Arsip : SSIA.IDX

SSIA Siapkan IPO Nusa Raya Cipta

1:59 pm in Berita, Bursa by Ririen Restya Sagita

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) tengah menyiapkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) untuk anak usahanya PT Nusa Raya Cipta. Dalam IPOnya, Nusa Raya Cipta akan melepas sekitar 20% sampai 30% dari modal yang ditempatkan kepada publik. Hasil IPO Nusa Raya Cipta diperkirakan mencapai Rp200 miliar hingga Rp300 miliar. Read the rest of this entry →

BEI Luncurkan Indeks Baru

9:02 am in Berita, Bursa by Siti Nurjanah

Terhitung hari ini, Kamis (31/1/2012), Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan kemungkinan adanya tambahan indeks baru di sektor infrastruktur sebanyak 18 saham. Bahkan, BEI telah menjalin kerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) guna merilis indeks harga saham bernama Indeks SMinfra18. Indeks SMinfra18 bertujuan untuk mengukur kinerja ke-18 saham di sektor infrastruktur. Read the rest of this entry →

Inilah 8 Saham Pendatang Baru di Indeks LQ45

10:27 am in Berita, Bursa by Ririen Restya Sagita

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan 8 pendatang baru yang tergabung dalam Indeks saham unggulan LQ45 untuk periode perdagangan Februari-Juli 2013. Read the rest of this entry →

SSIA Lampaui Target Laba 2012

3:37 pm in Berita, Bursa by Ririen Restya Sagita

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) berhasil memperoleh laba di atas Rp700 miliar sepanjang tahun 2012. Nilai tersebut melebihi target laba perseroan tahun 2012 sebesar Rp650 miliar. Jika dibandingkan dengan laba SSIA pada tahun 2011 sebesar Rp252 miliar, laba perseroan tahun lalu meningkat hingga lebih dari 3 kali lipat. Read the rest of this entry →

SSIA Raih Kenaikan Laba 180,5%

3:35 pm in Berita, Bursa by Fajri Gelu

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) pada semester I 2012 ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 372 miliar, atau melonjak hingga 180,5% dari laba bersih periode sama tahun lalu sebesar Rp 132,6 miliar. Capaian ini juga merupakan 67% dari total target laba bersih tahun ini yang sebesar Rp 550 miliar. Adapun kenaikan laba bersih ini didukung oleh pendapatan usaha perseroan yang naik 14,6% menjadi Rp 1,766 triliun. Pendapatan usaha perseroan ini antara lain berasal dari penjualan lahan industri seluas 67,2 hektare senilai Rp 553,8 miliar, usaha perhotelan memberikan kontribusi sebesar Rp 200,4 miliar, dan jasa konstruksi memberikan kontribusi Rp 947,4 miliar.

IHSG Dibuka Melemah Tipis

9:59 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

Dalam pembukaan perdagangan awal sesi I hari ini, Kamis (24/5/2012), IHSG melemah 2,557 poin (0,07%) ke level 3.979,021, sedangkan Indeks LQ45 turun tipis 0,630 poin (0,09%) ke level 673,256.

Sebelumnya dalam perdagangan preopening, IHSG turun tipis 3,667 poin (0,09%) ke level 3.977,911, dan hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah tipis 1,801 poin (0,05%) ke level 3.979,777.

Sementara itu situasi bursa-bursa Asia pagi hari ini bergerak dua arah. Indeks Komposit Shanghai menguat 8,30 poin (0,35%) ke level 2.371,74, Indeks Hang Seng turun 83,84 poin (0,45%) ke level 18.702,35, Indeks Nikkei 225 naik tipis 0,56 poin (0,01%) ke level 8.557,16, dan Indeks Straits Times naik 6,78 poin (0,24%) ke level 2.787,20.

Top losers :
- United Tractors Tbk (UNTR) turun 2,35% ke Rp 24.850.
- Trada Maritime Tbk (TRAM) turun 2,3% ke Rp 850.
- Krakatau Steel Tbk (KRAS) turun 1,37% ke Rp 720.

Top gainers :
- Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 2,12% ke Rp 16.850.
- Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) naik 1,96% ke Rp 1.040.

Seluruh Sektor Lemahkan Indeks Pagi Ini

10:03 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

Dalam pembukaan perdagangan awal pekan pagi ini, Senin (7/5/2012), IHSG anjllok 39,765 poin (0,95%) ke level 4.176,916, sedangkan Indeks LQ45 terpangkas 10,119 poin (1,41%) ke level 706,097.

Sebelumnya dalam perdagangan preopening, IHSG turun 39,456 poin (0,94%) ke level 4.177,225, dan hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terpangkas lebih dalam 79,194 poin (1,88%) ke level 4.137,487.

