Arsip : tenaga kerja

Jumlah Pengangguran di AS Berkurang 236.000 Orang

9:15 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Contoh Pekerja di AS

Jumlah pengangguran di Amerika Serikat berkurang 236.000 orang pada Februari 2013. Dengan demikian, tingkat pengangguran di AS menurun menjadi hanya 7,7%, terendah dalam 4 tahun terakhir. Read the rest of this entry →

Google Ingin Punya 1 Juta Karyawan

10:46 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Logo Google

Raksasa internet asal Amerika Serikat, Google mengungkapkan keinginannya untuk memiliki karyawan sebanyak satu juta orang. Read the rest of this entry →

HP Akan Berhentikan 1.000 Karyawan di Jerman

8:32 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Logo HP Pavilion

Hewlett-Packard Co berniat memberhentikan sekitar 1.000 orang pekerja di Jerman dalam upayanya mengurangi 8% jumlah tenaga kerja secara global.

Menurut sebuah majalah di Jerman, WirtschaftWoche, tprodusen PC nomor 1 di dunia tersebut bermaksud memberhentikan 8.000 orang pekerja di Eropa hingga akhir tahun 2014 mendatang.

Lebih lanjut, majalah tersebut juga menuliskan bahwa posisi 1.000 karyawan HP di Jerman terancam. Saat ini, HP memiliki sekitar 300.000 tenaga kerja di berbagai belahan dunia. Namun, perusahaan asal Amerika Serikat tersebut berencana mem-PHK sekitar 27.000 pekerja guna menghemat anggaran tahunan.

Sebagian besar proses pemberhentian akan dilakukan dengan cara menerapkan pensiun dini. Berdasarkan kabar yang dirilis oleh Bloomberg, HP bisa menghemat pengeluaran sekitar US$3 miliar sampai US$3,5 miliar jika rencana PHK tersebut benar-benar diterapkan. Pada kuartal lalu, HP berhasil mengamankan predikat sebagai produsen PC nomor 1 dunia meski mengalami penurunan pendapatan sebesar 31%.

via Reuters : HP may cut up to 1,000 jobs in Germany: magazine

Maskapai Penerbangan Perancis Akan PHK 5.000 Pekerja

9:18 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Pesawat Air France

Maskapai penerbangan asal Perancis, Air France, mengumumkan bahwa perusahaannya akan memberhentikan sekitar 5.000 tenaga kerja hingga akhir 2013 mendatang.

Langkah tersebut terpaksa dilakukan Air France untuk mengurangi pengeluaran agar bisa kembali meraih keuntungan. Sama seperti maskapai penerbangan lainnya, Air France mengalami kondisi yang sulit akibat tingginya biaya bahan bakar serta menurunnya jumlah penumpang.

Tahun lalu, Salah satu maskapai penerbangan terbesar di dunia tersebut tercatat mengalami kerugian besar hingga lebih dari US$1 miliar. Sementara itu, pada kuartal pertama tahun ini, Air France sudah menderita kerugian bersih sekitar 368 juta euro (US$462 juta). Jika kondisi tersebut terus berlangsung, kerugian Air France tahun ini bisa jauh lebih besar dibanding tahun lalu.

Saat ini, Air France memiliki sekitar 53.000 karyawan di berbagai belahan dunia. Artinya, pemutusan hubungan kerja (PHK) akan menimpa hampir 10% dari keseluruhan jumlah tenaga kerja perusahaan penerbangan tersebut. Menurut agen berita AFP, sejak rencana pemecatan diumumkan, saham Air France-KLM melonjak sebesar 6%.

via BBC News : Air France to cut 5,000 jobs by the end of 2013

Produsen BlackBerry Kemungkinan Pecat 6.000 Karyawan

3:46 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

BlackBerry 7520

Produsen salah satu smartphone terpopuler di dunia BlackBerry diprediksi akan memecat 6.000 karyawan dalam upayanya menghemat biaya operasional sebesar US$1 miliar tahun ini.

