Arsip : Investasi

Kebutuhan Investasi Industri Manufaktur Naik 14%

11:52 am in Berita, Highlight, Nasional by Ririen Restya Sagita

Ilustrasi Industri Manufaktur

Industri manufaktur diperkirakan membutuhkan investasi senilai Rp168,43 triliun agar bisa mencapai target pertumbuhan sebesar 7,14% pada tahun ini. Read the rest of this entry →

Hasil Investasi Jamsostek Melampaui Target di 2012

9:59 am in Berita, Nasional by Siti Nurjanah

Logo Jamsostek

Logo Jamsostek

Sepanjang tahun 2012, PT Jamsostek sukses meraih hasil investasi senilai Rp 13,2 triliun. Menurut Elvyn G. Masassya selaku Direktur Utama Jamsostek, hasil investasi Jamsostek tersebut dinilai sebagai pencapaian yang melebihi target perusahaan yaitu Rp 12,2 triliun.

Read the rest of this entry →

2012, Indonesia Diguyur Investasi Sebesar Rp 313,2 Triliun

2:52 pm in Berita, Nasional by Siti Nurjanah

Ilustrasi Investasi

Ilustrasi Investasi

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), bahwa realisasi investasi di Indonesia mengalami kenaikan drastis jika dibandingkan dengan pencapaian di tahun 2011 silam. Read the rest of this entry →

Ekonomi Indonesia Meningkat 6 Persen Hingga 2014

10:41 am in Berita, Nasional by Siti Nurjanah

Pedagang Pasar Tradisional

Pedagang Pasar Tradisional

Pada tahun 2014, pengamat ekonomi dari Institute Development Economy and Finance (INDEF), Aviliani memperkirakan perekonomian Indonesia akan mengalami peningkatan sebesar 6 persen. Menurutnya, hal tersebut bisa terjadi karena adanya pengaruh arus investasi serta konsumsi domestik yang relatif tinggi. Read the rest of this entry →

Irak Buka Lowongan Kerja Dan Investasi

3:11 pm in Berita, Nasional by Fajri Gelu

Bendera Irak

Pemerintah Irak membuka lowongan kerja bagi masyarakat Indonesia serta memberi kesempatan investasi di bidang energi kepada pemerintah dan pengusaha Indonesia. Hal tersebut disampaikan Deputi Perdana Menteri Bidang Energi Republik Irak, Hussain Ibrahim Saleh Al-Shahristani dalam pertemuannya dengan Wakil Presiden Budiono hari ini (25/5/2012).

Untuk tenaga kerja, Irak membutuhkan tenaga profesional  untuk mengisi sektor jasa pendukung seperti konstruksi, keuangan, logistik dan lainnya. Juru bicara Wakil Presiden, Yopie Hidayat menjelaskan, Irak akan menyambut baik perusahaan maupun tenaga kerja Indonesia yang ingin berpartisipasi dalam proses pembangunan negeri itu. Sebagai langkah awalnya, Indonesia-Irak mulai membenahi hambatan yang ada, salah satunya perihal pengurusan visa.

Saat ini Irak yang tercatat sebagai negara dengan cadangan minyak terbesar keempat dunia, tengah berusaha menggenjot kapasitas produksi minyaknya yang mulai menurun saat terlibat perang dengan tentara Sekutu. Produksi minyak Irak hanya mencapai 2,41 juta barel per hari sejak April 2011, yang anjlok dibanding produksi puncak yang mencapai 3,5 juta barel per hari.

Selain menawarkan investasi di sektor energi, Irak juga menawarkan sejumlah proyek infrastruktur meliputi pembangunan jalan raya, pelabuhan, dan bandara. Deputi PM Irak mengungkapkan bahwa setiap minggu selalu ada proses tender untuk berbagai proyek yang dilakukan secara terbuka dan transparan, dengan proses yang kompetitif. Perusahan-perusahaan asal China, AS, dan Eropa juga telah aktif ikut serta.

Pemerintah Indonesia menyambut baik penawaran Irak tersebut, dan akan menindaklanjutinya dengan menandatangani beberapa MoU dengan Pertamina serta beberapa perusahaan Indonesia.

Moody’s Turunkan Peringkat Kredit Spanyol Hingga 3 Level

8:49 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Bendera Spanyol

Moody’s Investor Service memutuskan untuk menurunkan peringkat kredit Spanyol hingga ke level investasi terendah setelah Uni Eropa sepakat untuk memberikan dana bailout sebesar 100 miliar euro (US$125,61 miliar).

