Arsip : survey

Survey: Apple Kehilangan Sentuhan Inovasinya

9:21 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Logo Apple pada iPad

Apple selama ini dikenal sebagai salah satu perusahaan teknologi yang penuh dengan inovasi. Namun, kemampuan Apple untuk terus berinovasi mulai diragukan. Read the rest of this entry →

Kanada, Negara G20 Terbaik Untuk Wanita

10:39 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Rona Ambrose, Politisi Wanita di Kanada

Trustlaw mengadakan survey mengenai negara tempat tinggal terbaik dan terburuk bagi wanita. Survey tersebut hanya diadakan untuk negara-negara anggota G20.

Hasil survey dari Trustlaw menunjukkan bahwa Kanada merupakan negara tempat tinggal terbaik bagi wanita. Sementara itu, India tercatat sebagai negara yang paling buruk dalam memperlakukan penduduk wanita.

Kanada menduduki peringkat teratas dalam survey tersebut karena dianggap menganut paham kesetaraan gender, memiliki akses kesehatan yang baik, serta melindungi wanita dari tindak kekerasan dan eksploitasi berlebihan.

Sebaliknya, India dianggap sebagai negara terburuk karena banyaknya kasus pernikahan dini, perbudakan, kekerasan bahkan pembunuhan yang terjadi pada penduduk wanita di negeri tersebut. Penduduk wanita seringkali dianggap memiliki derajat yang lebih rendah dibanding pria di India.

Jerman, Inggris, Australia, Perancis dan Amerika Serikat menempati peringkat kedua sampai keenam sebagai negara tempat terbaik bagi wanita sedangkan Arab Saudi, Indonesia, dan Afrika Selatan tercatat sebagai negara-negara terburuk setelah India.

Trustlaw menyatakan bahwa meskipun tingkat pendidikan penduduk wanita di Arab Saudi tergolong tinggi, namun mereka tidak mendapat hak-hak yang setara dengan penduduk pria sehingga Arab Saudi masuk ke dalam kelompok negara terburuk bagi wanita.

via Reuters : Canada best G20 country to be a woman, India worst

iPad Kuasai 65% Penjualan Tablet Secara Global

12:03 pm in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

iPad

ABI Research, sebuah perusahaan peneliti pasar di Amerika Serikat, merilis hasil survey mengenai angka penjualan tablet komputer secara global.

Hasil survey dari ABI Research menunjukkan bahwa produk tablet besutan Apple, iPad, masih mendominasi pasar tablet dunia dengan angka penjualan sebesar 11,8 juta unit. Dengan angka penjualan tersebut, iPad telah berhasil menguasai sekitar 65% pasar tablet dunia di kuartal pertama 2012.

Samsung Electronics Co berada di posisi kedua dengan total penjualan produk Samsung Galaxy Tab sebesar 1,1 juta unit. Angka penjualan tablet Samsung telah mengalahkan Kindle Fire besutan Amazon yang mengalami penurunan penjualan hingga 80% dibanding kuartal sebelumnya.

Menurut ABI Research, angka penjualan tablet secara global pada kuartal pertama tahun ini telah mencapai 18,2 juta unit. Jumlah tersebut meningkat sebesar 185% dibanding penjualan tablet pada kuartal yang sama tahun lalu, namun menurun 33% jika dibandingkan dengan periode Oktober-Desember 2011.

via The Times of India : Apple’s iPad tops global tablet market: Survey

 

Iklan di Facebook Hanya Efektif Bagi 20% Pengguna Situs

1:03 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Logo Facebook

Iklan yang ditampilkan di Facebook ternyata kurang mampu menarik minat para pengguna situs tersebut untuk membeli produk yang diiklankan.

Berdasarkan hasil survey dari Reuters/Ipsos, hanya 1 dari 5 pengguna Facebook yang pernah membeli produk tertentu berdasarkan iklan atau komentar yang ditampilkan di situs jejaring sosial terbesar di dunia tersebut.

Sementara itu, 80% pengguna lainnya mengaku tidak pernah membeli produk yang diiklankan di Facebook. Hasil survey tersebut menjadi suatu pukulan berat bagi Facebook yang sebagian besar pendapatannya berasal dari display ads atau tampilan iklan secara online.