Prediksi tersebut disampaikan oleh seorang analis dari Jefferies, Peter Misek, dan dirilis oleh The Times of India hari ini (21/6). Menurut Misek, Research In Motion Ltd (RIM) perlu membuat perusahaannya lebih fleksibel sebelum merilis produk terbarunya, BlackBerry 10.

Salah satu langkah yang harus diambil RIM agar perusahaannya lebih fleksibel adalah dengan memberhentikan tenaga kerja dari sektor software dan manufaktur produk-produk BlackBerry yang sudah mulai menua.

Pada bulan Mei lalu, perusahaan asal Kanada tersebut memang telah mengumumkan bahwa perusahaannya akan mengurangi jumlah karyawan secara signifikan pada tahun ini. Pengurangan jumlah tenaga kerja juga kemungkinan terjadi di beberapa posisi penting dari perusahaan yang memproduksi smartphone BlackBerry dan tablet PlayBook tersebut.

via The Times of India : RIM may cut about 6,000 jobs: Analyst

Angka Pengangguran Inggris Turun Jadi 8,2%

3:21 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Penduduk di Kota Liverpool, Inggris

Angka pengangguran di Inggris pada periode Februari hingga April 2012 mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding kuartal sebelumnya.

Berdasarkan data dari Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) yang dirilis oleh BBC News, jumlah pengangguran di negeri Ratu Elizabeth tersebut mengalami penurunan sebanyak 51.000 orang.

Dengan adanya penurunan tersebut, tingkat pengangguran Inggris di periode Februari-April 2012 hanya sebesar 8,2%, menurun 0,2% dibanding periode November 2011 hingga Januari 2012.

Kemerosotan jumlah pengangguran tertinggi terjadi di kalangan penduduk usia muda yaitu sebesar 28.000 orang. Sementara itu, jumlah pengangguran dari kalangan wanita hanya berkurang sekitar 1.000 orang.

Total penduduk berusia 16 tahun ke atas di Inggris yang telah memiliki pekerjaan pada periode Februari-April 2012 telah mencapai 29,28 juta orang, meningkat sebanyak 166.000 penduduk dibanding kuartal sebelumnya.

Menurut ONS, tingkat ketenagakerjaan tersebut tercatat sebagai yang tertinggi sejak bulan Agustus tahun 2010 lalu. Pada kuartal yang berakhir di bulan April 2012, tingkat pengangguran penduduk dari berbagai kalangan usia di Inggris mengalami penurunan kecuali penduduk dari kalangan usia 65 tahun ke atas.

via BBC News : UK unemployment falls by 51,000

RIM Ingin Kurangi Biaya Operasional Sebesar US$1 M

9:24 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

BlackBerry 8700c

Research In Motion Ltd (RIM), produsen smartphone BlackBerry dan tablet PlayBook, ingin mengurangi biaya operasional sebesar US$1 miliar guna memperbaiki kondisi perusahaan.

Juru bicara RIM di Kanada, Tenille Kennedy, menyatakan bahwa perusahaannya telah berkomitmen mencapai efisiensi yang signifikan dan memotong anggaran. Salah satu langkah yang akan ditempuh RIM adalah mengurangi jumlah karyawan tetap.

Seorang analis dari Toronto Securities Inc berpendapat RIM akan memberhentikan sekitar 2.000 sampai 3.000 pekerja jika perusahaan tersebut berencana meraih 30% target pemotongan biaya operasional dengan cara mengurangi jumlah tenaga kerja.

Pada bulan Juli tahun 2011, perusahaan asal Kanada itu juga telah memecat kurang lebih 2.000 tenaga kerja untuk memulihkan perusahaan yang mulai tertekan oleh kehadiran iPhone dan smartphone Android. Saat ini, RIM hanya memiliki sekitar 16.500 karyawan di berbagai belahan dunia.

