Arsip : mobil

Penjualan BMW Meningkat 31,4% di Asia

9:06 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

BMW 328i F30

BMW meraih pertumbuhan penjualan yang cukup signifikan sepanjang 2012. Peningkatan penjualan tertinggi terjadi di kawasan Asia yaitu sebesar 31,4%. Read the rest of this entry →

KIA Mobil Raup Penjualan 50,3%

4:12 pm in Berita, Nasional by Siti Nurjanah

Selama kurun waktu 2012, PT KIA Mobil Indonesia sukses meraih penjualan mobil sebanyak 13.651 unit. Penjualan mobil tersebut mengalami kenaikan 50,3% dari penjualan mobil tahun 2011 sebanyak 9.081 unit. Menurut¬†Ridjal Mulyadi selaku Marketing Communications Manager KIA Mobil Indonesia, kendaraan yang paling laris dalam penjualan mobil sepanjang 2012 adalah KIA Picanto. Read the rest of this entry →

Penjualan BMW pada 2012 Mencapai 1,8 Juta Unit

9:10 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Produk BMW

Bayerische Motoren Werge AG atau lebih dikenal sebagai BMW berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 1,8 juta unit sepanjang tahun 2012. Read the rest of this entry →

Toyota Siap Bayar Ganti Rugi Senilai US$1,1 M

8:43 am in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Toyota

Salah satu produsen otomotif terbesar di dunia, Toyota menyatakan siap membayar ganti rugi senilai US$1,1 miliar (Rp10,615 triliun) untuk menyelesaikan ratusan gugatan di Amerika Serikat. Read the rest of this entry →

Diduga Timbulkan Api, 1,4 Juta Mobil Toyota Akan Diperiksa

9:30 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Toyota Camry

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) akan memeriksa sekitar 1,4 juta unit mobil Toyota terkait kasus timbulnya api pada power-window yang ada di beberapa jenis kendaraan.

NHTSA menjelaskan bahwa pihaknya akan memfokuskan pemeriksaan pada mobil Toyota Camry, Toyota Camry hibrida, Toyota RAV4, dan Toyota Yaris keluaran tahun 2007 sampai 2009, serta Toyota Highlander yang diproduksi tahun 2008.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh NHTSA berawal dari adanya keluhan dari sekitar 32 pemilik mobil yang menyatakan bahwa kendaraan mereka tiba-tiba mengeluarkan api atau asap di bagian pengalih power-window yang berada di pintu samping pengemudi.

Dari seluruh keluhan tersebut, seorang penumpang tercatat mengalami luka bakar ketika berusaha memadamkan api yang muncul dari Toyota Camry keluaran tahun 2007. Seorang konsumen lain mengajukan pengaduan bahwa mobil Toyota RAV4 miliknya tiba-tiba mengeluarkan api dan terbakar habis ketika sedang diparkir.

Menanggapi pemeriksaan dari NHTSA, Toyota menyatakan akan bekerjasama dan membantu tinjauan dari administrasi tersebut. Saat ini, NHTSA sedang melakukan analisis teknis terkait kasus-kasus yang dilaporkan oleh konsumen. Hasil tinjauan dari NHTSA akan menentukan apakah Toyota perlu menarik kembali produk-produknya atau tidak.

via The Wall Street Journal : Fire Investigation Expands to 1.4 Million Toyota Vehicles

Honda Civic Keluaran 2012 di AS Ditarik Kembali

10:15 am in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Mobil Honda Civic Keluaran Tahun 2012

Honda Motor Co mengumumkan akan menarik kembali lebih dari 50.000 unit Honda Civic keluaran tahun 2012 di Amerika Serikat.

Menurut Honda, penarikan kembali dilakukan untuk memeriksa dan memperbaiki kemungkinan adanya masalah pada batang kemudi dari seluruh mobil Honda Civic keluaran 2012.

Masalah yang ada pada batang kemudi Honda Civic bisa menyebabkan mobil tersebut kehilangan tenaga secara tiba-tiba atau bergerak ketika sedang diparkir tanpa menggunakan rem tangan. Masalah tersebut disebabkan oleh pemasangan batang kemudi yang kurang sempurna pada saat mobil dirakit.