Peringkat kredit Spanyol merosot dari A3 menjadi Baa3 dengan adanya kekhawatiran bahwa Spanyol akan mengalami kesulitan dalam membayar kembali utang-utangnya.

Menurut Moody’s, bantuan yang ditawarkan oleh Uni Eropa untuk rekapitalisasi bank-bank Spanyol malah akan menambah beban utang negeri tersebut.

Keputusan Moody’s untuk menurunkan peringkat kredit Spanyol diambil hanya 1 minggu berselang penurunan peringkat kredit negara yang sama oleh Fitch Ratings. Fitch memotong peringkat Spanyol sebanyak 3 level dari A menjadi BBB yang hanya berjarak 2 tingkat dari peringkat ‘limbah’ atau ‘junk’ dengan prediksi negatif.

Menurut Moody’s, Spanyol bisa mengalami penurunan peringkat kredit lebih lanjut akibat melemahnya kondisi ekonomi dalam negeri dan terbatasnya akses pemerintah ke pasar internasional dengan tingginya biaya pinjaman obligasi.

Salah seorang analis dari Moody’s, Kathrin Muehlbronner menyatakan bahwa pihaknya akan memperhatikan segala macam hal termasuk persyaratan dana bailout Spanyol serta kondisi negara-negara anggota euro lainnya sebagai pertimbangan akan penurunan lebih lanjut terhadap peringkat kredit Spanyol.

via Reuters : Moody’s slashes Spain debt ratings three notches

Cina Kalahkan Investasi AS di Bidang Energi Terbarukan

12:46 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Pembangkit Listrik Tenaga Matahari

Berdasarkan data yang dirilis oleh PBB hari Senin (11/6) kemarin, total investasi di bidang energi yang dapat diperbarui secara global telah mencapai US$257 miliar pada tahun 2011.

Cina tercatat sebagai negara dengan jumlah investasi terbesar yaitu mencapai US$52 miliar. Sementara itu, Amerika Serikat membuntuti di belakang Cina dengan jumlah investasi US$1 miliar lebih sedikit dibanding nilai investasi Cina.

Jerman, Italia, dan India masing-masing menempati posisi ketiga, keempat, dan kelima dalam hal investasi di bidang energi terbarukan tersebut. Tingginya jumlah investasi di bidang tersebut menandakan bahwa negara-negara global mulai berniat untuk beralih menggunakan sumber energi yang lebih hemat dan ramah lingkungan.

Pemberdayaan tenaga matahari sebagai sumber energi menjadi salah satu bidang investasi paling populer di Cina, Inggris, Jerman, serta Italia. Sepanjang tahun 2011, total dana yang dikeluarkan berbagai negara untuk pengembangan dan pemasangan teknologi pembangkit listrik tenaga matahari telah mencapai US$147 miliar.

via USA TODAY : China top USA in renewable energy investment in 2011

Aktivitas Manufaktur di Cina Bulan Mei Menurun

12:00 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Sebuah Pabrik di Cina

Berdasarkan data yang dirilis oleh HSBC, Cina mengalami penurunan aktivitas manufaktur pada bulan Mei 2012. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh anjloknya ekspor Cina ke Eropa dan AS di tengah krisis ekonomi seperti saat ini.

Menurut HSBC, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Cina di bulan Mei hanya sebesar 48,7, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 49,3. Indeks yang dirilis HSBC menunjukkan adanya kemerosotan aktivitas manufaktur di Cina selama 7 bulan berturut-turut menurut HSBC.

PMI merupakan pengukur aktivitas manufaktur di suatu negara. Jika skala PMI suatu negara menunjukkan angka di atas 50, artinya negara tersebut mengalami pertumbuhan aktivitas manufaktur, sedangkan angka di bawah 50 menandakan penurunan aktivitas manufaktur.

Indeks Manajer Pembelian lengkap di Cina dari HSBC untuk bulan Mei kemungkinan akan dirilis pada minggu pertama bulan Juni 2012. Menurut para analis, anjloknya aktivitas manufaktur Cina bulan Mei akan mendorong pemerintah untuk mengupayakan peningkatan investasi dan konsumsi dalam negeri.

via BBC News : Chinese manufacturing activity ‘contracts in May’

Cina Ingin Tingkatkan Investasi dan Konsumsi Dalam Negeri

9:31 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Penampakan Kota Shanghai di Cina

Cina tengah berusaha meningkatkan investasi dan konsumsi dalam negeri guna menyokong perekonomian negaranya di tengah ketidakstabilan global seperti saat ini.