Rencana pemotongan biaya operasional dari RIM mulai terlihat nyata setelah salah satu produsen BlackBerry, Celestica Inc menyatakan akan berhenti memproduksi BlackBerry pada akhir tahun ini. Dengan demikian, jumlah pemasok BlackBerry dan PlayBook kini tinggal 3 yaitu Quanta Computer Inc, Flextronic International Ltd, dan Jabil Circuit Inc.

via Bloomberg : RIM’s Job Cuts Under Way As Company Seeks $1 B In Savings

Lagi, Karyawan Foxconn Bunuh Diri

2:00 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Karyawan Foxconn di Pabrik Shenzen

Seorang karyawan Foxconn Technology Group, perusahaan multinasional yang berbasis di Taiwan, dikabarkan tewas karena bunuh diri dengan cara loncat dari apartemennya.

Kabar tersebut menggegerkan banyak pihak karena pada bulan Maret lalu, Foxconn baru saja mencapai kesepakatan dengan Apple untuk memperbaiki kesejahteraan seluruh tenaga kerjanya pada bulan Maret lalu.

Foxconn merupakan perusahaan yang menyediakan tenaga kerja untuk memproduksi berbagai macam produk milik perusahaan teknologi di seluruh dunia. Apple, Microsoft, Nokia, serta Sony selama ini menggunakan jasa tenaga kerja dari Foxconn.

Saat ini, Foxconn telah memiliki kurang lebih 13 pabrik di Cina dan beberapa pabrik lainnya di berbagai negara. Namun, perusahaan tersebut sering diterpa isu kurang menyenangkan mengenai jam kerja yang berlebihan, lingkungan kerja yang buruk, serta gaji yang relatif kecil.

Sejak tahun 2009 lalu, terdapat sekitar 17 karyawan Foxconn yang telah melakukan bunuh diri. Meski demikian, beberapa agen berita internasional berpendapat kasus bunuh diri yang terjadi di Foxconn jauh lebih sedikit dibanding jumlah bunuh diri keseluruhan yang terjadi di Cina.

via Reuters : Foxconn says plant worker jumps from apartment

Kurangi Biaya Operasional, Logitech Akan PHK 450 Karyawan

2:01 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Produk Logitech

Logitech International S.A. mengumumkan rencananya untuk merumahkan sekitar 450 karyawan atau sekitar 13% dari total tenaga kerja Logitech.

Perusahaan yang memproduksi mouse, keyboard, dan berbagai aksesoris komputer tersebut mengaku perlu melakukan restrukturisasi bisnis demi kesuksesan di masa depan.

Logitech memang tengah mengalami kesulitan akibat lambatnya pertumbuhan penjualan PC di berbagai belahan dunia. Menurunnya angka penjualan PC akan berdampak pada penurunan jumlah permintaan produk-produk Logitech.

Oleh sebab itu, Logitech berniat melakukan restrukturisasi bisnis dengan cara meluncurkan produk yang lebih menarik dalam jumlah yang lebih sedikit. Namun, restrukturisasi bisnis tersebut akan berimbas pada pemecatan terhadap sebagian karyawan Logitech.

Perusahaan yang berbasis di Swiss tersebut menyatakan bahwa dengan memecat 450 orang tenaga kerja, perusahaannya bisa menghemat biaya operasional sebesar US$80 juta setiap tahunnya. Terkait rencana pemecatan tersebut, Presiden Logitech Bracken Darell mengungkapkan bahwa meski merasa sedih, rencana tersebut perlu dilakukan demi kelangsungan bisnis di masa depan.

via HOT Hardware : Logitech to Reduce Workforce by 450 Employees in Restructuring Effort

Olympus Berniat PHK 2.700 Pekerja Hingga Maret 2014

3:35 pm in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Kantor Olympus

Olympus Corp berencana memberhentikan 2.700 karyawan atau sekitar 7% dari total tenaga kerja Olympus pada bulan Maret tahun 2014.

Langkah tersebut ditempuh Olympus untuk memperbaiki kondisi perusahaan yang merosot akibat skandal penipuan sebesar US$1,7 miliar yen oleh para mantan petinggi Olympus.

Selain memberhentikan ribuan karyawan, Olympus juga tengah mencari perusahaan yang bersedia menanamkan modal untuk produsen alat-alat medis terbesar di dunia tersebut. Beberapa perusahaan elektronik Jepang seperti Sony Corp, Fujifilm Holdings Corp, dan Panasonic Corp dikabarkan sebagai beberapa kandidat yang akan menanamkan modalnya di Olympus.

