Arsip : Nissan Motor Co.

Nissan Berniat Kurangi Jumlah Produksi di Pabrik Domestik

8:57 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Nissan Note

Nissan Motor Co, produsen otomotif asal Jepang, berniat mengurangi jumlah produksi di pabrik Oppama miliknya yang terletak di Kanagawa, Jepang.

Berdasarkan kabar yang dirilis Daily Yomiuri Online hari ini (22/6), jumlah produksi di pabrik Nissan tersebut akan dikurangi menjadi dua per tiga dari total produksi sebelumnya.

Pengurangan produksi di pabrik Oppama akan dimulai pada bulan Juli nanti dengan cara memindahkan proses produksi beberapa jenis mobil ke pabrik Nissan yang lainnya di Jepang.

Produksi mobil compact Nissan Note akan dipindahkan ke pabrik Nissan di Fukuoka sedangkan produksi sedan compact Nissan Latida akan dikerjakan oleh sebuah pabrik di luar Jepang.

Langkah tersebut dilakukan Nissan dalam upayanya mengubah strategi bisnis sehubungan dengan menguatnya nilai tukar yen serta program subsidi mobil ramah lingkungan dari pemerintah Jepang yang hampir berakhir. Nissan tengah mempertimbangkan untuk kembali mengatur produksi sesuai dengan target yang telah dibuat pada musim gugur lalu.

via Daily Yomiuri Online : Nissan to slash production at Oppama plant

Nissan Akan Bangun Pabrik Senilai US$785 Juta di Cina

3:50 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Dealer Mobil Nissan

Nissan Motor Co, salah satu produsen mobil terbesar di Jepang, berencana membangun pabrik mobil di kota Dalian, bagian timur laut Cina.

Pembangunan pabrik mobil tersebut diperkirakan akan memakan biaya sekitar 5 miliar yuan (US$785 juta). Saat ini, Nissan memang tengah berupaya mengembangkan bisnis di Cina untuk meninggalkan rival-rivalnya seperti Toyota Motor Corp dan Volkswagen AG.

Rencana pembangunan pabrik mobil di Dalian merupakan salah satu bagian dari investasi sebesar 30 miliar yuan (US$4,71 miliar) yang akan digelontorkan oleh Nissan di Cina hingga tahun 2015 mendatang. Saat ini, Nissan memang tercatat sebagai produsen mobil Jepang terbesar di Cina, mengalahkan Toyota dan Honda Motor Co.

Sementara itu, produsen mobil asal Jerman, Volkswagen AG, masih tetap mengungguli rival-rival Jepangnya dengan menguasai 12% pasar mobil di Cina. Seorang analis dari Ipsos Cina, Sheng Ye, mengungkapkan bahwa Nissan akan menjadi rival utama Volkswagen dan Toyota dengan kehadiran pabriknya yang baru. Pasalnya, letak Dalian yang strategis karena dekat dengan pelabuhan memungkinkan Nissan untuk mempercepat pengiriman berbagai suku cadang dari Jepang.

via Reuters : Esclusive: Nissan plans $785 million north China plant, to challenge VW, Toyota: source

Nissan Kembali Produksi Sedan Cima Setelah 2 Tahun Vakum

8:35 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Nissan Cima

Nissan Motor Co mengumumkan bahwa perusahaannya akan kembali memproduksi mobil sedan mewah dengan label Cima setelah vakum selama kurang lebih dua tahun.

Sedan Cima tersebut akan dibentuk ulang menjadi mobil hibrida dengan penggunaan bahan bakar yang lebih hemat hingga 2 kali lipat dibanding jenis sebelumnya. Harga Nissan Cima yang baru berkisar antara 7,35 juta yen (US$90.348) sampai 8,4 juta yen (US$103.267).

Menurut Wakil Presiden Eksekutif Nissan, Hiroto Saikawa, Nissan Cima diproduksi kembali untuk meningkatkan persaingan dalam berbagai jenis mobil dengan perusahaan otomotif lainnya. Selain itu, Nissan juga menyatakan bahwa jumlah permintaan Nissan Cima di kalangan pengemudi masih cukup tinggi hingga saat ini.

