Arsip : Toyota Motor Corp

Toyota Siap Luncurkan Generasi Terbaru dari Corolla

8:46 am in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Corolla Furia

Toyota Motor Corp tengah menyiapkan peluncuran generasi terbaru dari sedan compact Corolla tahun ini. Konsep dari mobil sedan berlabel Corolla Furia tersebut telah ditampilkan Toyota dalam North American International Auto Show (NAIAS) awal tahun ini. Read the rest of this entry →

Toyota Ikut Kembangkan Mobil Kemudi Otomatis

9:49 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Mobil Kemudi Otomatis

Toyota Motor Corp tak mau ketinggalan dalam mengembangkan teknologi berkendara paling mutakhir – mobil kemudi otomatis. Read the rest of this entry →

Nissan Akan Bangun Pabrik Senilai US$785 Juta di Cina

3:50 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Dealer Mobil Nissan

Nissan Motor Co, salah satu produsen mobil terbesar di Jepang, berencana membangun pabrik mobil di kota Dalian, bagian timur laut Cina.

Pembangunan pabrik mobil tersebut diperkirakan akan memakan biaya sekitar 5 miliar yuan (US$785 juta). Saat ini, Nissan memang tengah berupaya mengembangkan bisnis di Cina untuk meninggalkan rival-rivalnya seperti Toyota Motor Corp dan Volkswagen AG.

Rencana pembangunan pabrik mobil di Dalian merupakan salah satu bagian dari investasi sebesar 30 miliar yuan (US$4,71 miliar) yang akan digelontorkan oleh Nissan di Cina hingga tahun 2015 mendatang. Saat ini, Nissan memang tercatat sebagai produsen mobil Jepang terbesar di Cina, mengalahkan Toyota dan Honda Motor Co.

Sementara itu, produsen mobil asal Jerman, Volkswagen AG, masih tetap mengungguli rival-rival Jepangnya dengan menguasai 12% pasar mobil di Cina. Seorang analis dari Ipsos Cina, Sheng Ye, mengungkapkan bahwa Nissan akan menjadi rival utama Volkswagen dan Toyota dengan kehadiran pabriknya yang baru. Pasalnya, letak Dalian yang strategis karena dekat dengan pelabuhan memungkinkan Nissan untuk mempercepat pengiriman berbagai suku cadang dari Jepang.

via Reuters : Esclusive: Nissan plans $785 million north China plant, to challenge VW, Toyota: source

Mobil Sport Toyota dan Subaru Ditarik Kembali

10:27 am in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Toyota 86

Toyota dan Subaru memutuskan untuk menarik kembali mobil sport compact berlabel Toyota 86 (Scion FR-S) dan Subaru BRZ yang dirilis pada tahun ini.

Mobil Toyota 86 dan Subaru BRZ merupakan produk yang dikembangkan bersama oleh Toyota Motor Corp dan Subaru sehingga hampir seluruh desain dan bagian mesin pada kedua mobil tersebut sama.

Penarikan kembali terhadap Toyota 86 dan Subaru BRZ dilakukan bukan lantaran terjadi kerusakan mesin atau kesalahan sistem, melainkan karena adanya kesalahan cetak pada buku petunjuk.

Menurut juru bicara dari Toyota dan Subaru, terjadi kesalahan pada penjelasan mengenai airbag atau kantong udara dalam buku petunjuk untuk Toyota 86 dan Subaru BRZ. Untuk itu, baik Toyota maupun Subaru akan merilis halaman baru untuk mengoreksi kesalahan pada buku petunjuk tersebut.

Sejauh ini, sekitar 1.156 unit Toyota 86 dan 1600 unit Subaru BRZ telah terjual ke konsumen. Meski kesalahan cetak pada buku petunjuk kemungkinan tidak akan mengurangi minat konsumen lainnya untuk membeli produk tersebut, namun penarikan kembali bisa memperlambat proses pendistribusian ke konsumen.

via The Wall Street Journal : Toyota, Subaru, Recall Sport Cars for Misprinted Manuals

Toyota Jual 1 Juta Mobil Hibrida Dalam 14 Bulan

4:11 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Prius C / Aqua, Salah Satu Mobil Hibrida Toyota

Produsen mobil terbesar di Jepang, Toyota Motor Corp, mengumumkan bahwa perusahaannya telah menjual sekitar 4 juta unit mobil hibrida sejak pertama kali meluncurkan jenis mobil tersebut pada tahun 1997 lalu.

Mobil hibrida merupakan sebuah jenis mobil ramah lingkungan yang bisa dijalankan menggunakan listrik ataupun bahan bakar. Sebagian besar pengamat mobil berpendapat mobil hibrida merupakan produk yang menjadi jembatan antara mobil berbahan bakar dan mobil elektrik.

Penjualan mobil hibrida Toyota mengalami percepatan dari tahun ke tahun. Sebelumnya, Toyota memerlukan waktu sekitar 10 tahun untuk meraih angka penjualan mobil hibrida sebanyak 1 juta unit. Namun kini, Toyota mampu menjual 1 juta unit mobil hibrida hanya dalam waktu 14 bulan.