Menurut Olympus, perusahaannya tengah berusaha untuk meningkatkan rasio modalnya sebesar 30% hingga tahun 2017 mendatang. Berdasarkan kabar yang dirilis oleh sebuah harian Jepang, Nikkei, Olympus akan menjual sekitar 10% kepemilikan saham kepada perusahaan-perusahaan besar seperti Sony atau Panasonic.

Sebelumnya, Panasonic telah membantah kabar yang menyatakan bahwa perusahaannya berniat menanamkan modal di Olympus. Menurut Fumio Ohtsubo selaku Presiden Panasonic, saat ini perusahaannya tidak berniat untuk berinvestasi ke produsen kamera tersebut.

via Bloomberg : Olympus To Cut 2,700 Jobs, Consider Alliances To Boost Capital

Presiden Perancis Turunkan Batas Usia Pensiun di Negaranya

2:25 pm in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Francois Hollande

Presiden Perancis yang baru terpilih bulan Mei lalu, Francois Hollande, memutuskan untuk menurunkan batas usia pensiun di negaranya dari 62 tahun menjadi 60 tahun.

Dalam pertemuan kabinet pada hari Rabu (6/6) kemarin, pemerintah Perancis setuju untuk mengizinkan tenaga kerja yang telah bekerja sejak usia 18 tahun untuk pensiun di usia 60 tahun.

Pada masa pemerintahan mantan Presiden Nicolas Sarkozy tahun 2010 lalu, batas usia pensiun tenaga kerja Perancis dinaikkan dari 60 tahun menjadi 62 tahun dengan harapan kebijakan tersebut bisa memperbaiki kondisi perekonomian Perancis.

Menurut pemerintah Perancis, diturunkannya usia pensiun menjadi 60 tahun bisa membengkakkan anggaran tahunan Perancis sebesar 1,1 miliar euro (US$1,38 miliar) hingga tahun 2017 nanti. Meski demikian, Presiden Francois Hollande percaya bahwa kenaikan anggaran tersebut akan diimbangi dengan meningkatnya kontribusi tenaga kerja di Perancis.

Penerapan kebijakan penurunan usia pensiun sesuai dengan janji yang dibuat oleh Francois Hollande pada saat kampanye menjelang pemilihan umum Presiden Perancis. Sejauh ini, Francois Hollande terlihat berusaha menepati janji-janji kampanyenya termasuk janji untuk memberlakukan pemotongan gaji bagi Presiden dan Menteri Perancis sebesar 30%.

via The Telegraph : French President Francois Hollande cuts retirement age

Angka Pengangguran Spanyol Bulan Mei Menurun

3:57 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Aksi Unjuk Rasa di Spanyol

Spanyol yang tercatat sebagai negara dengan tingkat pengangguran tertinggi di Eropa kini mulai menunjukkan adanya pemulihan di sektor tenaga kerja.

Angka pengangguran di negeri tersebut pada bulan Mei 2012 tercatat menurun sebesar 0,63% menjadi 4,71 juta orang dibanding bulan sebelumnya. Berdasarkan data dari Uni Eropa, tingkat pengangguran Spanyol saat ini adalah adalah 24,3%.

Jika dibandingkan dengan bulan Mei tahun lalu, angka pengangguran Spanyol tercatat mengalami lonjakan sebesar 12,5% atau sebanyak 524.463 penduduk. Untuk mengurangi jumlah pengangguran di negerinya, pemerintah Spanyol telah menerapkan reformasi buruh, namun kebijakan tersebut malah memicu aksi unjuk rasa besar-besaran di negeri matador tersebut.

Beberapa kebijakan yang diterapkan pemerintah Spanyol adalah mengurangi jumlah pesangon serta membatasi jumlah kenaikan gaji yang diterima oleh para pegawai. Menurut para buruh di Spanyol, reformasi buruh yang digalakan oleh Perdana Menteri Mariano Rajoy hanya menguntungkan pihak perusahaan namun menyengsarakan tenaga kerja.

via BBC News : Spain’s jobless level falls for second month

Panasonic Akan Kurangi 50% Pekerja di Kantor Pusat

11:15 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Produk TV Panasonic

Panasonic Corp dikabarkan akan mengurangi jumlah pekerja yang ada di kantor pusatnya di Osaka, Jepang, hingga 50% pada bulan Maret tahun depan.