Berdasarkan data dari Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional, penarikan kembali oleh Honda bisa mempengaruhi sekitar 50.190 unit Honda Civic keluaran tahun 2012 yang telah beredar di pasaran. Honda akan mulai memeriksa dan memasang batang kemudi baru secara gratis jika mobil yang diperiksa terbukti bermasalah.

via The Wall Street Journal : Honda Recalls Civic for Drive Shafts That May Detach

Penjualan Mobil GM di Cina Melonjak 21%

2:07 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Microvan Besutan SAIC-GM-Wuling Automobile Co

General Motors Co mengumumkan lonjakan penjualan mobil yang cukup signifikan di pasar mobil terbesar dunia, Cina, pada bulan Mei 2012.

Perusahaan mobil asal Amerika Serikat tersebut menyatakan bahwa tingginya kenaikan angka penjualan disebabkan oleh lonjakan permintaan mobil jenis microvan yang diproduksi GM bekerjasama dengan 2 produsen mobil lokal di Cina.

SAIC-GM-Wuling Automobile Co, usaha gabungan antara General Motors Co, Shanghai Automotive Industry Corp, dan Liuzhou Wuling Motors Co, membukukan kenaikan angka penjualan mobil sebesar 34% menjadi 119.721 unit.

Secara keseluruhan, angka penjualan GM di Cina pada bulan Mei adalah sebesar 231.138 unit, meningkat 21% dibanding tahun sebelumnya. Sejak awal tahun 2012, total penjualan mobil GM di Cina telah mencapai 1,2 juta, naik 12% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan penjualan mobil GM di Cina berbanding terbalik dengan pencapaian GM di kampung halamannya sendiri. Pada bulan Mei tahun ini, penjualan mobil Cadillac yang merupakan brand premium GM tercatat mengalami penurunan di Amerika Serikat.

via The Wall Street Journal : Joint Venture Boost GM Sales in China

Harga Mobil di Singapura Setara Dengan Harga Rumah di AS

9:02 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Jalan Raya di Singapura

Singapura terkenal sebagai negara kecil yang menjadi tempat tinggal favorit bagi para pengusaha sukses dan milyuner dari berbagai belahan dunia.

Banyaknya pengusaha sukes dan penduduk kaya di Singapura membawa masalah tersendiri bagi negeri tersebut. Salah satu masalah yang sejak lama diantisipasi oleh pemerintah Singapura adalah kemacetan lalu lintas.

Meningkatnya jumlah penduduk dari kalangan menengah ke atas di Singapura berpotensi melonjakkan jumlah kendaraan pribadi di negara ASEAN tersebut. Hal itu bisa berakibat fatal mengingat luas wilayah Singapura sangat sempit, bahkan lebih sempit dari luas kota Jakarta.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah Singapura memberlakukan pajak yang sangat tinggi untuk setiap calon pemilik kendaraan di negaranya. Calon pembeli mobil di Singapura harus mendapatkan Certificate of Entitlement (COE) dengan biaya yang seringkali lebih mahal dibanding harga mobil yang akan dibeli.

Pada bulan Mei 2012, seseorang harus mengeluarkan biaya sekitar S$86.889 (Rp639 juta) untuk mendapatkan izin kepemilikan mobil selama 10 tahun di Singapura. Secara keseluruhan, total biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen untuk bisa memiliki mobil sedan jenis Passat dari Volkswagen bisa mencapai Rp1,44 miliar, hampir sama dengan harga median dari rumah di kawasan metropolitan di Amerika Serikat.

via Bloomberg : Singapore Family Sedan Matches Cost Of A U.S. Home

Penjualan Maruti Suzuki India Merosot 4,99%

4:36 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Suzuki Maruti Swift

Produsen mobil terbesar di India, Maruti Suzuki India Ltd (MSI), mengalami penurunan angka penjualan mobil sebesar 4,99%. Total penjualan mobil Suzuki Maruti pada bulan Mei 2012 hanya sebesar 98.844 unit secara global.

Pada bulan Mei tahun lalu, angka penjualan mobil MSI telah mencapai 104.073 unit. Menurut pihak MSI, total penjualan mobil perusahaannya secara domestik mengalami penurunan sebesar 4,32% sedangkan ekspor mobilnya menurun 10,88% di bulan Mei 2012.

Berdasarkan catatan penjualan Maruti Suzuki India, angka penjualan mobil domestik menurun dari 93.519 unit pada bulan Mei 2011 menjadi 89.478 unit pada bulan Mei lalu. Sementara itu, hasil ekspor mobil MSI juga merosot dari 10.554 unit menjadi hanya 9.406 unit.

