lagi, dengan range 3.780-3.830. Rekomendasi saham PWON yang memiliki sinyal bullish dengan rekomendasi beli saat koreksi di 730 atau di 750. Untuk rekomendasi jual di 790-810 dan stop loss di 710.Untuk saham ELTY disarankan beli di 131 jika menembus harga 130. Untuk rekomendasi beli di 122 jika tidak dapat menembus level 130. Rekomendasi jual di 134-140 dengan stop loss di 120.

MNC Securities :
Bursa Indonesia diperkirakan masih akan sepi dan cenderung tertekan serta berjalan kehilangan arah disebabkan hampir seluruh bursa utama global libur Senin dan tidak banyak perkembangan yang terjadi semalam. Wall Street saja baru memulai perdagangan Selasa ini, diawali dengan akan keluarnya beberapa data ekonomi khususnya laporan tenaga kerja Desember 2011, laporan penjualan otomotif, survey kegiatan manufaktur dan sektor jasa yang bisa memberikan gambaran aktifitas bisnis. Hal ini sementara waktu bisa mengalihkan perhatian dari krisis Eropa. Namun lanjutnya, tantangan awal 2012 sebenarnya baru terlihat ketika akan dilakukannya lelang surat berharga Eropa dan pertemuan antara pimpinan Jerman-Prancis pada 9 Januari 2012 mendatang. Indeks Selasa diperkirakan akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.790 – 3.844. Untuk saham-saham yang layak di koleksi pada perdagangan hari ini antara lain saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Indofood Sukses makmur Tbk (INDF), PT Astra International Tbk (ASII), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

IHSG Bisa Tertekan Ketegangan Amerika-Iran

8:22 am in Analisa by Fajri Gelu

Indosurya :
Pada perdagangan Senin (2/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.796-3.810 dan resistance 3.830-3.840. IHSG membentuk candle spinning di posisi atas. Posisi candle sedikit menyentuh upper bollinger bands . MACD bergerak naik dengan histogram positif yang sedikit memanjang. RSI, William’s %R, dan Stochastic bergerak naik di area overbought. Pergerakan bursa saham regional dan Eropa di akhir tahun mampu memberikan imbas positif bagi penguatan IHSG namun, bursa saham AS malah melemah. Hal ini bisa menghambat kenaikan IHSG lebih lanjut. Waspadai akan adanya aksi profit taking sementara.

MNC Securities :
Kejatuhan Indeks Dow Jones sebesar 69,48 poin (0,56%) akhir pekan lalu serta ditandatanganinya undang-undang yang mengatur sanksi baru bagi Iran (Defense Authorization Act) oleh Presiden AS Barack Obama menjadi Faktor negatif bagi perdagangan Bursa Indonesia pada awal tahun 2012 ini. Selain itu persoalan lainnya yang dihadapi ekonomi global adalah permasalahan krisis hutang zona Eropa terutama jika harga minyak mentah dunia naik tajam di atas US$120/barrel. Indeks akan bergerak pada level 3.809–3.852. Untuk saham-saham yang layak di koleksi pada perdagangan hari ini antara lain PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Astra Agro Lestrai Tbk (AALI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Semen Gresik Tbk (SMGR).

HD Capital :
Penutupan IHSG di atas level 3.720 (moving average10 bulanan) pada akhir tahun 2011 lalu sudah cukup memberikan tanda bahwa tren secara keseluruhan akan mencapai perbaikin signifikan di Januari 2012. Hal ini terutama apabila dilihat selama 2011, GDP dapat berada diatas inflasi walaupun rupiah melemah, sesuatu yang tidak pernah terjadi dalam perekonomian Indonesia.Indeks akan bergerak pada support 3.753-3.725-3.650 dan resistance 3.890-3.950-4.050

Di Hari Terakhir Ini Indeks Akan Bergerak Naik

8:51 am in Analisa by Fajri Gelu

HD Capital :
IHSG pada Jumat (30/12) diprediksikan tertunda kenaikannya, meski ada indikasi terjadi January effect. Beli saham perbankan dan properti berikut, untuk dijual pada Januari mendatang. Window dressing kemungkinan besar sudah tak terjadi lagi. Namun ada indikasi besar akan terjadi January effect yang berarti penundaan kenaikan bursa saham domestik. Pada hari terakhir perdagangan ini, IHSG dijaga agar tidak terkoreksi terlalu dalam. Sehingga support terlihat kuat di level 3.750. Pada 2012, jika IHSG bertahan dalam rentang 3.750-3.830, maka bisa menembus level 4.000.