Keputusan tersebut diambil Panasonic setelah perusahaan elektronik Jepang tersebut mengalami kerugian sebesar 772,1 miliar yen (US$9,72 miliar), terparah sepanjang sejarah berdirinya perusahaan.

Saat ini, jumlah karyawan yang ada di kantor pusat Panasonic mencapai 7.000 orang yang terdiri dari divisi pengadaan, jaminan kualitas, teknologi industri, penelitian dan pengembangan, dan lain sebagainya.

Berdasarkan kabar yang dirilis oleh Daily Yomiuri Online, pengurangan jumlah karyawan akan dilakukan dengan cara memindahkan tenaga kerja ke divisi lain, menerapkan pensiun dini, serta memisahkan divisi penelitian dan pengembangan dari unit perusahaan.

Panasonic berharap pengurangan jumlah karyawan tersebut bisa kembali menyehatkan kondisi perusahaan seperti beberapa tahun yang lalu saat bisnis TV masih sangat menjanjikan. Sebelumnya, pemilik brand televisi Viera tersebut telah merombak divisi semikonduktor dan televisi yang terus merugi dalam beberapa tahun terakhir.

via Daily Yomiuri Online : Panasonic ‘to reduce workers at HQ by 50%’

Jumlah Tenaga Kerja Lulusan Baru di Jepang Meningkat

10:25 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Calon Mahasiswa Universitas Tokyo

Jumlah lulusan universitas di Jepang yang mendapatkan pekerjaan pada tahun ini meningkat sebesar 2,6% dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data dari departemen tenaga kerja dan pendidikan di Jepang, sekitar 93,6% dari seluruh mahasiswa Jepang yang lulus tahun ini telah mendapat pekerjaan.

Lulusan pria yang telah mendapat pekerjaan mencapai 94,5%, naik hingga 3,7% dibanding tahun sebelumnya sedangkan lulusan wanita yang telah bekerja mencapai 92,6%, meningkat 1,7% dibanding tahun lalu.

Dari sekitar 381 ribu mahasiswa yang baru lulus dari universitas tahun ini, 356 ribu di antaranya telah berhasil mendapat pekerjaan dan hanya 25 ribu yang masih belum menerima tawaran bekerja.

Wilayah Chubu dan Kyushu mengalami peningkatan jumlah tenaga kerja lulusan baru terbesar dengan kenaikan mencapai lebih dari 5%. Menurut para petinggi dari departemen tenaga kerja dan pendidikan di Jepang, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh adanya perekrutan besar-besaran dari perusahaan serta upaya pemerintah untuk membantu lulusan baru agar memperoleh pekerjaan di perusahaan kelas menengah.

via Daily Yomiuri Online : 94% new grads have found jobs

Produktivitas Tenaga Kerja AS turun 0,5%

1:47 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Pabrik Boeing di AS

Data dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja di negara tersebut mengalami penurunan sebesar 0,5% pada kuartal pertama tahun 2012.

Penurunan tersebut terjadi untuk pertama kalinya sejak kuartal kedua tahun lalu dan tercatat sebagai penurunan terbesar sejak awal tahun 2011. Di awal tahun 2011, penurunan tingkat produktivitas mencapai 1%.

Pada kuartal sebelumnya, produktivitas tenaga kerja AS mengalami peningkatan hingga 1,2%. Produktivitas adalah hasil produksi dari seluruh industri dan manufaktur di suatu negara per satu jam kerja.

Berkurangnya produktivitas bisa merupakan kabar baik bagi para pencari kerja dan pengangguran di AS karena perusahaan kemungkinan akan mengambil lebih banyak karyawan guna meningkatkan hasil produksi untuk memenuhi jumlah permintaan.

