Arsip : Krisis

Japan Airlines Mulai Sediakan Penerbangan ke Boston

11:12 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Pesawat JAL

Japan Airlines Co (JAL) mulai menyediakan layanan penerbangan ke Boston, Amerika Serikat, pada hari Sabtu (21/4) lalu. Maskapai penerbangan asal Jepang tersebut juga berencana menyediakan penerbangan langsung ke San Diego, AS, mulai bulan Desember mendatang.

Penerbangan langsung ke Boston dan San Diego belum pernah disediakan oleh maskapai penerbangan lainnya di Asia. Menurut pihak JAL, layanan penerbangan langsung ke Boston akan meningkatkan lalu lintas penerbangan internasional Japan Airlines.

Sejak pertama kali diterbangkan pada hari Sabtu lalu, seluruh tiket yang tersedia untuk rute ke Boston dari JAL selalu habis terjual. Pemesanan tiket untuk bulan ini telah mencapai 98% sementara pemesanan untuk bulan Mei mencapai sekitar 90%.

JAL menyediakan penerbangan langsung ke Boston dengan menggunakan pesawat Boeing 787 yang terkenal irit bahan bakar. Sejauh ini, Japan Airlines baru memiliki 2 unit Boeing 787, namun wakil presiden Kiyoto Morioka mengungkapkan bahwa perusahaannya telah memesan 2 unit tambahan.

Sebelumnya, Japan Airlines sempat mengalami krisis yang membuat perusahaan tersebut terpaksa meminta perlindungan pailit serta harus meminjamkan pilotnya ke maskapai penerbangan lain. Kini, kondisi JAL mulai membaik hingga perusahaan tersebut berencana menambah rute penerbangan ke berbagai kota di AS, Spanyol dan Jerman.

via Bloomberg : Japan Air’s First Boeing 787 Flight Takes of For Boston

Apple Tambah 500 Pekerja Tetap di Irlandia

9:12 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Apple Store di Eropa

Apple Inc, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, mengumumkan akan menambah jumlah pekerja tetap di Irlandia dalam jangka waktu 18 bulan ke depan.

Menurut juru bicara Apple, perusahaannya berniat menambah 500 orang pekerja tetap di markas Apple yang terletak di kota Cork, Irlandia.  Saat ini, hanya terdapat 2.800 karyawan tetap yang ada di kantor Apple tersebut.

Markas Apple di Cork selama ini mengatur distribusi dan mengelola rantai pasokan produk-produk Apple di Eropa. Pihak Apple menyatakan bahwa rencana penambahan jumlah karyawan tetap di Cork akan meningkatkan perkembangan bisnis Apple di seluruh wilayah Eropa.

Kabar perekrutan 500 pekerja tambahan dari Apple membawa angin segar bagi dunia tenaga kerja di Irlandia. Angka pengangguran di Irlandia saat ini mencapai 14,3%, tertinggi sejak 19 tahun terakhir. Negara tersebut tengah dilanda krisis ekonomi yang cukup parah hingga memerlukan dana bailout dari IMF dan Uni Eropa pada tahun 2010 lalu.

via Reuters : Apple announces 500 new jobs in Irlandia

Yunani Dilanda Aksi Demonstrasi Besar-besaran

3:01 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Demonstrasi di Yunani

Aksi demonstrasi besar-besaran melanda Yunani pada hari Rabu (4/4), beberapa jam setelah seorang pensiunan berusia 77 tahun melakukan aksi bunuh diri di depan gedung parlemen di negeri tersebut.

Pria bernama Dimitris Christoulas itu menembak dirinya sendiri di depan gedung parlemen Yunani karena merasa putus asa dengan kesulitan keuangan yang dihadapinya. Dalam sebuah surat yang ditinggalkannya, Christoulas menyatakan terpaksa bunuh diri sebelum terpaksa mencari makan di tempat sampah atau membuat susah anak-anaknya.

Tindakan Christoulas menimbulkan simpati di kalangan penduduk Yunani. Mereka meninggalkan bunga dan menempelkan kertas berisi kata peninggalan di pohon dekat tempat kejadian perkara. Sebagian dari mereka beranggapan bahwa tindak bunuh diri Christoulas disebabkan oleh kebijakan penghematan ketat yang diterapkan oleh para petinggi Yunani.

Aksi unjuk rasa berakhir dengan kericuhan antara demonstran dengan pihak kepolisian setempat. Para demonstran berkumpul di depan gedung parlemen dan melemparkan bom petrol ke arah polisi, sementara polisi membalasnya dengan menembakkan gas airmata. Demonstrasi yang berujung pada kekerasan seringkali terjadi di Yunani sejak negara tersebut dilanda krisis keuangan parah beberapa tahun lalu.

via BBC News : Greek unrest after pensioner suicide beside parliament

Krisis Mulai Menjinak, Eropa Tetap Waspada

11:14 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Koin Euro

Presiden Dewan Eropa, Herman van Rompuy, menyatakan bahwa suntikan dana dari Bank Sentral Eropa (ECB) sebesar US$1,3 triliun serta persetujuan peraturan anggaran yang lebih ketat oleh para petinggi Eropa pada hari Jumat lalu (2/3) telah membantu menstabilkan pasar finansial Eropa.