Penurunan angka penjualan terbesar terjadi pada tipe mobil sedan mini SX4 yaitu sebesar 85,01%. Sementara itu, pencapaian tertinggi dibukukan oleh mobil MSI tipe DZiRE yang meraih kenaikan penjualan sebesar 63,77% menjadi 17.707 unit pada bulan Mei tahun ini.

via The Times of India : Maruti Suzuki sales down 5% in May

Profit Tahunan Jaguar Land Rover Naik 34%

10:51 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Markas Jaguar di Inggris

Perusahaan mobil mewah asal Inggris, Jaguar Land Rover (JLR), mengumumkan peningkatan profit hingga 34% pada tahun fiskal 2011/2012.

Total keuntungan pra pajak JLR mencapai 1,5 miliar poundsterling (US$2,34 miliar), jauh lebih tinggi dibanding keuntungan tahun sebelumnya yang hanya sebesar1,12 miliar poundsterling (US$1,75 miliar)

Menurut anak perusahaan dari Tata Motors India tersebut, peningkatan profit dipengaruhi oleh tingginya angka penjualan mobil sepanjang tahun fiskal tersebut. Total penjualan mobil Jaguar Land Rover tahun 2011/2012 telah mencapai 305.589 unit, meningkat hingga 27% dari tahun fiskal sebelumnya.

Saat ini, Inggris masih tercatat sebagai negara dengan angka penjualan mobil JLR terbanyak yaitu 60.022 unit. Meski demikian, Cina terus menyusul dengan membukukan penjualan Jaguar Land Rover sebanyak 50.994 unit. Angka penjualan JLR di Cina meningkat hingga 76% sedangkan peningkatan penjualan di Inggris hanya sebesar 3,2%. Peningkatan penjualan JLR paling signifikan terjadi di India yaitu mencapai 153,3% menjadi 2.138 unit.

via BBC News : Jaguar Land Rover reports higher profit and sales

Konsumen Lebih Pilih Mobil yang Hemat Bahan Bakar

2:04 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Toyota Prius, Mobil Hibrida Terpopuler di Dunia

Tingginya harga minyak dunia saat ini ternyata memberi pengaruh besar terhadap gaya hidup masyarakat global. Hasil survey menunjukkan bahwa konsumen lebih memilih mobil yang hemat bahan bakar dibanding yang berkecepatan tinggi.

Berdasarkan hasil survey dari majalah Consumer Reports, 37% konsumen menyatakan bahwa tingkat kehematan bahan bakar adalah hal yang pertama kali mereka pertimbangkan ketika akan membeli mobil.

Sementara itu, sekitar 17% responden menyatakan mengutamakan kualitas, 16% mengutamakan tingkat keamanan, sedangkan 14% lainnya lebih mementingkan harga sebagai faktor pertimbangan utama sebelum membeli mobil.

Dalam survey tersebut, lebih dari 90% responden mengaku mereka ingin memiliki mobil yang lebih hemat bahan bakar karena tingginya harga BBM saat ini. Harga BBM di Amerika Serikat memang tercatat mengalami kenaikan sekitar US$3 sampai US$4 per galon setiap tahun.

Hasil survey saat ini berbeda dengan hasil survey mengenai faktor-faktor pertimbangan utama dalam memilih mobil yang diadakan beberapa tahun lalu. Saat itu, sebagian besar calon pembeli mobil lebih mengutamakan kualitas atau harga dalam memilih jenis mobil tertentu.

via autoblog : Survey Says : Fuel economy is #1 factor when buying a car

Hyundai Mulai Bermasalah Dengan Serikat Pekerja

1:31 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Pabrik Hyundai di Ulsan, Korea Selatan

Hyundai Motor Co, perusahaan otomotif asal Korea Selatan, kini tengah berseteru dengan serikat pekerjanya. Para tenaga kerja Hyundai meminta perusahaan untuk menghentikan proses produksi di malam hari sekaligus mengurangi jam kerja di siang hari.

Saat ini, tenaga kerja di pabrik Hyundai di Ulsan, Korea Selatan, bekerja selama 10 jam setiap hari dalam 2 giliran yang berbeda di siang dan malam hari. Menurut juru bicara serikat pekerja Hyundai, jam kerja yang ditempuh oleh para pegawai bisa mencapai 70 jam dalam 1 minggu. Hal tersebut dirasa bisa memberi pengaruh buruk terhadap kondisi kesehatan para tenaga kerja.