Pada tahun 2011 lalu, jumlah display ads yang dipasang di Facebook telah mengungguli rival-rivalnya seperti Yahoo, Google, serta Microsoft. Menurut ComScore, Facebook berhasil menguasai 28% display ads di AS, mengalahkan Yahoo (11%), Microsoft (4,5%), serta Google (3,6%) pada tahun 2011 lalu.

Hasil survey Reuters juga menunjukkan bahwa sekitar 34% pengguna Facebook mulai mengurangi lama kunjungannya ke situs jejaring sosial tersebut. Survey yang diadakan mulai tanggal 31 Mei hingga 4 Juni 2012 itu diikuti oleh 1.032 orang penduduk AS dan memiliki interval kredibilitas kurang lebih 3,5%.

via Reuters : Facebook comment, ads don’t sway most users: poll

Konsumen Lebih Pilih Mobil yang Hemat Bahan Bakar

2:04 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Toyota Prius, Mobil Hibrida Terpopuler di Dunia

Tingginya harga minyak dunia saat ini ternyata memberi pengaruh besar terhadap gaya hidup masyarakat global. Hasil survey menunjukkan bahwa konsumen lebih memilih mobil yang hemat bahan bakar dibanding yang berkecepatan tinggi.

Berdasarkan hasil survey dari majalah Consumer Reports, 37% konsumen menyatakan bahwa tingkat kehematan bahan bakar adalah hal yang pertama kali mereka pertimbangkan ketika akan membeli mobil.

Sementara itu, sekitar 17% responden menyatakan mengutamakan kualitas, 16% mengutamakan tingkat keamanan, sedangkan 14% lainnya lebih mementingkan harga sebagai faktor pertimbangan utama sebelum membeli mobil.

Dalam survey tersebut, lebih dari 90% responden mengaku mereka ingin memiliki mobil yang lebih hemat bahan bakar karena tingginya harga BBM saat ini. Harga BBM di Amerika Serikat memang tercatat mengalami kenaikan sekitar US$3 sampai US$4 per galon setiap tahun.

Hasil survey saat ini berbeda dengan hasil survey mengenai faktor-faktor pertimbangan utama dalam memilih mobil yang diadakan beberapa tahun lalu. Saat itu, sebagian besar calon pembeli mobil lebih mengutamakan kualitas atau harga dalam memilih jenis mobil tertentu.

via autoblog : Survey Says : Fuel economy is #1 factor when buying a car

28% Penduduk Usia Muda di Jepang Pernah Berniat Bunuh Diri

10:32 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Hutan Aokigahara, Tempat Bunuh Diri Terkenal di Jepang

Berdasarkan hasil survey dari pemerintah Jepang, sekitar 28,4% penduduk berusia sekitar 20 tahunan di negerinya pernah berniat untuk bunuh diri.

Tingkat keinginan bunuh diri di usia tersebut meningkat hingga 3,8% dibanding hasil survey tahun 2008 lalu. Penduduk dari golongan usia 20 tahunan memiliki keinginan bunuh diri paling banyak dibanding golongan usia lainnya.

Pemerintah Jepang mencatatkan bahwa keinginan untuk bunuh diri pernah dirasakan oleh 25% penduduk usia 30 tahunan, 27,3% penduduk usia 40-an, 25,7% penduduk usia 50-an dan 15,7% penduduk usia 70-an.

Jepang memang terkenal sebagai salah satu negara dengan tingkat bunuh diri terbesar di dunia. Kehilangan pekerjaan dan depresi menjadi beberapa faktor utama penyebab terjadinya kasus bunuh diri di negara tersebut.

Berdasarkan data dari pemerintah Jepang, bunuh diri merupakan penyebab kematian utama penduduk pria berusia 20-44 tahun di Jepang pada tahun 2006 lalu. Pada tahun tersebut, perbandingan kasus bunuh diri yang terjadi pada penduduk pria dan wanita adalah sekitar 71% berbanding 29%.

via Daily Yomiuri Online : 30% of Japanese in their 20s have pondered suicide

150 Juta Penduduk Dunia Ingin Pindah ke AS

9:46 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Pemandangan Kota New York, AS

Hasil survey yang diadakan oleh Gallup, sebuah perusahaan penelitian dan konsultasi, menunjukkan bahwa 13% penduduk dunia atau sekitar 640 juta orang ingin pindah dari negaranya saat ini.