Pada hari Rabu (23/5) lalu, pemerintah Cina menyatakan akan mendorong para investor dalam negeri untuk menanamkan modalnya di bidang telekomunikasi, teknologi, serta kereta api.

Langkah tersebut dilakukan karena nilai ekspor Cina menurun drastis dalam beberapa kuartal terakhir akibat krisis yang terjadi di wilayah Eropa. Padahal, ekspor merupakan salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di negara tersebut.

Untuk menutupi kemerosotan di bidang ekspor, Cina juga berupaya menstimulus pertumbuhan konsumsi dalam negeri . Tahun ini, negara tersebut hanya menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,5% dengan mempertimbangkan kemerosotan ekspor yang terjadi akibat krisis Eropa. Target tersebut tercatat sebagai yang terendah sejak tahun 2004 silam.

via BBC News : China pledges measures to boost demand and investment

Warren Buffet Tak Akan Berinvestasi di Facebook

4:44 pm in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Warren Buffet

Investor senior handal Warren Buffet mengumumkan bahwa dirinya tidak akan berinvestasi di Facebook. Menurut Warren Buffet, Facebook memang merupakan perusahaan yang sangat luar biasa, namun sulit untuk dinilai.

Sebelumnya, salah satu orang terkaya di dunia tersebut pernah menyatakan bahwa ia tak akan menanamkan modalnya untuk perusahaan teknologi karena kurangnya pemahaman di bidang tersebut. Namun, Buffet membuat kejutan ketika ia memutuskan untuk berinvestasi ke IBM pada bulan November lalu.

Hari ini (8/5), Facebook telah memulai roadshow IPO di Sheraton Hotel, New York, Amerika Serikat. Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg, ikut ambil bagian dalam roadshow dan menjadi sosok yang paling ditunggu-tunggu oleh sekitar 500 calon investor yang hadir dalam acara tersebut.

Perusahaan pengelola situs jejaring sosial terbesar di dunia itu kemungkinan akan melangsungkan IPO minggu depan. Nilai IPO Facebook diperkirakan berkisar antara US$28 hingga US$35 per lembar saham, melebihi nilai IPO Google di tahun 2004 silam.

via Forbes : Mark Zuckerberg Emerges from SUV to Kick Off IPO Roadshow

Aquino: Pertumbuhan Ekonomi Filipina Bisa Melebihi 5,2%

10:55 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Kawasan Bisnis di Manila, Filipina

Presiden Filipina, Benigno Aquino, menyatakan bahwa perekonomian Filipina bisa tumbuh hingga lebih dari 5,2% pada tahun ini. Berdasarkan prediksi Presiden Aquino, Filipina akan meraih pertumbuhan ekonomi tercepat dalam setahun terakhir.

Saat ini, berbagai sektor yang mendukung perekonomian di negara tersebut telah menunjukkan peningkatan sebesar 5,2%. Sektor agrikultur malah diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi sehingga pertumbuhan ekonomi Filipina secara keseluruhan bisa melebihi 5,2%.

Filippina akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun 2012 pada tanggal 31 Mei mendatang. Presiden Aquino menargetkan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 7% guna meningkatkan jumlah investasi di negerinya.

Sementara itu, beberapa analis dari UBS memprediksi bahwa Filipina hanya akan meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5% pada tahun ini. Menurut Credit Suisse Group, sebuah perusahaan investasi terkemuka di dunia, nilai investasi Filipina saat ini tercatat sebagai yang terendah kedua di Asia.

via Bloomberg : Philippines Growth Likely Passed 5,2%, Aquino Says

Jepang dan Korsel Siapkan Investasi US$14 M di Venezuela

3:44 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Delta Sungai Orinoco di Venezuela yang Kaya Akan Minyak

Menteri Energi Venezuela, Rafael Ramirez, mengumumkan bahwa Jepang dan Korea Selatan berencana menginvestasikan dana sebesar US$14 miliar di bidang perminyakan dan energi di Venezuela.

Menurut Ramirez, pihak Jepang telah menandatangani 4 perjanjian proyek energi termasuk proyek pengembangan bisnis perminyakan dan pembangunan 3 unit pembangkit listrik termoelektrik berkapasitas 900 megawatt.

Selain itu, Ramirez juga menyatakan bahwa bank dan perusahaan-perusahaan Jepang telah bersedia memberikan pinjaman sebesar US$1 miliar untuk memperluas kilang minyak dan meningkatkan layanan pada bisnis perminyakan di negerinya.