Nissan mulai memperkenalkan Cima sebagai brand untuk sedan besar mewah buatannya pada tahun 1988. Angka penjualan Nissan Cima di tahun pertama cukup menjanjikan hingga mencapai 64.000 unit. Namun angka penjualan tersebut merosot menjadi hanya 120.000 unit dalam 4 tahun. Produksi sedan tersebut akhirnya dihentikan pada tahun 2010 dengan total penjualan keseluruhan sebesar 278.000 unit.

via Daily Yomiuri Online : Nissan revives Cima as hybrid-only car

Hindari Pajak Impor, Nissan Produksi Infiniti di China

2:56 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Konsep Mobil Infiniti

Nissan Motor Co berencana memproduksi dua mobil dengan label Infiniti di China. Produsen otomotif asal Jepang tersebut bermaksud meningkatkan angka penjualan mobil Infiniti di China yang merupakan salah satu pasar mobil terbesar dunia.

Angka penjualan Infiniti di China tahun 2011 hanya sebesar 20.000 unit. Padahal, brand mobil mewah lainnya seperti BMW, Audi, dan Rolls Royce telah berhasil menjadikan China sebagai pangsa pasar terbesar dengan total penjualan hingga ratusan ribu unit per tahun.

Saat ini, pemerintah China berusaha membatasi pembelian mobil asing dengan cara menerapkan pajak impor mobil yang cukup tinggi sehingga harga mobil mewah asing di negara tersebut semakin mahal. Namun, pemerintah China juga menegaskan bahwa produsen mobil asing yang memproduksi mobilnya di China akan terbebas dari tarif impor tersebut.

Nissan memutuskan untuk mengerjakan mobil Infiniti di negeri ginseng tersebut guna mengurangi biaya produksi dan menghindari pajak impor yang dibebankan. Dengan memproduksi Infinity di China, Nissan menargetkan penjualan mobil mewah sebesar 500.000 unit pada tahun 2016 mendatang.

via BBC News : Nissan to manufacture two Infinity models in China

Nissan Akan Rekrut 2.000 Karyawan Baru di Inggris

11:14 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Konsep Nissan Invitation

Nissan Motor Co telah mengumumkan akan memproduksi mobil compact terbarunya, Nissan Invitation, di Sunderland, Inggris. Untuk menyukseskan proyek tersebut, Nissan akan mengeluarkan dana sekitar 125 juta poundsterling atau sekitar 197 juta dolar AS.

Nissan juga merencanakan untuk merekrut sekitar 2.000 tenaga kerja baru dengan perincian 400 karyawan untuk pabrik mobil di Sunderland dan sisanya untuk mengurus pasokan suku cadang.  Dengan jumlah karyawan tersebut, Nissan menargetkan produksi Nissan Invitation sebanyak 100.000 unit per tahun.

Saat ini, pabrik Nissan di Sunderland sudah menjadi pabrik mobil terbesar di Inggris dengan total produksi mencapai 480.000 unit per tahun. Jenis mobil yang diproduksi pabrik tersebut adalah Nissan Qashqai, Juke, serta Note.

Produsen mobil terbesar kedua di Jepang tersebut berniat menyaingi Ford Viesta dan Volkswagen Polo melalui produk Nissan Invitation. Konsep dari mobil tersebut telah diperkenalkan dalam event Geneva International Motor Show di Swiss.

via BBC News : Nissan to build new car in Sunderland

Konsep Nissan Invitation Akan Diperkenalkan Bulan Depan

3:12 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Konsep Nissan Invitation

Konsep dari Nissan Invitation, produk mobil subcompact terbaru dari Nissan Motor Co akan segera diperkenalkan dalam event Geneva International Motor Sport bulan depan.

Nissan Invitation merupakan model terbaru untuk menjembatani jenis city car seperti Nissan Micra dan jenis compact crossover seperti Nissan Juke.

Meski akan diperkenalkan bulan depan, Nissan Invitation dijadwalkan baru akan berada di pasaran Eropa pada tahun 2013 mendatang.

Nissan berharap Invitation bisa mendongkrak penjualan mobilnya yang sempat menurun akibat bencana gempa serta banjir Thailand pada tahun 2011 lalu. Namun demikian, Nissan tercatat sebagai perusahaan otomotif dengan proses pemulihan bencana tercepat dibanding produsen mobil Jepang lainnya.

