
Pengisian Batubara ke Kapal
Pemerintah Indonesia berencana mengurangi ekspor batubara tahun ini guna memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik dalam konferensi Coaltrans di Bali pada hari Senin (4/6) kemarin.
Menurut Jero Wacik, kebutuhan batubara dalam negeri akan meningkat drastis, sehingga ekspor mineral tersebut perlu dikendalikan.
Sebelumnya, PLN memprediksi bahwa jumlah kebutuhan batubara Indonesia akan meningkat menjadi 63,2 juta ton tahun ini, dan melesat menjadi 125,7 ton pada tahun 2022 mendatang.
PLN juga mengingatkan pemerintah untuk mulai menjaga cadangan batubara sebelum menipis atau bahkan habis. Menurut Direktur Eksekutif PLN, Nur Pamudji, Indonesia bukanlah pemilik cadangan batubara terbesar, namun tercatat sebagai eksportir batubara terbesar di dunia.
Untuk mengendalikan ekspor batubara, pemerintah berencana menerapkan pajak ekspor sebesar 20%. Penerapan pajak ekspor tersebut kemungkinan akan membuat konsumen dari India dan Cina beralih mengimpor batubara dari negara eksportir lainnya seperti Filipina.
via Reuters : Indonesia eyes coal export curbs, tax