MNC Securities :
Bursa Indonesia pada perdagangan Jumat (30/12) diprediksi akan bergerak naik menuju level penutupan 3.836-3.863. Hal ini seiring berlanjutnya kemunculan volume besar pada market dan tajamnya kenaikan indeks Dow Jones semalam sebesar 135,63 poin, serta membaiknya data perumahan dan turunnya yield obligasi Italia tenor 3 dan 10 tahun. Ini adalah hari Jumat terakhir pada tahun 2011 untuk investor disarankan melakukan hajar kanan.

Panin Sekuritas :
Positifnya pembukaan bursa Eropa menjadi pendukung menguatnya IHSG. Indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada kisaran support-resistance 3.770-3.830. Untuk saham-saham yang direkomendasikan layak koleksi antara lain saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Semen Gresik Tbk (SMGR), PT PP Tbk (PTPP), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Sinarmas Sekuritas :
Jelang penutupan perdagangan 2011 secara teknikal indeks akan bergerak menguat dengan kisaran 3780-3840. Pengumuman data US initial jobless claims dan hasil lelang obligasi jangka panjang Italia akan memberikan sentimen terhadap pergerakan indeks.

Aksi Jual Masih Akan Menekan Indeks Hari Ini

8:44 am in Analisa by Fajri Gelu

eTrading Securities :
Secara teknikal, IHSG terkoreksi dan tutup di bawah garis support MA200-nya. Indikator stochastic membentuk deathcross di area overbought dengan RSI yang bergerak downtrend. Pada perdagangan hari ini (29/12), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dikisaran 3,728-3,811 dengan kecenderungan terkoreksi dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. AKRA, MYOR dan BTEL.

AM Capital :
IHSG pada perdagangan Kamis (29/12) berpotensi melanjutkan penurunan dengan support 3.730 dan resiten 3.780-3.830. Dari sthocastic, IHSG masih mengkonfirmasi trend koreksi jangka pendek. Sedangakn dari DMI, IHSG kembali mengkonfirmasi strong bearish setelah terjadi dead cross D+ dan D- , indikasi ini akan memungkinkan IHSG menyentuh support 3.730. Rekomendasi saham COWL dan ICBP.

Bumiputra Capital :
Bursa saham domestik pada Kamis (29/12) diperkirakan beresiko. Investor disarankan untuk wait and see. Sentimen negatif dari pelemahan rupiah dan kenaikan harga minyak mentah membuat bursa yang sudah menipis transaksinya menjadi rentan. Sementara sentimen positif di pasar yang bisa memicu rebound teknikal sudah menipis. Meski kemungkinan window dressing masih ada, IHSG akan sulit menembus level 3.800.

MNC Securities :
Bursa Indonesia pada perdagangan Kamis (29/12) diprediksi kembali terkena tekanan jual seiring jatuhnya indeks Dow Jones sebesar 139,86 poin dan merosotnya harga minyak mentah dunia sebesar 1,8% ke level US$99,55/barel. Hal itu juga seiring terjungkalnya harga emas sebesar 2,53% pada level US$1.555/troy ounce serta timah terperosok 4,25% ke level US$18.600/ton di tengah menurunnya yield obligasi pemerintah Italia. Indeks akan bergerak pada level support-resistance 3.735 – 3.792.

HD Capital :
Di tengah gempuran aksi ambil untung (profit taking) akibat pelemahan rupiah, IHSG masih terlihat dipertahankan di atas level psikologis 3.700. Setidaknya sampai tahun 2011 selesai, sehingga direkomendasikan akumulasi untuk menjual pasca liburan akhir tahun atau January effect nantinya. Indeks diprediksi akan bergerak pada support 3.703-3.625-3.550 dan resistance 3.875-3.950-4.050. Rekomendasi saham AKRA, ASII, UNTR, ASRI.

IHSG Berpeluang Menanjak Hari Ini

8:17 am in Analisa by Fajri Gelu

Universal Broker Indonesia :
Meski volume dan nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia cenderung menyusut, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menanjak pada hari ini (27/12).  Hal ini terdorong oleh kondisi perekonomian Amerika Serikat menunjukkan perbaikan. Klaim pengangguran turun, data konsumer di AS menanjak di atas ekspektasi sehingga kekhawatiran resesi di Negeri Uwak Sam berkurang. Dari sudut pandang analisis teknikal, IHSG berpotensi melaju. Indikator stochastic masih bullish, demikian pula dengan indikator moving average yang memperlihatkan indeks bergerak uptren.