Dari jumlah tersebut, 150 juta di antaranya menyatakan ingin pindah ke Amerika Serikat. Menurut Gallup, AS memang menjadi salah satu tempat tujuan imigrasi terpopuler sejak survey pertama kali diadakan pada tahun 2007 silam.

Mayoritas penduduk yang ingin pindah ke AS berasal dari negara-negara Asia seperti China, India, dan Bangladesh. Berdasarkan hasil survey, jumlah penduduk China yang ingin pindah ke AS mencapai 22 juta orang, India 10 juta orang, dan Bangladesh 8 juta orang. Negara non-Asia dengan jumlah keinginan migrasi ke AS terbesar adalah Nigeria (17 juta) dan Brazil (7 juta).

Namun, AS bukan satu-satunya negara impian yang ingin ditinggali oleh sebagian besar penduduk dunia. Hasil survey dari Gallup menunjukkan bahwa Inggris, Kanada, Perancis, dan Arab Saudi juga merupakan negara tujuan imigrasi yang cukup populer di kalangan penduduk dunia. Tercatat 45 juta penduduk dunia ingin pindah ke Inggris, 43 juta ingin ke Kanada, 32 juta ke Perancis, sementara 31 juta lainnya mendambakan tinggal di Arab Saudi.

via The Times of India : 10 million Indians wish to migrate to US: Gallup poll

11% Bujangan Lebih Pilih iPad Baru Dibanding Pacar Baru

4:29 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Seorang Pria Dengan iPad Terbaru

Hasil survey menunjukkan bahwa 11% pria tanpa pasangan lebih memilih mendapatkan iPad terbaru dibanding mendapatkan pacar baru.

Lebih lanjut, hasil survey juga menunjukkan bahwa 3% pria bersedia meninggalkan pasangannya demi mendapatkan tablet dengan retina display buatan Apple tersebut.

Berbeda dengan pria, sekitar 84% wanita mengaku lebih suka mendapat pacar baru daripada memiliki iPad. Sementara itu, 44% responden mengaku pernah menggunakan aplikasi pada gadget untuk mengatasi permasalahan dengan pasangannya.

Survey mengenai pilihan seseorang antara gadget atau pasangan itu diadakan oleh sebuah situs kasino online, Royalcasino.com, dan diikuti oleh 600 responden yang merupakan pengunjung dari situs tersebut.

Menurut salah seorang juru bicara Royalcasino.com, iPad terbaru memang memiliki berbagai fungsi, tetapi ada beberapa hal tentang percintaan yang tidak bisa dilakukan oleh teknologi canggih semacam itu. Namun, kepopuleran iPad terbaru sepertinya begitu dahsyat hingga sebagian pria lebih memilih untuk tidak menjalin hubungan dengan para gadis demi gadget tersebut.

via Yahoonews : Men prefer iPad to girls – poll

2020, Smartphone Akan Gantikan Kartu Kredit dan Uang Tunai

2:40 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Berbagai Jenis Smartphone

Smartphone saat ini mulai digunakan oleh banyak orang untuk menggantikan fungsi komputer dan laptop. Menurut sebagian besar pengguna internet, fungsi smartphone akan semakin berkembang hingga bisa menggantikan kartu kredit dan uang tunai mulai tahun 2020 mendatang.

Pernyataan tersebut diambil dari hasil survey yang dilakukan oleh Pew Internet & American Life Project terhadap 1.021 pengguna internet dan ahli teknologi. Tercatat 65% responden percaya bahwa smartphone akan digunakan sebagai alat pembayaran secara umum pada tahun 2020.

Masyarakat akan mulai menggunakan smartphone untuk berbagai transaksi seperti membeli aplikasi, membayar tagihan, sampai berbelanja di kebutuhan sehari-hari.