Terdapat 145 saham yang jatuh, dimana hanya 5 saham yang naik, dan 33 saham lainnya stagnan. Seluruh sektor kompak memerah, dipimpin sektor konstruksi yang terpangkas 2,33%, dan sektor infrastruktur yang terkoreksi 2,22%.

Top losers :
- Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) turun 4,08% ke Rp 235.
- Indika Energy Tbk (INDY) turun 3,29% ke Rp 2.100.
- Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) turun 2,94% ke Rp 1120.

Top gainers :
- Pakuwon Jati Tbk (PWON) naik 1,01% ke Rp 197.
- Indosat Tbk (ISAT) naik 0,51% ke Rp 4.900.

SSIA Akan Bagi Dividen Rp 30 M

4:48 pm in Berita, Bursa by Fajri Gelu

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) pada tahun ini rencananya akan membagikan dividen tunai sebesar 20% dari laba bersih 2011 atau setara Rp 51,4 miliar. Johannes Suriadjaja selaku direktur Utama SSIA menuturkan, pada tahun lalu perseroan telah membagi dividen interim sebesar Rp 4,5 per saham atau total senilai Rp 21,17 miliar. Maka pada tahun ini pembagian sisa dividen adalah sebesar Rp 6,44 per saham atau total senilai Rp 30 miliar. Adapun sepanjang 2011 SSIA membukukan laba bersih sebesar Rp 222,7 miliar, melonjak 89,4% dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 117,6 miliar.

SSIA Akan Terbitkan Obligasi Rp 700 M

3:50 pm in Berita, Bursa by Fajri Gelu

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) rencanaya akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 500 miliar – Rp 700 miliar. Obligasi tersebut direncanakan akan efektif di kuartal III mendatang. Senior Finance & Accounting Manager SSIA, Sonny Satia Nagara menjelaskan, obligasi tersebut akan memakai buku April 2012, maka kemungkinan efektif Oktober nanti. Indo Premier dan Mandiri Sekuritas telah ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Obligasi tersebut bertenor sekitar 5 tahun, yang dananya nanti akan digunakan untuk akuisisi tanah dan pengembangan usaha, serta untuk membiayai belanja modal/capex perseroan tahun ini. SSIA menganggarkan belanja modal sebesar Rp 900 miliar, dimana sebesar Rp 500 miliar untuk pengembangan usaha, sebesar Rp 150 miliar untuk pembangunan Surya Semesta Square, Rp 150 miliar untuk anggaran hotel, Rp 50 miliar untuk konstruksi, dan Rp 50 miliar lagi untuk penyelesaian Hotel Gran Melia. Dana capex ini tidak termasuk pembelian lahan industri.

SSIA Raih Kenaikan Laba 89,4% Di Q1 2012

9:01 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) sepanjang kuartal I 2012 ini membukukan laba bersih sebesar Rp 222,7 miliar, atau melonjak 89,4% jika dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 117,6 miliar. Utari Sulistiowati selaku Corporate Public Relation SSIA mengungkapakan, laba bersih ini sebagian besar dikontribusikan oleh divisi kawasan industri yang membukukan penjualan lahan seluas 43,5 hektar dengan harga rata-rata US$ 84,4 per meter persegi, atau totalnya mencapai Rp 335,9 miliar.

Meskipun membukukan kenaikan laba bersih, pendapatan perseroan justru mengalami penurunan sebesar 9,6% menjadi Rp 883 miliar pada kuartal I 2012 dari Rp 976,8 miliar pada periode yang sama tahun lalu. penurunan pendapatan tersebut terjadi seiring dengan penurunan kontribusi divisi usaha properti dan perhotelan. Untuk perhotelan turun 10,5% menjadi Rp 96,5 miliar dari semula Rp 107,8 miliar. Untuk unit usaha properti yang mencakup juga kawasan industri, secara keseluruhan turun 31,8% menjadi Rp 369,4 miliar dari periode yang sama sebelumnya yang sebesar Rp 541,8 miliar.

IHSG Bertambah 14 Poin Di Awal Sesi I

10:44 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

Dalam pembukaan perdagangan sesi I hari ini, Rabu (18/4/2012), IHSG dibuka menguat 14,901 poin (0,35%) ke level 4.172,266, sedangkan indeks LQ 45 dibuka naik 3,757 poin (0,52%) ke level 712,758.

Ada 113 saham yang berhasil naik, 12 saham yang masih terkoreksi, dan 54 saham lainnya masih stagnan. Sepuluh sektor melaju, dimpimpin sektor pertambangan  dengan kenaikan 1,46%, disusul sektor perdagangan yang maju 1%.