Indosurya :
Pada perdagangan Selasa (27/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.750-3.775 dan resistance 3.820-3.840. IHSG membentuk long legged doji dimana sebelumnya juga membentuk candle yang sama. Posisi candle kian mendekati upper bollinger bands. MACD mencoba bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William’s %R, dan Stochastic sedikit berbalik arah dari area overbought. Melihat kondisi bursa saham global yang menguat dan kinerja historis dimana setelah libur Natal terdapat kenaikan, diharapkan kali ini IHSG pun masih dapat bergerak di zona positif.

HD Capital :
Bursa Indonesia pada perdagangan, Selasa (27/12) diprediksi akan bergerak naik dipicu sentimen positif data ekonomi dalam negeri dan menguatnya Indeks Dow Jones serta ekonomi Amerika Serikat. beberapa katalis positif seperti optimisme terhadap data ekonomi 2011 (GDP, inflasi) serta laporan keuangan emiten kuartal IV 2011 yang akan keluar nantinya akan menopang IHSG diatas level 3,750.

MNC Securities :
minggu ini investor akan mencari benang merah kekuatan ekonomi dari beberapa data ekonomi AS yang akan dirilis seperti Indeks Harga Perumahan The S&P Case Shiller bulan Oktober, dimana diperkirakan akan turun 3,2% (YoY) dan kepercayaan Konsumen bulan Desember diperkirakan akan naik tertinggi selama 5 bulan terakhir menjadi 58,6 dibandingkan bulan November sebesar 56. Indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.775-3.820.

IHSG Berpeluang Menguat

8:34 am in Analisa by Fajri Gelu

eTrading Securities :
Secara teknikal, pada perdagangan Jumat (16/12) IHSG berhasil menguat dengan Candlestick membentuk pola Marubozu didukung dengan volume di atas rata-rata 20 harinya mengindikasikan besarnya kekuatan beli. Dilihat dari pergerakan indikator, RSI kembali bergerak uptrend dengan stochastic dan MACD mulai menunjukkan tanda reversal. masih Pada perdagangan Senin (19/12), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3643-3748 dengan kecenderungan melanjutkan penguatannya. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ICBP, PGAS, dan BBNI.

Indosurya Securities :
Pada perdagangan Senin (19/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.673-3.720 dan resistance 3.797-3.825. IHSG membentuk candle positif dimana sebelumnya membentuk three black crows . Posisi candle masih di sekitar middle bollinger bands . MACD bergerak tipis dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, William’s %R, dan Stochastic mencoba kembali mendekati area overbought. Berita positif dari kenaikan rating investment grade bisa saja tertutupi bila masih ada sejumlah sentimen negatif yang beredar di Eropa. Laju kenaikan IHSG pun nantinya akan tertahan. Cermati perkembangan yang terjadi di Uni Eropa.

AM Capital :
IHSG pada perdagangan Senin (19/12) diprediksi masih dalam status koreksi jangka menengah. Tetapi saat ini menuggu konformasi bullish dengan kisaran di 3.730-3.780. Dari Sthocastic, IHSG mengkonfirmasi bullish jangka pendek ada indikasi mendekati resistence 3.780. Dari DMI, IHSG juga mengkonfirmasi bullish lemah dengan tekanan beli sudah mulai meningkat dan tekanan jual mulai menuurun dan D+ sudah mulai meningkat dan D- sudah mulai menurun.

HD Capital :
Koreksi masing mengancam IHSG karena imbas ulah regional yang terkena sentimen negatif ketakutan krisisi Eropa. Merekomendasikan saham BBRI, SMCB, ASII, dan BMRI.

Jimmy Dinas Wahyu :
IHSG bisa mengalahkan sentimen negatif dari Benua Biru. IHSG sudah mulai memasuki tren naik secara teknikal. Penguatan indeks akhir pekan lalu (16/12) mengikuti tren bursa Asia lain dan juga imbas kenaikan peringkat utang Indonesia dari BB+ menjadi BBB-. Karena itu, ada peluang IHSG reli menuju resistance ke level 3.800 pada perdagangan, Senin (19/12). Namun, dalam sepekan ke depan, dia melihat arah pergerakan IHSG masih sideways. Menurutnya, level support IHSG di kisaran 3.730 hingga 3.745 dan resistance di 3.794 hingga 3.811.