Hal tersebut ditandai dengan melonjaknya obligasi berjangka 10 tahun milik Italia dan Spanyol setelah ECB menawarkan pinjaman berjangka 3 tahun untuk kedua kalinya. Yield untuk obligasi berjangka 10 tahun Italia turun sebesar 0,57% menjadi hanya 41%, sementara yield obligasi Spanyol turun 0,15%.

Meski demikian, van Rompuy memberi peringatan pada para petinggi Eropa agar tidak merasa puas dengan pencapaian tersebut dan tetap berkonsentrasi memenuhi batasan anggaran serta mengurangi defisit.

Menurut van Rompuy, Eropa memang tengah melaju di air tenang saat ini, namun petinggi Eropa tetap harus memastikan bahwa krisis seperti kemarin tidak akan kembali terulang dalam dua tahun ke depan.

via Reuters : EU’s van Rompuy warns over complacency in euro debt crisis

Pertumbuhan Ekonomi AS Lebih Tinggi dari Perkiraan

2:48 pm in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Manhattan, Salah Satu Pusat Perekonomian AS

Amerika Serikat mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 3% pada periode Oktober hingga Desember tahun 2011 dibanding tahun sebelumnya. Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan pemerintah AS sebelumnya yang hanya sebesar 2,8%.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, perekonomian AS mengalami kenaikan hingga 0,7%. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh tingginya pengeluaran konsumen selama periode Natal dan Tahun baru. Belanja konsumen dalam periode tersebut meningkat sebesar 2% hingga 2,1%.

Faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi AS ialah perusahaan yang mulai meningkatkan produksi dan mengisi kembali persediaannya. Pada musim panas tahun lalu, banyak perusahaan AS yang mengurangi stok karena khawatir akan terjadinya resesi.

Para ahli ekonomi berharap pertumbuhan ekonomi saat ini bisa menjadi tanda kebangkitan AS dari krisis ekonomi yang berkepanjangan. Krisis ekonomi telah mengakibatkan ribuan penduduk AS kehilangan pekerjaan hingga akhirnya melakukan aksi unjuk rasa untuk ‘menduduki Wall Street’.

via BBC News : US economic growth revised up to 3%

Perbaiki Ekonomi, Italia Sederhanakan Birokrasi

10:43 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Mario Monti Bersama Presiden Giorgio Napolitano dan Petinggi Italia Lainnya

Perdana Menteri Italia, Mario Monti, dan kabinetnya hari ini (27/1) akan mengesahkan hukum baru untuk menyederhanakan birokrasi yang selama ini mengekang bisnis dan industri di Italia.

Selain itu, para petinggi Italia tersebut juga akan menghapus ratusan hukum yang sebelumnya mengatur jalannya bisnis di negara tersebut.

Hal itu merupakan langkah lanjutan Mario Monti untuk memperbaiki perekonomian Italia yang kini menyandang gelar sebagai negara Eropa dengan krisis terparah kedua setelah Yunani.

Sejauh ini Mario Monti telah melakukan penghematan sebesar US$26,3 milyar. Beberapa langkah yang dilakukan pria berusia 68 tahun tersebut adalah menaikkan retribusi bahan bakar serta memungut pajak dari rumah tangga di Italia.

Meski strategi tersebut terlihat memberatkan warga Italia, namun Mario Monti tetap mengimplementasikan langkah tersebut sebagai upaya untuk meyakinkan para investor serta menurunkan biaya pinjaman Italia yang mencapai titik tertinggi pada tahun 2011 lalu.

via Bloomberg : Monti Takes on Italian Bureucracy in Latest Policy Push to Revamp Economy

Fitch Ratings: Pengeluaran Indonesia Terlalu Sedikit

1:35 pm in Berita, Highlight, Nasional by Ririen Restya Sagita

Kemacetan di Indonesia

Fitch Ratings, perusahaan yang meningkatkan peringkat kredit Indonesia bulan lalu, menyatakan bahwa saat ini Indonesia memiliki masalah yang berlawanan dengan negara-negara di Eropa.

Ketika negara kawasan Eropa harus menghemat pengeluaran untuk mengatasi krisis, Indonesia malah perlu lebih banyak mengeluarkan dana untuk membangun perekonomian dalam negeri.