Untuk itu, serikat pekerja tersebut meminta pihak perusahaan agar menghentikan shift malam dan mengurangi jam kerja bagi para pegawai shift siang. Mereka menawarkan pengurangan jam kerja menjadi 8 jam dalam dua giliran yang berbeda di mana seluruh karyawan harus sudah meninggalkan pabrik sebelum tengah malam. Sebelumnya, shift malam di pabrik Hyundai dimulai pada pukul 9 malam dan berakhir pada pukul 8 pagi.

Hyundai menyatakan setuju untuk menghentikan shift malam, namun perusahaan tersebut tidak ingin mengurangi hasil produksi. Pasalnya, jumlah permintaan mobil Hyundai tengah meningkat secara global. Juru bicara Hyundai, Park Hyung-chul menyatakan bahwa para tenaga kerja harus bersedia mengurangi waktu istirahat dan meningkatkan hasil produksi jika ingin shift malam dihentikan. Namun, menurut Park Hyung-chul, serikat pekerja Hyundai tidak bersedia melakukan hal tersebut.

via The Wall Street Journal : Hyundai Motor Faces Tougher Union Demands

Toyota Prediksi Kenaikan Profit Hingga 3 Kali Lipat

2:17 pm in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Dealer Toyota

Toyota Motor Corp memprediksi keuntungan operasional sebesar 1 triliun yen atau sekitar US$12,54 miliar pada tahun fiskal 2012/2013. Prediksi tersebut dibuat berdasarkan tingginya angka penjualan mobil Toyota secara global dalam beberapa bulan terakhir.

Pada kuartal pertama tahun ini, keuntungan operasional Toyota naik hingga 5 kali lipat dibanding tahun sebelumnya menjadi US$2,99 miliar. Sebelumnya, para analis memperkirakan bahwa keuntungan Toyota pada kuartal tersebut hanya sekitar US$2,79 miliar.

Toyota mengumumkan kenaikan penjualan mobil hingga 68% di China pada bulan April lalu.  Hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan mobil nomor 1 di Jepang tersebut mampu memulihkan bisnis dengan cepat setelah tertimpa musibah bertubi-tubi.

Pada tahun fiskal yang berakhir bulan Maret lalu, Toyota berhasil meraih keuntungan bersih sebesar 284 miliar yen (US$3,56 miliar) meski bisnisnya sempat terganggu akibat gempa Jepang, banjir Thailand, dan kuatnya nilai tukar yen. Perusahaan tersebut telah kehilangan posisinya sebagai produsen mobil terbesar dunia tahun lalu, namun Toyota berniat merebut kembali predikat tersebut di tahun ini.

via Reuters : Toyota to treble profit this year as sales accelerate

Penjualan Mobil Toyota di China Meningkat 68%

3:49 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Toyota Corolla

Penjualan mobil Toyota pada bulan April di China mengalami kenaikan hingga 68% menjadi sekitar 81.700 unit dibanding tahun sebelumnya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Toyota di Jepang, Takanori Yokoi, pada hari ini (7/5).

Toyota menjual mobilnya di China melalui usaha gabungan dengan dua perusahaan lokal di negara tersebut. Dalam 4 bulan pertama tahun ini, produsen mobil terbesar Jepang itu telah berhasil membukukan angka penjualan sebesar 293.200 unit mobil.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, angka penjualan mobil Toyota di China pada periode Januari-April 2012 mengalami peningkatan sebesar 14,3%. Namun, Takanori Yokoi menyatakan bahwa hasil tersebut lebih disebabkan oleh buruknya angka penjualan tahun lalu akibat bencana gempa dan tsunami yang melanda Jepang tanggal 11 Maret 2011 lalu.

Juru bicara Toyota tersebut berpendapat perusahaannya akan mampu mencapai target penjualan mobil hingga 1 juta unit di China pada tahun ini jika keadaan berjalan sesuai dengan rencana. Tahun lalu, angka penjualan mobil Toyota di China mencapai 883.400 unit, meningkat 4,4% dibanding tahun 2010, namun melambat dibanding pertumbuhan penjualan dari tahun 2009 ke 2010.

via Reuters : Toyota says China sales in April up 68 percent over year ago

Krisis Eropa Sebabkan Profit GM Merosot Tajam

10:03 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Jenis Mobil Chevrolet

Produsen mobil asal Amerika Serikat, General Motors Co (GM), mengumumkan penurunan profit hingga 60% pada kuartal pertama tahun 2012.