Sama seperti Jepang, Korea Selatan juga telah menyetujui 4 proyek penting di Venezuela yang mencakup pengembangan teknologi kilang minyak di Barinas, pembangunan pembangkit listrik tenaga kokas, konstruksi dan desain terminal energi bawah laut di Sucre, serta proyek infrastruktur di ladang minyak Orinocco.

Kesepakatan mengenai proyek-proyek tersebut terjadi saat Rafael Ramirez mengunjungi China, Korea Selatan, dan Jepang dalam rangka mempererat hubungan perekonomian dan kerjasama antara Venezuela dengan negara-negara Asia Timur.

via Sify : Japan, South Korea plan big oil investments in Venezuela

India Jadi Tempat Investasi Menarik Bagi Perusahaan Jepang

2:48 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Penampakan Kota New Delhi di India

Jepang mengalami penurunan jumlah penduduk hingga lebih dari 250.000 jiwa pada tahun 2011 lalu. Jumlah penduduk usia tua di Jepang saat ini telah mengalahkan penduduk usia anak-anak dan remaja.

Kondisi populasi di Jepang berbeda dengan apa yang terjadi di India saat ini. Jumlah penduduk di India terus meningkat dengan total penduduk masih berusia di bawah 30 tahun mencapai 60%.

Menurut perusahaan-perusahaan Jepang, besarnya populasi muda di India akan membuat industri di negara tersebut bergairah dengan permintaan domestik yang kuat.

Melihat hal tersebut, perusahaan-perusahaan Jepang kini mulai mengembangkan bisnisnya di India. Dalam 2 tahun terakhir, jumlah perusahaan Jepang yang ada di India telah meningkat hingga 2 kali lipat.

Berdasarkan data dari Federasi Badan Perdagangan dan Industri India, terdapat sekitar 800 perusahaan Jepang di India dari berbagai sektor seperti otomotif, farmasi, transportasi, dan lain sebagainya. Jumlah investasi langsung dari Jepang ke India juga tercatat mengalami peningkatan hingga 4 kali lipat dalam beberapa tahun terakhir.

via CNN : Japan eyes Indian youth and vigor

Pertumbuhan Ekonomi AS Melambat di Q1 2012

9:01 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Kawasan Bisnis di Manhattan

Amerika Serikat mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,2% pada kuartal yang berakhir bulan Maret 2012. Angka pertumbuhan tersebut lebih kecil dibanding pertumbuhan ekonomi AS di kuartal sebelumnya yang mencapai 3%.

Sebelumnya, para analis memperkirakan bahwa AS akan meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 2,5% pada kuartal tersebut. Menurut pihak Departemen Perdagangan AS, menurunnya investasi yang dikeluarkan perusahaan menjadi salah satu penyebab merosotnya pertumbuhan ekonomi dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Investasi dari perusahaan-perusahaan AS berkurang drastis dari 5,2% pada kuartal keempat tahun 2011 menjadi hanya 2,1% pada kuartal pertama 2012. Selain itu, pengeluaran pemerintah AS di bidang pertahanan pada tahun fiskal 2011/2012 juga merosot hingga 8,1% di banding tahun fiskal sebelumnya.

Perekonomian AS masih mampu mencapai pertumbuhan yang positif karena peningkatan yang terjadi di sektor otomotif dan konstruksi. Sepanjang periode Januari-Maret 2012, penjualan kendaraan bermotor di AS meningkat sebesar 2,1% sementara konstruksi perumahan mengalami kenaikan terbesar sejak tahun 2010.

via BBC News : Growth in the US economy falls back in first quarter

Ford Keluarkan US$760 Juta Untuk Bangun Pabrik di China

2:57 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Kantor Ford di Australia

Ford Motor Co, produsen mobil asal Amerika Serikat tengah menyiapkan investasi sebesar US$750 juta untuk membangun pabrik baru di provinsi Zhejiang, China.

Langkah tersebut diambil Ford untuk kembali bersaing dengan General Motors Co  selaku produsen mobil terbesar di Amerika Serikat dan dunia pada tahun 2011 lalu.

Pembangunan pabrik baru Ford di China akan dimulai beberapa bulan ke depan. Sementara itu, Ford menargetkan pabrik tersebut untuk siap berproduksi pada tahun 2015 nanti.

Dengan membangun pabrik baru, Ford bermaksud meningkatkan kapasitas produksi di China menjadi 250.000 unit. Perusahaan tersebut ingin meningkatkan angka penjualan di tahun 2015 menjadi 8 juta unit.