Top gainers :
- Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) naik 3,17% ke Rp 650.
- Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) naik 3,1% ke Rp 6.650.
- Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)naik 2,29% ke Rp 31.300.

Top losers :
- Agung Podomoro Land Tbk (APLN) turun 1,27% ke Rp 390.
- XL Axiata Tbk (EXCL) turun 0,95% ke Rp 5.200.

IHSG Bertahan Di Level 4.001 Sore Ini

4:29 pm in Berita, Bursa by Fajri Gelu

Dalam penutupan perdagangan sore ini, Kamis (19/1/2012), IHSG naik 22,945 poin (0,57%) ke level 4.001,073. Sementara Indeks LQ 45 ditutup menguat 4,708 poin (0,67%) ke level 705,914.

145 saham naik, sisanya 104 saham turun, dan 111 saham stagnan, dengan frekuensi transaksi mencapai 169.077 kali pada volume 12,884 juta lot saham senilai Rp 6,905 triliun. Foreign net buy tercatat senilai Rp 859,533 miliar.  Enam sektor menanjak, dipimpin sektor industri dasar dengan kenaikan 1,61%, disusul sektor manufaktur yang naik 1,15%.

Top gainers :
- Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) naik 10,45% ke Rp 740.
- Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) naik 10% ke Rp 11.000.
- Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 6,5% ke Rp 2.475.

Top losers :
- Mustika Ratu Tbk (MRAT) turun 6,9% ke Rp 540.
- Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) turun 6,67% ke Rp 840.

SSIA Ekspansi Lahan Industri 1.000 Ha

11:18 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dalam keterbukaan informasinya menyampaikan rencana  ekspansi dengan menambah ijin lahan industri dan akuisisi lahan industri baru sekurang-kurangnya 1.000 hektar.

Pendanaan untuk ekspansi tersebut akan menggunakan internal kas dan pembiayaan dari luar, seperti pengeluaran saham baru atau dengan menerbitkan obligasi. Manajemen SSIA membantah kabar Sampoerna yang akan membeli 5% saham rights issue tersebut.

SSIA Cetak Order Book 120 H

9:31 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), pada 31 Desember 2011 mencatat order book untuk tahun 2012 sebesar 120 hektar dengan harga rata-rata penjualan sebesar US$ 83 per M2.  Order itu diperoleh melalui anak perusahaannya, PT Suryacipta Swadaya, pengembang dan pengelola kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang Timur (Suryacipta). Order book ini merupakan komitmen penjualan dari tahun 2011 yang belum dibukukan di tahun 2011 dan dibawa (carry-forward) ke tahun 2012.

Penambahan atas order book tahun 2012 ini, berasal dari komitmen penjualan lahan industri yang didapat di penghujung tahun 2011 dari PT Isuzu Motor Indonesia. Sebagian besar dari order book sebesar 120 hektar tersebut diharapkan akan dapat dibukukan di tahun 2012 ini. Harga penawaran lahan industri di Suryacipta City of Industry di awal tahun 2012 ini telah mencapai US$110 per M2. Perseroan memiliki ijin lahan industri seluas 1.400 hektar (gross area).

IHSG Memerah Seiring Melamahnya Bursa Global

10:00 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

Dalam perdagangan awal hari ini, Kamis (29/12/2011), sampai dengan pukul 9.35 waktu JATS, IHSG telah turun 24,046 poin (0,64%) ke level 3.745,168. Sementara Indeks LQ 45 terkoreksi 5,600 poin (0,84%) ke level 657,977.

Sebelumnya dalam pembukaan IHSG terpangkas hingga 29,988 poin (0,80%) ke level 3.739,226. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 7,561 poin (1,13%) ke level 656,131. Pelemahan indeks pagi ini dipicu koreksi yang terjadi di bursa global dengan volume perdagangan tetap relatif kecil.

Ada 35 saham yang berhasil menguat, dengan 81 saham yang melemah, serta 57 saham stagnan. Volume perdagangan hanya 210 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp Rp 196, 673 miliar.

Sepuluh sektor serentak memerah. Tiga sektor dengan penurunan terbesar di antaranya, sektor perdagangan turun 0,2%, sektor agrikultur turun 0,31%, dan sektor konstruksi turun 0,35%.

Top losers di antaranya :
- BFI Finance Indonesia (BFIN) turun 3,57% menjadi Rp 5.400.
- Surya Semesta Internasional (SSIA) turun 2,86% menjadi Rp 680.
- Agung Podomoro Land (APLN) turun 2,86% menjadi Rp 340.

Top gainers :
- Capitalinc Investment (MTFN) naik 8,70% menjadi Rp 375.
- Mulia Industrindo (MLIA) naik 8,05% menjadi Rp 470.
- Bintang Mitra Semesta (BMSR) naik 7,32% menjadi Rp 220.