GM membukukan keuntungan sebesar US$1,34 miliar selama periode Januari-Maret 2012. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan otomotif AS tersebut berhasil meraih profit sebesar US$3,41 miliar.

Anjloknya penjualan mobil GM di Eropa merupakan salah satu penyebab menurunnya profit perusahaan tersebut. GM mengalami kerugian hingga US$300 juta di wilayah Eropa akibat krisis ekonomi berkepanjangan yang melanda kawasan tersebut. Namun, kerugian GM di Eropa pada tahun tergolong kecil dibanding kerugian tahun lalu yang mencapai US$700 juta.

Menurut CEO GM, Dan Akerson, perusahaannya masih mampu meraih pendapatan yang solid berkat tingginya angka penjualan di China, kondisi perekonomian AS yang membaik, serta kuatnya pertumbuhan brand Chevrolet secara global. Pada kuartal pertama tahun ini, GM membukukan total pendapatan sebesar US$37,8 miliar.

via BBC News : General Motors posts fall in profits on European loss

Profit BMW di Q1 2012 Melonjak 18%

3:39 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Logo BMW

BMW membukukan peningkatan profit hingga 18% dalam tiga bulan pertama tahun 2012. Tingginya angka penjualan di China menjadi salah satu penyebab lonjakan profit produsen mobil mewah asal Jerman tersebut.

Total pendapatan BMW di Q1 2012 telah mencapai 18,29 miliar euro (US$24,07 miliar), meningkat sebesar 14% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, nilai profit BMW mencapai sekitar 1,35 miliar euro (US$1,77 miliar).

Angka penjualan mobil BMW di China pada kuartal pertama tahun ini mengalami kenaikan hingga 36%. Dengan demikian, jumlah mobil BMW yang terjual di China kini telah mengalahkan banyaknya mobil BMW yang terjual di Amerika Serikat.

Sepanjang periode Januari-Maret 2012, penduduk China membeli sekitar 80.219 unit BMW, sedangkan penduduk AS hanya membeli sebanyak 75.931 unit. Pada periode yang sama, penjualan mobil BMW di wilayah Eropa hanya mengalami peningkatan sebesar 0,5%.

via The Times of India : BMW profit up 18 per cent on China, US

Penjualan Toyota di AS Naik 11,6%

2:17 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Jenis Mobil Toyota

Toyota Motor Corp membukukan peningkatan angka penjualan yang signifikan di Amerika Serikat pada bulan April 2012. Kabar tersebut disampaikan oleh sebuah perusahaan riset, Autodata Corp, kepada BBC pada hari ini (2/5).

Produsen mobil asal Jepang tersebut mampu mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 11,6% di AS dibanding tahun sebelumnya. Pada bulan April tahun lalu, penjualan Toyota di AS dan berbagai negara lainnya mengalami kemerosotan akibat bencana gempa dan tsunami dahsyat yang melanda Jepang.

Masalah bertambah dengan adanya bencana banjir di Thailand yang menyebabkan pasokan suku cadang untuk produksi mobil Toyota terputus. Tidak hanya itu, nilai tukar yen yang menguat serta ketidakstabilan perekonomian global juga berpengaruh terhadap jumlah ekspor mobil Toyota ke AS dan Eropa.

Menurut Autodata, saat ini produksi dan penjualan mobil Toyota di AS sudah kembali normal. Artinya, kondisi perekonomian di negeri tersebut juga sudah mulai membaik. Menurut para analis, Toyota mampu memulihkan kembali bisnisnya setelah dilanda berbagai bencana lebih cepat dari perkiraan.

via BBC News : Toyota car sales rise in the US as recovery continues

Ford Raih Keuntungan US$1,4 M di Kuartal Pertama 2012

11:38 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Dealer Ford di Vietnam

Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Ford Motor Co, berhasil membukukan keuntungan sebesar US$1,4 miliar dari hasil penjualan di seluruh dunia dalam tiga bulan pertama tahun 2012.