Pernyataan tersebut didukung oleh survey yang dilakukan oleh comScore pada bulan Desember tahun lalu. Hasil survey comScore menunjukkan bahwa saat ini sekitar 38% pemilik smartphone telah menggunakan smartphone mereka untuk berbelanja sesuatu.

Meski demikian, seorang ahli dari FutureWei Technologies, Peter J. McCan, menyatakan tidak setuju dengan ide tentang pemanfaatan smartphone sebagai alat pembayaran untuk menggantikan kartu kredit dan uang tunai. Menurut McCan, sistem transaksi tersebut sangat tidak aman sehingga berpotensi merugikan konsumen.

via CNN : Experts: Most people will make purchases via phones by 2020

64% Penduduk Inggris Merasa Biaya Olimpiade Terlalu Mahal

1:36 pm in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Olimpiade London 2012

BBC mengadakan survey mengenai pendapat penduduk Inggris tentang besar biaya yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan Olimpiade 2012.

Hasil survey tersebut menunjukkan bahwa 64% penduduk Inggris merasa pajak yang mereka bayar untuk menutupi biaya Olimpiade terlalu besar. Meski demikian, 55% penduduk Inggris percaya bahwa Olimpiade akan membawa nilai positif bagi Inggris.

Berdasarkan hasil survey, juga diketahui bahwa penduduk yang tempat tinggalnya semakin jauh dari London semakin merasa bahwa biaya Olimpiade yang diambil dari pajak terlalu besar. Sementara itu, sebagian besar dari mereka tidak merasa bahwa kompetisi olahraga tingkat dunia tersebut akan membawa manfaat bagi Inggris.

Olimpiade 2012 akan diselenggarakan di London, Inggris, mulai tanggal 27 Juli sampai dengan 12 Agustus 2012. Untuk meramaikan pesta olahraga terbesar di dunia itu, pemerintah Inggris telah menghias berbagai sudut kota London dengan tema Olimpiade, termasuk membuat logo Olimpiade raksasa sepanjang 50 meter dari 25.000 tangkai bunga di London Royal’s Botanic Garden.

via BBC News : London 2012: Taxpayers ‘have paid too much for Olympics’

55% Karyawan di Dunia Berniat Ganti Pekerjaan

2:49 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Suasana sebuah Kantor di AS

Hasil survey yang diadakan oleh sebuah situs karir dan pekerjaan, monster.com, menunjukkan bahwa 55% karyawan di seluruh dunia tengah mempertimbangkan untuk berganti pekerjaan.

Sementara itu, 30% responden lainnya menyatakan bahwa mereka kemungkinan akan pindah kerja jika mendapatkan karir yang lebih baik. Inggris tercatat sebagai negara dengan tingkat keinginan pindah kerja tertinggi yaitu yaitu 62%.

Hanya sekitar 15% responden menyatakan bahwa karir mereka tetap nyaman dan tidak terpengaruh oleh kondisi perekonomian yang tidak pasti seperti saat ini.

Menanggapi hasil survey tersebut, seorang ahli di bidang karir dari monster.com, Charles Purdy, menyatakan bahwa setiap karyawan harus melakukan riset mendalam dan membuat target yang realistis sebelum benar-benar memutuskan untuk meniti karir baru.

Berbagai aspek positif dan negatif harus dipertimbangkan secara matang sebelum mengambil pekerjaan baru. Pasalnya, tak jarang karyawan merasa menyesal telah meninggalkan pekerjaan yang lama karena pekerjaan barunya tak sesuai dengan harapan.

via Businessnews Daily : Workers Worldwide Itching for a Career Change

1 Dari 5 Penduduk AS Belum Gunakan Internet

11:45 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Tampilan Halaman Depan Google

Internet kini telah menjadi salah satu kebutuhan dasar bagi sebagian orang di berbagai belahan dunia. Namun, hasil survey menunjukkan bahwa 1 dari 5 orang di Amerika Serikat masih belum menggunakan internet.

Sekitar 48% dari kalangan bukan pengguna internet di AS menyatakan bahwa mereka tidak membutuhkan internet dan tidak ingin menggunakan internet untuk mengakses informasi ataupun berkomunikasi.