Menurut Fitch Ratings, selama ini pemerintah Indonesia terlalu sedikit membelanjakan uangnya untuk pembangunan. Hal tersebut dikarenakan pemerintah khawatir akan membengkaknya utang negara akibat terlalu banyak pengeluaran.

Lain dari biasanya, lembaga pemeringkat internasional tersebut menyarankan agar pemerintah Indonesia mengabaikan sejenak utang-utangnya dan membelanjakan lebih banyak uang untuk pembangunan infrastruktur.

Saat ini, pertumbuhan infrastruktur Indonesia memang terkesan lamban hingga jumlah jalan yang ada tak mampu mengimbangi tingkat pertumbuhan kendaraan setiap harinya.

Kepadatan kendaraan roda empat bertambah dari 14 unit per kilometer di tahun 2000 menjadi 40 unit. Sementara kepadatan kendaraan roda dua malah lebih parah yaitu dari 50 menjadi 150 unit motor per kilometer dalam periode tahun 2000 hingga akhir 2011.

via The Wall Street Journal : Fitch: Indonesia Has Spending Problem

Harga Mobil di Italia Akan Turun 10% Hingga 35%

3:15 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Mobil Mewah di Italia

Krisis ekonomi yang kini dilanda Italia ternyata membawa keuntungan bagi calon pembeli mobil. Sehubungan dengan menurunnya angka penjualan mobil tahun ini, sebagian besar dealer di Italia mulai memberikan diskon sebesar 10% hingga 20%.

Besar diskon yang diberikan diperkirakan akan terus meningkat hingga 35% jika Italia belum juga bisa melepaskan diri dari krisis. Tahun ini, penjualan mobil di Italia menurun hingga 11% dibanding tahun lalu.

Menurut para pemilik dealer, produsen mobil di Italia mungkin masih bisa bertahan dengan meningkatnya penjualan mobil di negara lain seperti China dan Brazil, namun sebagian besar dealer di Italia terpaksa merumahkan beberapa pekerjanya, atau bahkan gulung tikar.

Para mobil memperkirakan bahwa bisnis yang terkena imbas krisis di Italia bukan hanya dealer mobil, tetapi juga toko furniture dan elektronik.

Rencana Referendum Yunani Kacaukan Kesepakatan Eropa

9:15 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

George Papandreou ketika dilantik sebagai Perdana Menteri Yunani

Rencana Perdana Menteri Yunani, George Papandreou untuk mengadakan referendum terkait dana bantuan Eropa diperkirakan akan mengacaukan upaya Eropa dalam mengatasi krisis yang telah disepakati dalam beberapa pertemuan di Brussel minggu lalu.

Keputusan untuk mengadakan referendum tersebut digagaskan oleh Papandreou pada hari Senin (31/10) tanpa berkonsultasi dengan menteri keuangan Yunani, rekan-rekan kabinetnya, maupun pemimpin Eropa lainnya.

Rencana referendum tersebut sangat mengkhawatirkan Eropa karena jika sebagian besar penduduk Yunani menyatakan tidak setuju dengan adanya dana bailout, maka kebangkrutan Yunani tidak dapat terelakkan lagi. Kebangkrutan tersebut akan memberikan guncangan hebat bagi perekonomian negara Eropa lainnya.

Analis berpendapat bahwa mayoritas penduduk Yunani ingin negaranya tetap menjadi bagian dari Eropa sehingga kebanyakan dari mereka akan memilih ‘ya’ dalam referendum yang akan tetap dilaksanakan oleh Papandreou demi mendapatkan kekuasaan dan dukungan penuh rakyat atas upayanya dalam mengatasi masalah ekonomi Yunani.

 

 

 

Jepang Akan Bantu Eropa Atasi Krisis

11:21 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Keluarga Kaisar Jepang

Menguatnya mata uang yen terhadap dolar dan euro membuat Jepang berniat danai Eropa yang sedang berjuang melawan krisis. Dengan memberikan bantuan pada Eropa, Jepang  berharap bisa menstabilkan nilai tukar yen yang kemarin (27/10) sempat menanjak ke level 75,66 per dolar. Hari ini, nilai tukar yen telah menurun ke level 75,95 per dolar.

Beberapa perusahaan di Jepang yang mengekspor produknya ke Eropa dan Amerika mengalami kerugian yang cukup signifikan akibat menguatnya nilai yen.

Sebut saja Nintendo Corp, salah satu perusahaan video game terbesar di Jepang yang mengekspor produknya ke Amerika dan Eropa, yang harus mengalami kerugian tahunan pertama dalam 30 tahun terakhir akibat penguatan nilai tukar yen tersebut.

Eropa sendiri memang tengah kebingungan dalam mencari solusi untuk mengatasi krisis, namun dengan adanya dana dari Jepang yang berujung pada menguatnya euro, Eropa kemungkinan besar akan sangat terbantu.

 

 

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!