Ford memperoleh pendapatan sebesar US$18,6 miliar hanya di wilayah Amerika Utara, meningkat hingga US$700 juta dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan Ford secara global malah turun sebesar US$700 juta menjadi US$32,4 miliar.

Keuntungan Ford saat ini berbanding terbalik dengan apa yang dialami Ford pada tahun 2009 silam. Produsen otomotif terbesar kedua di AS itu mengalami kerugian sebesar US$1,4 miliar pada tahun tersebut.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan tahun lalu, profit Ford merosot hingga US$1,2 miliar. Menurut pihak perusahaan, kemerosotan keuntungan pada tahun ini disebabkan oleh kerugian yang dialami Ford di wilayah Eropa dan Asia.

Mantan pemilik brand Jaguar itu menderita kerugian hingga US$149 juta di Eropa dan US$95 juta di Asia. Kerugian di Eropa disebabkan oleh menurunnya jumlah permintaan unit mobil dan suku cadang akibat krisis yang terjadi di wilayah tersebut.

Sementara itu, kerugian di Asia lebih disebabkan oleh besarnya investasi yang dikeluarkan Ford untuk meningkatkan bisnis di China dan negara-negara berkembang Asia lainnya.

via Autoblog : Ford books 1.4B, profit dragged down by Europe and Asia

Beijing Auto Show Dibanjiri SUV

10:33 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

SUV Mewah dari Range Rover

Beijing Auto Show, pameran mobil tingkat dunia yang tengah berlangsung saat ini diikuti oleh produsen mobil populer dari berbagai negara dari seluruh dunia.

Berbeda dengan pameran tahun lalu, Beijing Auto Show kali ini dibanjiri dengan mobil-mobil besar dan mewah dengan jenis Sport Utility Vehicle (SUV) dari berbagai brand populer dunia.

Brand mobil mewah asal Italia, Lamborghini, hadir di event tersebut dengan meluncurkan Urus, SUV pertamanya dalam 20 tahun terakhir. CEO Lamborghini menyatakan bahwa perusahaannya menargetkan penjualan Urus sebanyak 3.000 unit per tahun di China.

Sementara itu, produsen spesialis mobil mewah asal Inggris Aston Martin tak mau ketinggalan dengan menampilkan Dragon 88, sebuah SUV mewah yang dibuat khusus untuk pasar China dengan hiasan lambang naga pada jok mobil tersebut. Harga yang ditawarkan Aston Martin untuk Dragon 88 cukup mencengangkan yaitu US$800.000 atau setara dengan Rp7,34 miliar.

Produsen mobil lain yang ikut meluncurkan SUV di Beijing Auto Show adalah Jeep dan Ford. Menurut seorang analis, SUV menjadi mobil populer pada tahun ini karena pemerintah China mulai mengurangi insentif untuk mobil-mobil ramah lingkungan. Tahun lalu, mobil-mobil hibrida dan elektrik yang ramah lingkungan menjadi primadona dalam event mobil internasional tersebut.

via CNN : SUV, luxury cars dominate Beijing Auto Show

Lamborghini dan BMW Prediksi Penurunan Penjualan di China

12:05 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Lamborghini Countach

Dua produsen mobil mewah Eropa, Lamborghini dan BMW, memprediksi bahwa angka penjualan mobilnya di China akan mengalami penurunan pada tahun ini.

Beberapa faktor penyebabnya adalah harga bahan bakar minyak yang melonjak serta pertumbuhan ekonomi China yang melambat pada kuartal pertama tahun 2012.

Harga BBM di China mengalami kenaikan sebanyak 2 kali berturut-turut sejak awal tahun 2012. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi China pada kuartal lalu hanya sebesar 8,1%, terendah sejak 3 tahun terakhir.

CEO BMW, Ian Robertson, menyatakan bahwa penjualan mobilnya akan sedikit melambat pada tahun ini setelah mengalami kenaikan hingga 37% pada tahun lalu. Namun, pria tersebut tidak memberikan prediksi mengenai besar penurunan penjualan BMW di China.

Sementara itu, CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengumumkan bahwa penjualan Lamborghini di China sudah mulai melambat pada kuartal pertama tahun ini. Namun, melambatnya angka penjualan di China masih bisa diimbangi oleh peningkatan yang terjadi di Amerika Serikat.

via Bloomberg : Lamborghini, BMW Expect Car Sales Growth in China to Slow

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!