IHSG Melesat Menutup Pekan

4:42 pm in Berita, Bursa by Fajri Gelu

Mengakhiri perdagangan pekan ini, Jumat (16/12/2011), IHSG ditutup menguat hingga 66,814 poin (1,81%) ke level 3.768,354. Indeks LQ 45 juga menguat 13,231 (2,04%) ke level 663,306.

Ada 184 saham naik, 54 saham turun, dan 69 saham stagnan, dengan frekuensi transaksi mencapai 137.597 kali pada volume 6,3 miliar lembar saham senilai Rp 4,7 triliun.

Mayoritas sektor kompak menghijau. Adapun sektor-sektor yang mengalami kenaikan tertinggi siang ini antara lain: sektor industri lain-lain naik 3,09%, sektor keuangan naik 3,01%%, dan sektor perdagangan yang naik 2,10%.

Top gainer antara lain :
- Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 250 menjadi Rp 6.700.
- Astra International (ASII) naik Rp 2.100 menjadi Rp 71.150.
- BRI (BBRI) naik Rp 300 menjadi Rp 6.800.
- BCA (BBCA) naik Rp 200 menjadi Rp 8.000.

Top losers diantaranya :
- Internusa (SSIA) turun Rp 10 menjadi Rp 620.
- Jasa Marga (JSMR) turun Rp 75 menjadi Rp 4.150.
- Media Nusantara Citra (MNCN) turun Rp 10 menjadi Rp 1.320.
- XL Axiata (EXCL) turun Rp 25 menjadi Rp 4.350.

IHSG Perkasa Di Jumat Siang

11:49 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

Dalam penutupan perdangan di sesi I siang ini, Jumat )16/12/2011), IHSG melonjak 56,078 poin (1,51%) ke level 3757,618. Indeks LQ 45 juga naik 11,532 poin (1,77%) ke level 661,607.

Ada 165 saham yang berhasil naik, 47 saham turun, 63 lainya masih stagnan, dengan volume transaksi sebanyak 3,207 miliar saham senilai Rp 1,882 triliun.

Sembilan sektor menguat, dipimpin sektor industri lain-lain yang naik 3,87%, lalu sektor keuangan yang menanjak 2,60%.

Top gainer antara lain :
- Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 menjadi Rp 6.600.
- Astra International (ASII) naik Rp 2.900 menjadi Rp 71.950.
- BRI (BBRI) naik Rp 200 menjadi Rp 6.700.
- United Tractor (UNTR) naik Rp 800 menjadi Rp 24.850.

Top losers diantaranya :
- Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.225.
- Jasa Marga (JSMR) turun Rp 75 menjadi Rp 4.150.
- Surya Semesta Internusa (SSIA) turun Rp 10 menjadi Rp 620.

SSIA Incar Pendapatan Rp 3,1 T Tahun Depan

4:52 pm in Berita, Bursa by Fajri Gelu

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) pada tahun 2012 mendatang menargetkan pendapatan bisa tumbuh sekitar 24% menjadi Rp 3,1 triliun, naik dari tahun ini yang diperkirakan mencapai Rp 2,5 triliun.

Adapun per September 2011, pendapatan usaha perseroan telah mencapai Rp 2,72 triliun atau naik 84,45%. Meski beban langsung perseroan naik 85,39% menjadi Rp 1,59 triliun, laba kotor perseroan tetap tumbuh 81,62%  menjadi Rp 577,59 miliar.

SSIA Bagi Dividen Rp 4,5 per Saham

8:57 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) akan membagikan dividen interim 2011 sebesar Rp 4,5 per saham. Pembagian dividen interim 2011 ini berdasarkan rapat direksi atas persetujuan dewan Komisaris pada 25 Oktober 2011.

Recording date yang berhak atas dividen interim pada 17 November 2011. Pelaksanaan pembayaran dividen akan dilakukan pada 1 Desember 2011. Pada perdagangan saham kemarin, saham SSIA ditutup naik 15 pon ke level Rp415 per saham dengan frekuensi 435 kali senilai Rp7,07 miliar.

SSIA Kumpulkan Laba Bersih Rp 183 Miliar

8:35 am in Berita, Bursa by Fajri Gelu

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) berhasil mengumpulkan laba bersih Rp183 miliar pada kuartal III 2011, meningkat 336% dibanding kuartal III tahun 2010 Rp 42 miliar.

Adapun untuk pendapatan usaha, emiten properti, konstruksi dan perhotelan ini membukukan sebesar Rp2,1 triliun atau naik 84% dibandingkan periode yang sama tahun 2010 sebesar Rp1,178 triliun.

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!