Perusahaan otomotif terbesar kedua di Jepang tersebut tengah fokus untuk mengalahkan laba bersih Toyota Motor Corp dan Honda Motor Co pada akhir tahun fiskal yang jatuh pada bulan Maret 2012.

via The Wall Street Journal : Nissan To Unveil Invitation Concept In Geneva

Nissan Yakin Akan Kalahkan Laba Tahunan Toyota

10:04 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Markas Utama Nissan di Yokohama, Jepang

Nissan Motor Co merasa yakin akan mengalahkan performa rival-rival senegaranya di akhir tahun fiskal pada bulan Maret mendatang. Produsen otomotif terbesar kedua di Jepang tersebut memperkirakan laba bersih sebesar US$3,77 milyar, lebih tinggi dari Honda Motor Co dan Toyota Motor Corp.

Honda Motor Co mengumumkan prediksi laba bersih sebesar US$2,78 milyar, menurun hingga 60% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, Toyota sempat memprediksi laba bersih tahunan yang hanya sebesar US$2,62 milyar. Kemudian prediksi tersebut diubah oleh Toyota menjadi US$3,52 milyar seiring melonjaknya profit pada kuartal terakhir 2011.

Menurut seorang ahli ekonomi, dalam 9 bulan terakhir, Nissan telah berhasil mencapai 84% dari prediksi laba operasi tahunan yang dikemukakan perusahaan.

Nissan bisa dikatakan sebagai produsen otomotif Jepang yang paling cepat memulihkan diri dari guncangan usaha akibat gempa Jepang dan banjir Thailand. Perusahaan tersebut hanya kehilangan angka produksi sebesar 33.000, jauh lebih sedikit dibanding Toyota dan Honda yang masing-masing memotong jumlah produksinya sekitar 200.000 unit.

via Reuters : Nissan seeks annual profits beating Toyota, Honda

Nissan Ciptakan iPhone Case Penghilang Gores

2:28 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

iPhone Case Nissan

Nissan Motor Co, perusahaan otomotif terbesar kedua di Jepang menciptakan produk yang lain dari biasanya. Perusahaan tersebut membuat sebuah case atau semacam pelindung untuk iPhone yang mampu menghilangkan goresan dengan sendirinya.

Produk iPhone case terbaru dari Nissan tersebut dilengkapi oleh cat khusus bernama polyrotaxane yang juga digunakan pada beberapa mobil Nissan. Ketika tergores, lapisan cat tersebut akan bereaksi dan segera menutupi goresan dengan sempurna.

Nissan menjelaskan bahwa iPhone case tersebut mampu memperbaiki goresan kecil dalam waktu kurang dari satu jam. Namun, untuk goresan yang lebih besar dan dalam, dibutuhkan waktu sekitar satu minggu hingga iPhone case tersebut bisa mulus kembali seperti baru.

Dua produk mobil Nissan yang telah menggunakan lapisan cat polyrotaxane adalah Nissan Murano 370Z dan Nissan X-trail. Sementara, iPhone case adalah produk non-otomotif pertama dari Nissan yang dilapisi dengan cat penyembuh goresan tersebut.

via The Wall Street Journal : Nissan New Model : The Self-Healing iPhone Case

2012, Hyundai dan Kia Targetkan 7 Juta Unit Mobil Terjual

11:39 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Kia Forte, salah satu mobil buatan Kia Motors Corp

Dua produsen mobil terbesar di Korea Selatan, Hyundai Motor Co dan Kia Motors Corp, menargetkan penjualan gabungan sebesar 7 juta unit mobil pada tahun 2012 ini.

Tahun lalu, gabungan kedua perusahaan tersebut telah berhasil menjual mobil sebanyak 6,6 juta unit, jauh melebihi target mereka sebanyak 6,33 juta unit.

Keberhasilan penjualan tersebut disebabkan oleh kemalangan yang menimpa kompetitor-kompetitor mereka di Jepang. Toyota Motor Corp, Nissan Motor Co, serta Honda Motor Co mengalami pukulan cukup keras akibat gempa di Jepang, banjir di Thailand, serta menguatnya nilai tukar yen.

Untuk bisa mencapai target penjualan sebanyak 7 juta unit, Hyundai dan Kia berencana meningkatkan penjualan di luar negeri dengan cara meningkatkan kualitas produk-produk buatannya serta memperkuat brand image perusahaan di mata para konsumen di berbagai negara.

via Bloomberg : Hyundai, Kia Aiming to Boost Global Vehicle Sales to 7 Million This Year

Nissan Leaf Terpilih Sebagai Car of the Year di Jepang

10:16 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Nissan Leaf

Mobil elektrik buatan Nissan Motor Co, Nissan Leaf, memenangkan penghargaan Car of the Year 2011-2012 pada acara Tokyo Motor Show yang masih berlangsung hingga saat ini.