Hanya 20% dari mereka yang menyatakan tahu mengenai internet dan bisa mengaksesnya jika mereka mau. Sementara itu, 10% lainnya mengungkapkan keinginan untuk mengakses internet di masa yang akan datang.

Sebagian besar penduduk AS yang tidak menggunakan internet berasal dari kalangan perekonomian lemah dengan pendidikan yang rendah. Beberapa dari mereka mengaku tidak bisa mengakses internet karena terlalu mahal dan terlalu sulit.

Survey tersebut diadakan oleh Pew Internet & American Life Project, sebuah organisasi yang mengadakan survey tentang berbagai hal di Amerika Serikat. Sekitar 2.260 penduduk AS berusia 18 tahun ke atas mengikuti survey yang diadakan Pew melalui telepon rumah dan ponsel.

via CNN : Why one in five U.S. adult don’t use the internet

Kalimat-Kalimat yang Membuat Stres Pegawai di Jepang

11:26 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Suasana Jam Sibuk di Kawasan Shibuya, Jepang

Lion Corp, produsen produk-produk rumah tangga di Jepang, mengadakan survey secara online tentang kalimat atau ucapan dari atasan yang paling membuat para pekerja merasa tertekan.

Survey tersebut diikuti oleh 500 karyawan pria dan wanita berusia 20 tahunan yang telah bekerja selama 2 tahun. Hasil survey menunjukkan bahwa sekitar 35,2% karyawan merasa tertekan ketika atasannya bertanya, “Kau mengerti apa yang kukatakan?”.

Sementara itu, sekitar 24% karyawan mengaku stres ketika seniornya mengatakan, “Kau tidak mengerti ini?”, dan 23,6% lainnya merasa tertekan ketika dibilang “Aku berharap banyak padamu”.

Hasil survey tersebut mungkin mengejutkan bagi para atasan dan karyawan senior di Jepang karena ternyata karyawannya merasa tertekan dengan kalimat-kalimat sepele seperti di atas.

Berdasarkan hasil survey, salah satu cara yang paling sering digunakan oleh karyawan di Jepang untuk mengatasi rasa tertekan adalah berkomunikasi dengan orang-orang terdekat di luar lingkungan kerja.

via Daily Yomiuri Online : ‘Understand what I’m saying?’ stressing out newly hired worker

Survey: Manusia Merasa Paling Bahagia di Usia 33 Tahun

12:25 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Adam Levine (kanan) Tahun Ini Mencapai Usia 33

Berdasarkan survey dari sebuah situs di Inggris, Friends Reunited, manusia merasa paling bahagia saat mencapai usia 33 tahun. Usia 33 tahun digambarkan sebagai saat yang tepat untuk menjadi pribadi dewasa tanpa kehilangan energi masa muda.

Menurut seorang psikologis di Inggris, usia tersebut merupakan saat dimana seseorang terbebas dari kenaifan masa remaja namun masih merasakan semangat dan antusiasme yang kuat.

Di usia ke 33, masih banyak tersimpan harapan dan tujuan yang ingin dicapai dengan tetap memperhatikan kemampuan dan bakat yang ada dalam diri masing-masing. Berbeda dengan masa remaja yang cenderung mengharapkan banyak hal namun kurang memikirkan tingkat kemungkinan tercapainya harapan tersebut.

Saat ini, selebritas dunia yang mencapai usia tersebut adalah Adam Levine (personil grup band Maroon 5), Jenniver Love Hewitt, dan Katie Holmes. Berdasarkan kabar yang dirilis Yahoo, kini ketiganya tengah menikmati kesuksesan yang dibangun sejak lama.

via Time NewsFeed : Survey: People Aren’t Happiest Until They Reach Age 33

Produk Apple Dimiliki Oleh 51% Rumah Tangga di AS

11:18 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Produk-produk Apple

Dominasi Apple di kampung halamannya sendiri, Amerika Serikat, semakin kuat. Terbukti, lebih dari separuh rumah tangga di AS memiliki setidaknya satu gadget buatan perusahaan teknologi paling bernilai di dunia tersebut.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan CNBC terhadap 836 penduduk AS, tercatat sekitar 51% rumah tangga di negara tersebut memiliki produk Apple. Persentase tersebut meningkat menjadi 61% di kalangan rumah tangga yang telah memiliki anak.