Seorang ahli ekonomi dari JP Morgan memprediksi bahwa tingkat produktivitas AS bisa meningkat hingga 0,7% seiring dengan meningkatnya jumlah pekerja di negeri tersebut. Pada bulan Maret lalu, terdapat sekitar 120.000 perekrutan tenaga kerja baru di AS, sementara data tentang jumlah tenaga kerja baru pada bulan April baru akan dirilis pada hari ini (4/5).

via Yahoo! News : US worker output fell in Q1 by most in a year

2013, Japan Airlines Kembali Pekerjakan Lulusan Baru

11:50 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Pesawat Japan Airlines

Japan Airlines (JAL), salah satu maskapai penerbangan di Jepang, mengumumkan akan kembali menyewa pekerja yang baru lulus pada tahun 2013 mendatang.

Sebelumnya, JAL secara rutin mempekerjakan lulusan baru, namun kegiatan tersebut terhenti selama 2 tahun setelah JAL mengalami kesulitan keuangan hingga harus meminta perlindungan pailit.

Bisnis Japan Airlines mulai membaik dengan adanya restrukturisasi usaha yang mencakup penghentian penerbangan pesawat jumbo jet dan beberapa rute yang kurang menguntungkan. JAL juga meminjamkan pilotnya ke maskapai penerbangan lain untuk menghemat pengeluaran.

Kini, perusahaan tersebut membutuhkan banyak karyawan baru untuk mengisi kekosongan yang terjadi pasca pemotongan jumlah tenaga kerja yang dilakukan untuk memperbaiki keuangan perusahaan.

JAL mengumumkan akan mempekerjakan sekitar 30 pekerja administrasi yang lulus dari Universitas sekitar tahun 2010 sampai 2013 mendatang. Selain itu, perusahaan tersebut juga bermaksud menandatangani kontrak kerja selama 1 tahun dengan siswa-siswi yang lulus dari sekolah kejuruan, akademi, atau universitas sejak bulan April sampai Desember 2012.

via Daily Yomiuri Online : JAL will use increased earnings to resume graduations hiring in 2013

Australia Cari Pekerja Terampil Bidang SDA di AS

2:20 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Pekerja Terampil di AS

Australia saat ini membutuhkan banyak tenaga kerja terampil di bidang sumber daya sehubungan dengan terus meningkatnya ekspor sumber daya alam ke China dan Asia.

Namun, tak banyak calon pekerja memiliki keterampilan di bidang tersebut sehingga kini pemerintah Australia memutuskan untuk mencarinya di Amerika Serikat.

Menurut Menteri Keterampilan, Sains, dan Penelitian Australia, Chris Evan, kebutuhan Australia akan tenaga kerja terampil kemungkinan mencapai puncaknya 5 tahun mendatang. Sementara itu, AS memiliki banyak calon pekerja yang sesuai dengan kebutuhan Australia.

Pengambilan tenaga kerja untuk industri SDA di Australia dari AS akan menguntungkan kedua belah pihak. Australia bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja dan meningkatkan produksi, sedangkan AS bisa mengurangi tingkat pengangguran yang masih mencapai 8,3% saat ini.

Untuk memuluskan langkahnya, pemerintah Australia hari ini (2/4) mengumumkan rencana peraturan baru terkait izin tinggal sementara di negerinya. Dengan diberlakukannya peraturan tersebut, proses administrasi yang dibutuhkan penduduk AS untuk bisa tinggal dan bekerja di Australia dapat berlangsung dengan lebih cepat.

via Khaleej Times Online : Australia targets Americans to fill skills shortages

Foxconn Janji Kurangi Jam Kerja dan Naikkan Gaji Karyawan

8:41 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Pabrik Foxconn

Pimpinan Foxconn Technology Group, Terry Gou, berjanji bahwa perusahaannya akan mengurangi jam kerja dan menaikkan gaji para karyawannya di China.

Rencana itu disampaikan Terry Gou setelah Fair Labour Association (FLA), sebuah organisasi pengawas lingkungan tenaga kerja dari AS, melaporkan bahwa terjadi pelanggaran terhadap hak-hak tenaga kerja di pabrik milik Foxconn di China.