Universal Broker Indonesia :
IHSG berpeluang menguat sebab investor asing mulai masuk jika dilihat dari data perdagangan terakhir pekan lalu. Data perdagangan IHSG mencatat kenaikan Rp 200 miliar (net buy). Padahal, selama periode 8 Desember hingga 15 Desember lalu, transaksi perdagangan IHSG tercatat negatif.  Tekanan global terhadap IHSG masih besar terutama dari Eropa. Kabar pemangkasan peringat utang Belgia bisa menjadi sentimen negatif bagi indeks bursa indonesia. Karenanya, semoga IHSG bisa menenggelamkan sentimen negatif dari Eropa tersebut. Bila level resistance 3.800 bisa tertembus, kemungkinan IHSG akan terus naik lagi.

IHSG Berpotensi Menguat Awali Pekan

8:24 am in Analisa by Fajri Gelu

Indosurya:
Pada perdagangan Senin (12/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.704-3.732 dan resistance 3.784-3.808. IHSG membentuk hammer . Posisi candle kembali menyentuh middle bollinger bands . MACD masih tertahan kenaikannya dengan histogram positif yang mendatar. RSI, William’s %R, dan Stochastic reversal setelah gagal menembus area overbought. Meski secara indikator teknikal, IHSG masih berada di sekitar area overbought namun, dengan bertahannya sentimen positif diharapkan bisa membuat IHSG masuk dalam tren bullishnya yang sebelumnya selalu tertahan.

Asosiasi Ananlis Efek Indonesia :
Saham-saham di sektor ritel, secara historis, selalu terpengaruh positif oleh spending konsumsi pada hari raya termasuk Natal dan Tahun Baru. Tapi hanya tiga saham di sektor ini yang menarik yakni RALS, MAPI, dan MPPA. Oleh karena  pertumbuhan laba ketiga emiten itu masih cukup tinggi. Secara teknikal, saham-saham tersebut bisa dibeli untuk target akhir 2011.

HD Capital :
IHSG pada awal pekan Senin (12/12) berpotensi menembus resistan seiring kabar baik dari Amerika dan Eropa. Pilih saham blue chips, terutama perbankan yang belum ikut rally IHSG. Emiten perbankan yang big maupun small cap serta properti patut dilirik untuk akumulasi. Seperti Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Sebab, emiten-emiten di sektor itu belum mengikuti rally bursa saham.

Valbury Asia Securities :
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat dengan level 3.730-3.875 pada perdagangan saham Senin (12/12). Data ekonomi Amerika Serikat positif ditambah upaya bank sentral Eropa untuk menyelesaikan krisis utang Eropa dapat menjadi pendorong IHSG.

Irwan Ariston Napitupulu :
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada pembukaan awal pekan ini (12/12). Akhir pekan lalu (9/12), indeks terkoreksi 0,59% ke posisi 3.759,61. Namun, jika dibandingkan dengan bursa saham di kawasan regional lainnya, IHSG masih terbilang turun tipis. sentimen positif dari Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa pada akhir pekan lalu akan berpotensi meramaikan aksi beli oleh investor.

Jelang Akhir Tahun Indeks Akan Positif

8:52 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

eTrading Securities:
Secara teknikal, Candlestick IHSG membentuk Bearish Harami yang mengindikasikan sinyal Bearish Reversal. Namun dari pergerakan indikator, stochastic masih bergerak uptrend dan MACD berpotensi membentuk golden cross dengan Histogram dengan memasuki area positif. Pada perdagangan Senin (5/12), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3729-3833 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. HRUM, ROTI, dan LPCK.

Panin Sekuritas:
Terlihat kenaikan sepanjang pekan lalu mulai tertahan di hari Jumat. Investor memanfaatkan momentum akhir pekan untuk melakukan profit taking. Meski demikian kami melihat sepanjang pekan lalu mulai ada akumulasi baik dari investor lokal maupun asing. Stabilnya kondisi makro ekonomi, dimana inflasi dan pertumbuhan ekonomi diperkirakan sesuai dengan target membuat Indonesia menjadi alternatif investasi ketika kondisi di Eropa penuh ketidakpastian. Dukungan dari konsumsi dalam negeri membuat hingga saat ini perekonomian Indonesia masih cenderung stabil meski ada kecenderungan menurunnya angka ekspor akibat dampak dari krisis hutang Eropa. Mengawali pekan ini kami proyeksikan indeks akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 3.740-3.809.