Sementara itu, 25% responden dalam survey tersebut menyatakan bahwa mereka berniat membeli produk Apple tahun depan. Rata-rata kepemilikan produk Apple di setiap keluarga AS kini telah mencapai 1,6 unit.

Selama ini, jarang ada perusahaan yang mampu menanamkan brandnya dengan sangat kuat di kalangan penduduk AS. Produsen produk-produk kecil seperti bola lampu GE atau selotip 3M memang mampu menguasai lebih dari 50% konsumen di AS, namun bagi perusahaan teknologi dengan banyak rival seperti Apple, menguasai 50% pasar AS merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa.

via Mashable : Half of U.S. Households Own at Least One Apple Product [SURVEY]

68% Penduduk AS Kecewa Pada Obama Terkait Harga Minyak

8:30 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Presiden Barrack Obama

Hasil survey yang diadakan Reuters terkait harga minyak di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 68% responden merasa kecewa dengan cara Presiden Barrack Obama menangani lonjakan harga minyak. Survey tersebut diikuti oleh 606 orang responden di AS secara online mulai tanggal 26 hingga 27 Maret 2012.

Harga minyak di AS pada saat ini telah mencapai US$3,90 atau sekitar Rp35.850 per galonnya, meningkat sebanyak US$0,30 dibanding bulan sebelumnya.

Meski demikian, penduduk AS tidak sepenuhnya menyalahkan Presiden atau politisi sebagai penyebab dari kenaikan harga minyak tersebut. Sebanyak 36% responden menyalahkan perusahaan minyak karena dianggap meraup keuntungan yang terlalu besar.

26% responden lainnya beranggapan bahwa kenaikan harga minyak dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti perusahaan minyak, politisi, dan negara asing yang mengungkung dan membatasi eksplorasi minyak di wilayahnya.

Tingginya harga minyak sepertinya akan digunakan sebagai senjata oleh Partai Republik untuk mengalahkan Presiden Barrack Obama dalam pemilihan umum Presiden AS pada bulan November mendatang.

via Reuters : Americans angry with Obama over gas prices

Penduduk AS Paling Banyak Kehilangan Ponsel di Malam Hari

4:26 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Berbagai Jenis Ponsel

Lookout Mobile Security melakukan analisa tentang waktu dan tempat dimana pengguna smartphone paling sering kehilangan devicenya. Berdasarkan data yang diperoleh Lookout, diketahui bahwa mayoritas pengguna smartphone kehilangan ponselnya antara jam 9 malam hingga jam 2 pagi.

Hasil analisa Lookout tersebut menyiratkan bahwa kehidupan malam bisa menjadi salah satu penyebab hilangnya smartphone. Selain itu, selama perayaan besar seperti Natal, Tahun Baru, atau event olahraga, angka kehilangan ponsel di Amerika Serikat tercatat meningkat.

Disinggung mengenai tempat dimana kasus kehilangan smartphone paling banyak terjadi, Lookout menjawab kafe, bar, restoran, kantor, dan rumah sebagai 5 tempat teratas.

Jika dibagi berdasarkan wilayah di AS, maka Philadelphia, Oakland, Long Beach, dan Newark tercatat sebagai kota dengan jumlah kehilangan smartphone terbanyak. Secara kebetulan, beberapa kota tersebut memang memiliki tingkat kriminal yang tinggi di AS.

Penduduk AS sepertinya harus lebih waspada dalam menjaga smartphone miliknya sebab hasil survey yang diadakan oleh Symantec menunjukkan bahwa 95% orang yang menemukan smartphone di AS telah mencoba mengakses data pribadi kepunyaan pemilik smartphone yang sebenarnya.

via CNN : Which cities lost phone cell the most, and when?

Hanya 9% Penduduk AS Cari Berita dari Facebook dan Twitter

4:22 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Logo Twitter dan Facebook

Hasil survey dari Pew Research Center menunjukkan bahwa hanya ada 9% penduduk Amerika Serikat yang menggunakan Facebook dan Twitter sebagai sumber berita.