Berdasarkan laporan FLA, para pekerja pabrik Foxconn di China seringkali bekerja lembur tanpa dibayar. Selain itu, para pekerja juga terancam mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan tempat kerja yang kurang memadai.

FLA melakukan investigasi di pabrik Foxconn atas persetujuan dari Apple. Sebelumnya, beredar kabar bahwa tenaga kerja di pabrik Hon Hai milik Foxconn, dimana iPhone dan iPad dirakit, bekerja di bawah tekanan dengan gaji yang minim dan lingkungan yang tak sehat.

Foxconn merupakan perusahaan yang menyediakan tenaga kerja untuk merakit produk-produk milik Apple, Nokia, Huawei dan berbagai perusahaan teknologi lainnya. Saat ini, tenaga kerja Foxconn telah membuat sekitar 50% barang-barang elektronik yang ada di pasaran.

via Reuters : Foxconn chairman pledges to raise pay in China, invest in Hainan

FLA Minta Apple Kurangi Jam Kerja Pegawai di China

9:53 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Para Pekerja di Pabrik Milik Foxconn

Hasil investigasi Asosiasi Tenaga Kerja Adil Amerika Serikat (FLA) menunjukkan adanya beberapa masalah dalam lingkungan kerja di pabrik pembuatan produk-produk Apple di China.

Berdasarkan investigasi tersebut, diketahui bahwa para pekerja di pabrik pembuatan iPhone milik Foxconn seringkali bekerja lebih dari 60 jam dalam seminggu atau bahkan 7 hari dalam seminggu tanpa hari libur.

Selain itu, FLA juga menyatakan bahwa para pekerja terkadang tidak mendapatkan uang lembur serta harus menghadapi resiko gangguan kesehatan akibat lingkungan kerja yang kurang sehat.

Untuk itu, Apple diharuskan mengurangi jam kerja dan memberikan bayaran yang sesuai untuk para karyawannya di pabrik milik Foxconn di China. Tidak hanya itu, Apple juga diminta menyediakan tim perwakilan untuk para pekerja agar bisa menyampaikan pendapatnya.

Hasil penyelidikan FLA diungkapkan setelah kunjungan CEO Apple ke pabrik tersebut, dan pihak Apple telah menyatakan setuju untuk memenuhi seluruh persyaratan dari FLA. Meski demikian, sebuah koalisi serikat perdagangan di China merasa pesimis bahwa perusahaan teknologi paling bernilai di dunia tersebut akan memenuhi janjinya. Menurut SumOfuS.org, Apple pernah mengungkapkan janji serupa 5 tahun yang lalu namun tidak menepatinya.

via BBC News : Apple hit by China Foxconn factory report

Jepang Prediksi 50% Lulusan Tahun 2010 Tak Punya Pekerjaan

11:13 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Pengumuman Kelulusan di Universitas Tokyo

Meningkatnya jumlah pengangguran adalah masalah yang tengah dihadapi berbagai negara di dunia termasuk Jepang. Pemerintah Jepang pada hari Senin (20/3) kemarin mengumumkan prediksi tentang masalah pengangguran yang terjadi di negaranya.

Dalam prediksinya, pemerintah Jepang menyebutkan bahwa dalam tiga tahun ke depan, separuh dari lulusan Universitas tahun 2010 belum memiliki pekerjaan, telah keluar dari pekerjaan, atau merencanakan untuk keluar dari pekerjaan. Prediksi yang sama berlaku untuk dua per tiga lulusan sekolah menengah tahun 2010 di Jepang.

Saat ini, tercatat ada 850.000 penduduk Jepang yang telah lulus dari perguruan tinggi pada musim semi tahun 2010. Dari jumlah lulusan tersebut, 776.000 di antaranya telah berhasil memasuki dunia kerja.

Namun, pemerintah Jepang mencatat hanya ada 569.000 lulusan 2010 yang berhasil menjadi karyawan tetap. Sementara 140.000 lainnya sama sekali belum mendapat pekerjaan atau hanya menjadi pekerja paruh waktu.

via Daily Yomiuri Online : Dire jobs still plagues grads

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!