MNC Securities :
Para pelaku pasar akan mulai mengambil posisi untuk memperbaiki kinerja menjelang akhir tahun ini dengan menambah portfolio. Beberapa sentimen global juga akan membantu penguatan indeks. Secara teknikal, IHSG juga masih berada dalam tren positif. Pada penutupan perdagangan pekan lalu, candle-stick membentuk pola doji yang mengindikasikan tekanan jual dan beli seimbang. Sedangkan indikator stochastic membentuk pola golden cross, menunjukkan peluang naik masih ada.

Willy Sanjaya :
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menduduki level 3.900 pada akhir tahun ini. saat ini IHSG berada dalam posisi relatif aman. indeks diperkirakan akan mampu mencapai level 3.900. Rekomendasi saham : PGAS, BORN, HRUM, BIPI, BBRI, BBCA, BMRI.

AM Capital :
Pergerakan IHSG pada perdagangan Senin (5/12) masih berpotensi koreksi di kisaran 3.730-3.899 sehingga investor memilih wait and see. Secara teknikal IHSG ada konfirmasi koreksi terlebih dahulu. Namun koreksi IHSG masih wajar karena didukung tekanan beli yang masih lebih besar. Selama IHSG di atas 3.730, masih ada kemungkinan untuk bullish lagi. Dari stohastic, IHSG sudah mengalami jenuh beli sehingga ada potensi koreksi sebelum menguat ke level resisten berikutnya. Dari DMI, IHSG masih mengkonfirmasi bullish, namun untuk perdagangan selanjutnya ada koreksi lemah untuk sementara, karena tekanan beli mengalami penurunan. Rekomendasi saham : BUMI, ELTY, ADRO.

HD Capital :
Keberhasilan IHSG pekan lalu menutup pada level 3.775 memberikan peluang besar untuk bergerak di level 4.050 di akhir Desember 2011. pergerakan IHSG masih dipengaruhi oleh sentimen dari global dan regional. Artinya, bila masih ada penekanan atau aksi ambil untung (Profit taking) sebaiknya pelaku pasar dapat memanfaatkan saham-saham murah berkapitalisasi besar untuk diakumulasi. Rekomendasi saham : ADRO, ASII, ASRI, BUMI.

Indeks Akan Dibayangi Aksi Profit Taking

8:42 am in Analisa by Fajri Gelu

eTrading Securities:
Secara teknikal, IHSG kembali berhasil menguat dalam empat hari berturut-turut didukung dengan peningkatan volume. Namun, penguatan IHSG kemarin tertahan oleh garis resistance downtrend jangka menengahnya. Apabila IHSG berhasil berhasil break dari garis resistance downtrendnya tersebut maka IHSG berpotensi menguji level resistance selanjutnya di level 3833. Indikator stochastic bergerak uptrend meninggalkan area oversold sementara MACD berpotensi membentuk golden cross. Pada perdagangan Jumat (2/12), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3748-3883 dengan saham-saham yang diperhatikan a.l. AKRA, CTRS, dan UNTR.

Panin Sekuritas:
IHSG kemarin menguat tajam didorong oleh rencana bank-bank sentral membantu penyelamatan krisis hutang Eropa. Langkah China menurunkan reserve requirement disambut positif oleh investor global. Meski demikian kami melihat naik besarnya indeks juga dibayangi oleh ancaman aksi ambil untung. Ruang gerak untuk naik sudah relatif terbatas. Beberapa saham pendorong indeks naik juga mulai mendekati area overbought. Kami proyeksikan kisaran support-resistance indeks pada 3.742-3.800.

Samuel Securities :
Pola trading cepat dinilai masih relevan saat ini. Sebab, posisi indeks masih netral. Kalaupun terjadi perubahan pola pergerakan, tetap jangan terlalu lama memegang saham. Bila indeks tembus 3.850, apalagi 3.875, bisa bermain dengan tendensi bullish.

HD Capital :
Walaupun IHSG dapat terkoreksi secara jangka pendek, namun rekomen akumulasi karena faktor domestik yang kondusif. Faktor eksternal seperti sentral bank Eropa dan AS bersatu untuk memerangi krisis dapat menjadi katalis positif. Rekomendasi saham: SMGR, ASII, BBCA dan ELTY.