Artinya, saat ini penduduk AS masih melihat kedua situs sosial media populer tersebut sebagai sarana untuk tetap terhubung dengan teman atau kenalan masing-masing, bukan untuk mencari tahu tentang suatu kejadian secara khusus.

Berbeda dengan Facebook dan Twitter, penduduk AS sangat mempercayakan Google sebagai sumber berita. Tercatat 32% penduduk AS menggunakan Google untuk mencari berita atau informasi tentang kejadian tertentu.

Survey dari Pew Research Center juga menunjukkan bahwa cara yang paling sering digunakan oleh pengguna internet AS untuk mencari berita adalah dengan mengakses situs berita secara langsung. Sekitar 36% penduduk Amerika Serikat menggunakan cara tersebut untuk bisa membaca berita yang ingin mereka ketahui.

Cara lain yang juga digunakan adalah dengan mengakses situs pengorganisir berita, semacam situs yang memuat ringkasan berita sekaligus tautan yang menuju sumber berita, atau melalui aplikasi tertentu pada smartphone dan tablet.

via AllThingsD : Twitter and Facebook Are Tomorrow’s News Service. For Now, Though …

Survey: 66% Pengguna Internet Tertarik Beli iPad 3

2:35 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

iPad

Hasil survey yang dilakukan oleh AllThingsD menunjukkan bahwa lebih dari 66% responden ingin membeli produk terbaru Apple yang akan diperkenalkan tanggal 7 Maret mendatang – iPad 3.

Sementara itu, sekitar 17% responden mengaku sudah puas dengan iPad versi lama yang dimilikinya dan tidak tertarik untuk mencoba iPad terbaru. Hanya ada sekitar 11% yang memilih tablet selain Apple seperti Kindle Fire, Samsung Galaxy Tab, ataupun jenis tablet lainnya.

Berdasarkan hasil survey tersebut, diketahui bahwa iPad besutan Apple masih merupakan tablet yang paling diminati oleh konsumen. Sama halnya dengan iPhone, penjualan perdana iPad selalu diwarnai dengan antrian panjang dari konsumen hingga ke luar Apple Store.

Berbagai rumor beredar tentang peluncuran iPad versi terbaru. Beberapa penggemar gadget memprediksi bahwa Apple akan menipiskan ukuran frame layar untuk iPad 3. Selain itu, iPad tersebut juga kabarnya akan dilengkapi dengan retina display dan prosesor super cepat.

via AllThingsD: Survey Says: Yes on iPad 3 (“Not So Much on Final “Twilight”)

Angka Pengangguran Portugal Melonjak Jadi 14%

11:55 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Kawasan Industri Portugal

Tingkat pengangguran di Portugal, salah satu negara dengan krisis terparah di Eropa, melonjak menjadi 14% pada kuartal terakhir tahun 2011. Kini, total pengangguran di negara tersebut mencapai sekitar 771.000 orang.

Besarnya angka pengangguran tersebut meningkat dibanding yang hanya mencapai 12,6%. Jumlah pengangguran terbanyak terjadi pada kalangan usia 25 hingga 34 tahun, kemudian disusul oleh penduduk berusia 15 sampai 24 tahun.

Sebelumnya, pemerintah Portugal memperkirakan bahwa angka pengangguran pada periode tersebut hanya akan meningkat menjadi 13,4%. Kini, prediksi tersebut dianggap terlalu optimis mengingat ketatnya penghematan yang harus dilakukan oleh Portugal dengan harapan bisa mengatasi krisis.

Sementara itu, hasil survey yang dilakukan oleh Fakultas Hukum Universitas Lisbon dari Institut Eropa menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Portugal tak percaya penghematan ketat bisa membantu mengatasi krisis. Menurut mereka, penghematan berupa pemotongan gaji, peningkatan pajak, dan pengurangan investasi di bidang kesehatan dan sebagainya hanya akan memperburuk keadaan.

via The Wall Street Journal : Portugal’s Job Rates Jumps

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!