China merupakan pasar mobil yang penting bagi Ford dan berbagai produsen otomotif lainnya. Ford memperkirakan jumlah penjualan mobil di China akan mencapai 30 juta unit pada tahun 2020 mendatang.

via Ford invests $760 mln for new China plant, more capacity

Eropa Krisis, Timur Tengah Cari Investasi Dari Jepang

2:08 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Kota Mekah di Arab Saudi

Tiga negara Timur Tengah yaitu Arab Saudi, Abu Dhabi, dan Uni Emirat Arab baru-baru ini menyelenggarakan forum investasi di Jepang. Saat ini, negara-negara Timur Tengah memang tengah berusaha meyakinkan perusahaan-perusahaan Jepang untuk menanamkan modalnya di kawasan tersebut.

Krisis ekonomi yang berkepanjangan di Eropa membuat investasi mereka di Timur Tengah jauh berkurang. Padahal, Eropa merupakan salah satu penanam modal terbesar di kawasan kaya minyak mentah tersebut.

Untuk itu, negara Timur Tengah mulai mencari sumber investasi baru yang menjanjikan untuk mengembangkan infrastruktur, kompleks industri, serta teknologi. Beberapa dari negara Timur Tengah ingin melepaskan ketergantungan mereka dari minyak dan mulai meraih penghasilan dari industri lain yang dapat diperbarui.

Sejauh ini, sejumlah perusahaan Jepang terlihat tertarik untuk berinvestasi di Timur Tengah. Namun, mereka juga harus bersaing dengan rival dari Korea Selatan dan China yang tengah gencar melakukan ekspansi ke berbagai negara.

via The Wall Street Journal : Middle East seek Japan Investment / Fearing loss of European contributors, nations seek help with infrastructure projects

Jumlah Investasi di Indonesia Meningkat 21% Tahun 2011

2:51 pm in Berita, Nasional by Ririen Restya Sagita

Bundaran HI, Pusat Kota Jakarta

Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan hari ini (19/1) menyatakan bahwa jumlah investasi di Indonesia pada kuartal terakhir 2011 meningkat sebesar 19% menjadi Rp70,2 triliun dibanding kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, investasi di Indonesia sepanjang tahun 2011 telah mencapai Rp251,3 triliun dengan peningkatan sebesar 21% dibanding tahun 2010.

Sektor yang paling mendukung peningkatan jumlah investasi dari dalam negeri adalah bisnis pertambangan, percetakan dan kertas. Investasi dalam negeri pada periode Oktober hingga Desember 2011 tercatat mengalami peningkatan sebesar 9% menjadi Rp24 triliun.

Sementara itu, investasi dari luar negeri malah melonjak lebih tinggi yaitu sebesar Rp46,2 triliun, meningkat 25% dibanding tahun sebelumnya. Bisnis transportasi, telekomunikasi, dan logam di Indonesia menjadi penghasil investasi luar negeri terbesar.

Dalam 5 minggu terakhir, Fitch Ratings dan Moody’s telah meningkatkan peringkat kredit Indonesia menjadi “Investment Grade” setelah sebelumnya berkutat di level “sampah” selama kurang lebih 14 tahun.

via Bloomberg : Indonesia’s Investment Rose Last Quarter on Metals, Mining

Singapura Penanam Modal Terbesar Di Indonesia

10:41 am in Berita, Highlight, Nasional by Fajri Gelu

Panorama Singapura Senja Hari

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), terhitung hingga kuartal III/2011, realisasi investasi yang masuk ke Indonesia telah mencapai Rp 181 triliun, atau naik 20,9% dibanding periode sama di tahun lalu. Angka tersebut telah 75,4% dari  yang ditargetkan tahun ini yakni sebesar Rp 240 triliun.

Indonesia tampaknya belum terpengaruh pada krisis yang tengah terjadi di Eropa dan Amerika. Yang luar biasa adalah jumlah investasi AS di Indonesia masih tetap tinggi yakni mencapai US$ 1,42 miliar atau 9,9% dari total penanaman modal asing (PMA), demikian penjelasan Azhar Lubis selaku Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM.

Adapun dana investasi AS antara lain menyasar sektor otomotif, pengolahan cokelat, serta juga elektronik dan energi.

Untuk diingat, Investasi asing yang paling besar masuk ke Indonesia adalah berasal dari Singapura dengan nilai investasi US$ 3,22 miliar, setelahnya baru Amerika, disusul Belanda, Jepang, dan Korea Selatan.

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!