Di Awal Bulan Ini IHSG Akan Bertahan Di Zona Positif

8:53 am in Analisa by Fajri Gelu

Citi Pacific Sekuritas :
HSG Kamis (1/12) diperkirakan masih belum mengkonfirmasi pembalikan arah bahkan ada indikasi tekanan jual. Namun masih ada peluang kecil trading di beberapa saham pilihan. Investor masih terus melakukan penjualan guna mendorong harga beberapa saham menyentuh level resistannya. Mereka berniat melakukan aksi ambil untung atau kepentingan deleveraging.
Rekomendasi saham: INDY, PTBA, dan BBTN.

AM Capital :
Bursa saham Indonesia diprediksi masih akan bullish dengan kisaran 3.626-3.730. Dengan dukungan bursa regional yang positif serta analisa teknikal. Dari sthocastic, IHSG masih kan bullish mendekati 3730 sebagai resistence berikutnya. Dari DMI, IHSG masih akan berpotensi bullish lemah, kenaikan hari ini tidak signifikan hanya naik tipis.
rekomendasi saham: CPIN dan ENRG.

Irwan Ariston Napitupulu :
IHSG berpotensi melanjukan penguatan hingga akhir pekan. Tapi, volume transaksi masih sepi. Karena itu, trading cepat pada saham likuid dan hindari saham ‘gorengan’. Transaksi di market saat ini masih cooling down. Karena itu, pilih saham-saham yang sudah mulai naik saja. Cari saham yang stochastic-nya sudah mendekati 20-an.

HD Capital :
Membuka awal Desember 2011, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mencoba mempertahankan daerah psikologis di atas level 3.700. Hal tersebut didukung oleh oleh rally regional yang luar biasa (Dow Jones dan Eropa) serta data inflasi dan Produk Domestik Bruto (PDB) yang sesuai ekpektasi untuk mempertahankan suku bunga tetap 6%.
Saham yang direkomendasikan: BUMI, ASII, BMRI.

Panin Sekuritas :
IHSG berhasil menembus kembali level 3.700, setelah ditutup menguat 0,74% di level 3.715,080 pada perdagangan kemarin. Menguatnya indeks ditengah aksi tunggu investor atas hasil pertemuan menteri keuangan Eropa. Selain itu pergerakan juga dibayangi oleh langkah S&P menurunkan rating perbankan Amerika Serikat, serta rencana mengkaji rating perbankan Eropa.

eTrading Sekuritas :
Secara teknikal, IHSG kembali bergerak menguat dengan indikator stochastic bergerak uptrend setelah membentuk golden cross di area oversold sementara RSI juga bergerak mulai uptrend. Perlu diwaspadai aksi profit taking yang dilakukan sejumlah investor setelah IHSG menguat selama tiga hari berturut-turut, namun sentimen positif yang datang dari bursa global dan regional dapat menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG hari ini (1/12). Pada perdagangan hari ini (1/12), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,665-3,748 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PTBA, INDF dan INKP.

IHSG Hari Ini Akan Mixed Dengan Kecenderungan Melemah

8:36 am in Analisa by Fajri Gelu

HD Capital :
Pergerakan IHSG pada perdagangan Rabu (30/11) diprediksi menguju level 3.775. Indeks akan digerakkan saham bluechip dan lapis kedua yang keluar dari fase konsolidasi. Kemarin. IHSG sedang mencoba untuk melanjutkan misi menutup diatas 5-month average di 3775. “Bila hari ini, IHSG masih bertahan diatas 3775 maka arah untuk Desember mungkin bisa ke level psikologis 4.000.

eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan Selasa (29/11) IHSG berhasil menguat dengan indikator stochastic yang berhasil membentuk golden crosss di area oversold dan MACD berpotensi bergerak reversal. Pada perdagangan Rabu (30/11), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3622-3735 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ITMG, JPFA, dan JSMR

Panin Sekuritas:
Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kami melihat faktor eksternal dari perkembangan makro ekonomi Eropa masih akan menjadi katalis bagi indeks. Rencana Moody’s menurunkan rating Perancis menjadi pemicu aksi ambil untung pada pembukaan bursa regional Eropa kemarin sore. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak pada kisaran 3.650-3.710.

Sinarmas Sekuritas :
Perkembangan atas hasil rapat menteri keuangan uni Eropa mengenai kebijakan stabilitas dana keuangan Eropa diprediksksi dapat memberikan sentimen positif terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).Pada perdagangan hari Rabu (30/11), secara teknikal indeks berpotensi untuk melanjutkan penguatan dengan kisaran 3.650-3.750

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!