Nissan Leaf merupakan mobil elektrik pertama yang memenangkan penghargaan mobil bergengsi di Jepang tersebut. Kemenangan ini merupakan kejutan besar bagi Nissan Motor Co karena perusahaan tersebut telah gagal mendapatkan penghargaan ini selama hampir 20 tahun.

Mobil elektrik buatan Nissan tersebut terpilih sebagai Car of the Year karena usahanya dalam mempopulerkan kendaraan elektrik serta teknologinya yang menghasilkan sebuah mobil elektrik praktis.

Pihak Nissan menyatakan bahwa perusahaannya mengalami saat-saat tersulit dalam memproduksi dan memasarkan mobil elektrik, namun penghargaan ini akan memompa semangat Nissan untuk terus memproduksi mobil ramah lingkungan tersebut.

Selain Nissan, Mercedes-Benz’s C-Class juga mendapatkan penghargaan dalam event Tokyo Motor Show sebagai Import Car of the Year.

Renault Luncurkan ‘Pulse’ di India

12:38 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Renault Pulse

Produsen kendaraan asal Perancis, Renault SA, meluncurkan mobil kecil terbarunya ‘Pulse’ hari Sabtu (29/10) yang akan dijual di India Januari mendatang.

Pulse diluncurkan Renault untuk bersaing dengan produsen kendaraan lainnya di India seperti Hyundai Motor Co. dan Maruti Suzuki India Ltd.

Mobil kecil Renault ini merupakan satu dari lima produk terbaru Renault yang akan diluncurkan hingga akhir tahun 2012 di India. Dengan peluncuran kendaraan-kendaraan tersebut, produsen mobil yang juga ambil bagian dalam F-1 Racing ini menargetkan sekitar 100.000 unit mobilnya terjual di India pada tahun 2013.

Rencananya, Pulse akan diproduksi di sebuah perusahaan yang dimiliki oleh Renault dan Nissan secara bersama di kota pelabuhan Chennai negara bagian Tamil Nadu Selatan. Perusahaan pembuat mobil tersebut telah berhasil menjual 200.000 unit kendaraan sejak dibuka pada bulan Maret 2010.

 

Bursa Asia Anjlok Oleh Ketidakpastian Eropa

9:47 am in Asia, Berita by Fajri Gelu

Mayoritas bursa saham Asia anjlok akibat tidak adanya kepastian dari Uni Eropa. Pelaku pasar mulai meragukan akan adanya kesepakatan para pemimpin Eropa dalam program penanganan krisis di kawasan tersebut, apalagi setelah adanya pembatan KTT hari ini.

Indeks MSCI Asia Pacific tertekan 0,9% ke posisi 118,30. Indeks Nikkei 225 dan Kospi masing-masing turun 0,9%. Indeks S&P/ASX 200 melemah tipis 0,04%, dan indeks Hang Seng melemah 1,25%.

Saham Nissan Motor Co yang 15% pendapatannya diperoleh dari Eropa, tergerus 2,5%. Lalu, saham pemasok bahan bangunan James Hardie Industries SE yang tumbang 1,2% di Sydney, setelah indeks kepercayaan konsumen AS dan harga rumah jatuh, adalah saham-saham yang telah menyeret bursa Asia ke zona merah.

Jepang Siapkan Pinjaman Bagi Perusahaan di Thailand

9:54 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Markas Toyota di Jepang

Banjir besar yang melanda Thailand membuat perusahaan-perusahaan Jepang yang berada di negeri gajah putih tersebut mengalami kerugian besar.

Perusahaan otomotif Jepang seperti Toyota Motor Corp. dan Nissan Motor Co. terpaksa menutup perusahaan dan dealernya di Thailand akibat banjir terparah dalam 50 terakhir ini.

Thailand merupakan pangsa pasar utama perusahaan otomotif Jepang dengan total penjualan sekitar 6.000 unit kendaraan per hari. Bencana banjir tersebut tentu akan mempengaruhi Jepang yang saat ini sedang berjuang memperbaiki kerusakan akibat tsunami serta menekan kenaikan yen yang berlebihan terhadap dolar.

Rencananya, Jepang akan memberi pinjaman dalam bentuk bath ke perusahaannya yang beroperasi di Thailand melalui Thailand Central Bank dengan obligasi sebagai jaminan.

 

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!