Arsip : laptop

Google Perbarui OS Chrome Untuk PC dan Laptop

1:25 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Peluncuran Chromebook Samsung

Google Inc mengumumkan akan memperbarui sistem operasi Chrome miliknya untuk produk PC dan laptop.

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut akan bekerjasama dengan Samsung Electronics Co dalam memproduksi PC dan laptop dengan OS Chrome.

Menurut Google, PC dan laptop Chrome terbaru dari Samsung akan dipersenjatai dengan prosesor Sandy Bridge buatan Intel untuk menghasilkan kecepatan sekitar 2,5 sampai 3,5 kali lipat lebih baik dibanding produk sebelumnya. PC dan laptop Chrome terbaru juga memiliki Unit Pemroses Grafis (GPU) yang lebih handal dan kemampuan untuk menjalankan Javascript yang lebih efisien.

Untuk menghemat biaya, Google menyediakan laptop dan PC Chrome dengan kapasitas hanya 16 GB. Meski demikian, Google menyediakan layanan penyimpanan awan (cloud storage) untuk setiap pengguna OS Chrome. Harga sebuah PC Chrome diperkirakan sekitar US$329, sedangkan harga laptop Chrome bisa mencapai US$499.

Para ahli berpendapat produk-produk Chrome buatan Google tidak akan terlalu meledak di pasaran sebab produk tersebut tidak memiliki kemampuan yang lebih istimewa dari laptop, dan tidak memiliki desain yang lebih menarik dari iPad atau tablet Android. Menurut IDC, Chromebook hanya terjual sebanyak 50.000 unit pada kuartal pertama tahun ini.

via BBC News : Google Chrome OS computers updated with faster processors

Rupee Melemah, LG Akan Naikkan Harga Produk di India

12:08 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Produk Laptop LG

LG Electronics India berencana menaikkan harga produk-produk komputernya sebesar 6% mulai bulan Juni 2012. Langkah tersebut diambil untuk mengimbangi melemahnya nilai tukar rupee beberapa bulan terakhir.

Produk-produk LG yang akan mengalami kenaikan harga adalah monitor, laptop, DVD-rom, serta produk teknologi informasi lainnya. Pada tahun fiskal saat ini, angka penjualan produk-produk IT LG di India telah mencapai 760 crore rupee atau sekitar 1,29 miliar rupiah.

Menurut kepala IT dari LG India, melemahnya nilai tukar rupee terhadap mata uang global seperti dolar AS dan euro merupakan suatu permasalahan bagi LG. Ketidakpastian mengenai nilai tukar rupee selanjutnya membuat para pelaku industri bidang IT di negara tersebut merencanakan untuk menaikkan harga.

Perusahaan asal Korea Selatan tersebut tetap optimis bahwa angka penjualan produk-produknya di India masih akan tetap tinggi meski terdapat kenaikan harga. LG saat ini bergantung pada konsumen-konsumen setianya dari Rajasthan, Maharashtra, Punjab dan berbagai kawasan lainnya di India.

via hindustantimes: LG India to raise prices as Rs. bites

Dell Prediksi Pendapatan Sebesar US$15 M di Q2 2012

9:14 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Markas Dell di Texas, AS

Dell Inc hari ini (23/5) mengumumkan prediksi pendapatan sebesar US$14,7 miliar hingga US$15 miliar pada kuartal kedua tahun ini. Prediksi tersebut lebih kecil dibanding perkiraan para analis sebesar US$15,4 miliar.

Pada kuartal sebelumnya, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut meraih pendapatan sebesar US$14,4 miliar, menurun 4% dibanding tahun lalu. Pada saat itu, total keuntungah yang diperoleh Dell hanya sebesar US$ 635 juta.

Berdasarkan hasil riset dari Gartner Inc, angka penjualan PC pada kuartal pertama tahun ini telah meningkat sebesar 1,9%. Dell sendiri tercatat sebagai produsen PC terbesar kedua di dunia, hanya kalah dari Hewlett-Packard Co yang menguasai 17,2% pasar PC secara global.

Angka penjualan PC dan laptop tidak lagi semeriah dulu karena konsumen mulai beralih ke produk-produk mobile seperti smartphone dan tablet. Para produsen PC termasuk Dell berharap penjualan PC dan laptop akan kembali bergairah dengan diluncurkannya sistem operasi Windows 8 pada musim gugur nanti.

via Bloomberg : Dell Profit Miss Estimates on Slumping PC Sales

Perbaiki Penjualan, Dell Mulai Produksi Ultrabook

11:09 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Produk Laptop Dell

Pendapatan Dell pada kuartal keempat tahun 2011 menurun sebesar 18% menjadi hanya US$764 juta dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Lesunya penjualan PC dan laptop akibat kepopuleran tablet komputer menjadi penyebab utama kemerosotan Dell.

Kini, Dell berusaha memperbaiki keadaan dengan memproduksi Ultrabook. Ultrabook merupakan sejenis laptop yang jauh lebih tipis dan ringan dibanding laptop biasa dan memiliki daya tahan baterai yang lebih baik.

Sebelum Dell, beberapa produsen laptop lainnya seperti Toshiba, Asus, Acer, dan Lenovo telah terlebih dahulu memproduksi Ultrabook yang dipersenjatai oleh prosesor Intel.

Ultrabook buatan Dell bernama XPS 13 dan memiliki layar berukuran 13 inci, ukuran yang sama dengan layar MacBook Air milik Apple. Meski memiliki ukuran layar yang sama, XPS 13 terlihat lebih kecil dibanding MacBook karena besar bingkai yang mengelilingi layar XPS 13 lebih tipis.

Dell XPS 13 memiliki prosesor Intel Core i5, memori 4 GB, serta kapasitas penyimpanan sebesar 128 GB. Dengan spesifikasi tersebut, Dell XPS 13 mampu beroperasi dengan cepat tanpa adanya tenggat waktu yang panjang untuk membuka berbagai aplikasi.

Tidak hanya itu, Dell XPS 13 juga dilengkapi dengan sistem operasi Windows 7 dari Microsoft beserta program Microsoft Office versi sederhana. Secara keseluruhan, Dell XPS 13 hampir sempurna, namun ternyata Ultrabook tersebut dilaporkan memiliki daya tahan baterai yang lebih sedikit dibanding Ultrabook lainnya.

via AllThingsD : Dell Goes On Ultrabook Diet With Slimmed Down Laptop

Rugi US$34 juta, Saham Acer Merosot

3:07 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Markas Acer di New Taipei

Perusahaan komputer terbesar keempat di dunia, Acer Inc. mengalami kerugian sebesar US$34 juta dolar pada kuartal ketiga 2011. Kerugian tersebut jauh melebihi perkiraan analis yang hanya sekitar US$28,75 juta.

Perusahaan komputer yang berbasis di New Taipei City, Taiwan, ini mengalami penurunan sebesar 1,1% pada pada pukul 10.26 waktu Taipei. Saat ini, harga perlembar saham Acer ditutup pada poin NT$35,40 atau setara dengan US$1,175.

Ketidakmampuan Acer untuk bersaing dengan perusahaan komputer besar lainnya menjadi penyebab utama kerugian yang diderita perusahaan Taiwan ini.

Selain itu, laptop sebagai produk utama Acer juga mengalami penurunan penjualan akibat banyaknya kompetitor laptop dari berbagai merek yang menawarkan harga lebih murah dengan fitur yang terbilang lengkap.

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!