Pada tahun fiskal ini, produsen mobil hibrida terlaris di dunia tersebut menargetkan angka penjualan mobil hibrida sebanyak 1 juta unit. Para analis berpendapat Toyota tidak akan mengalami kesulitan berarti dalam mencapai target tersebut mengingat jumlah peminat mobil jenis hibrida terus bertambah seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia.

via The Wall Street Journal : Toyota’s Hybrid Sales Near Magic Million-Per-Year Sales Mark

Toyota Akan Jual R4V4 Elektrik Senilai US$49.800 di AS

9:37 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Toyota RAV4 EV

Toyota Motor Corp menyatakan akan segera menjual SUV elektrik terbaru miliknya, RAV4 EV, dengan harga sekitar US$49.800 di California, Amerika Serikat.

Harga yang ditawarkan Toyota untuk RAV4 elektrik jauh lebih mahal dari RAV4 berbahan bakar bensin yang ditawarkan dengan harga hanya sekitar US$22.650 di situs resmi Toyota.

Menurut wakil presiden bidang penjualan Toyota di AS, RAV4 EV akan menjadi SUV elektrik pertama di dunia. Toyota menargetkan angka penjualan sebanyak 2.600 unit di tahun pertama peluncuran mobil tersebut.

SUV elektrik buatan Toyota tersebut diklaim mampu berjalan hingga 161 kilometer setiap 1 kali pengisian baterai. Lama waktu pengisian baterai RAV4 sampai penuh adalah sekitar 6 jam dengan tegangan sebesar 240 volt.

RAV4 EV akan dilengkapi dengan baterai dan mesin dari Tesla Motor Inc dengan garansi baterai hingga 8 tahun atau setelah kendaraan menempuh jarak 161.000 kilometer. Selain RAV4, Toyota dan Tesla juga telah mengembangkan beberapa mobil lain termasuk mobil hibrida populer, Toyota Prius.

via Bloomberg : Toyota to Sell Electric RAV4 with Tesla Motor for $49,800

Penjualan Toyota di AS Naik 11,6%

2:17 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Jenis Mobil Toyota

Toyota Motor Corp membukukan peningkatan angka penjualan yang signifikan di Amerika Serikat pada bulan April 2012. Kabar tersebut disampaikan oleh sebuah perusahaan riset, Autodata Corp, kepada BBC pada hari ini (2/5).

Produsen mobil asal Jepang tersebut mampu mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 11,6% di AS dibanding tahun sebelumnya. Pada bulan April tahun lalu, penjualan Toyota di AS dan berbagai negara lainnya mengalami kemerosotan akibat bencana gempa dan tsunami dahsyat yang melanda Jepang.

Masalah bertambah dengan adanya bencana banjir di Thailand yang menyebabkan pasokan suku cadang untuk produksi mobil Toyota terputus. Tidak hanya itu, nilai tukar yen yang menguat serta ketidakstabilan perekonomian global juga berpengaruh terhadap jumlah ekspor mobil Toyota ke AS dan Eropa.

Menurut Autodata, saat ini produksi dan penjualan mobil Toyota di AS sudah kembali normal. Artinya, kondisi perekonomian di negeri tersebut juga sudah mulai membaik. Menurut para analis, Toyota mampu memulihkan kembali bisnisnya setelah dilanda berbagai bencana lebih cepat dari perkiraan.

via BBC News : Toyota car sales rise in the US as recovery continues

Toyota Kembangkan Mobil Hibrida Terhemat di Dunia

12:16 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Konsep Mobil Hibrida Toyota

Toyota Motor Corp menyatakan tengah mengembangkan mobil hibrida yang paling hemat bahan bakar di dunia. Mobil tersebut diklaim mampu menempuh jarak hingga 60 kilometer hanya dengan 1 liter bensin.

Mobil hibrida buatan Toyota yang ada saat ini, Toyota Prius dan Toyota Aqua, hanya mampu berjalan sekitar 32 sampai 35 kilometer dengan menggunakan 1 liter bensin.

Salah satu cara yang dilakukan Toyota untuk membuat mobil terbarunya lebih hemat bahan bakar adalah dengan mengurangi berat pada badan mobil serta mengurangi hambatan udara.

Dengan menciptakan mobil yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan, Toyota berharap bisa meningkatkan angka penjualan mobilnya secara domestik sebab pemerintah Jepang telah berjanji untuk memberikan subsidi bagi setiap pembelian mobil ramah lingkungan.

Subsidi yang diberikan pemerintah Jepang telah melonjakkan angka penjualan mobil di negeri tersebut pada bulan Januari 2012. Dibanding tahun sebelumnya, angka penjualan mobil Jepang di bulan Januari meningkat sebesar 24%.

via Daily Yomiuri Online : Toyota making ‘world’s most efficient hybrid’

Upah Minimum Pekerja di Bangkok Naik 40%

11:27 am in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Pekerja Industri di Thailand

Pemerintah Thailand memberlakukan kenaikan upah minimum harian bagi pekerja di Bangkok sebesar 40% pada tanggal 1 April 2012. Upah minimum harian tersebut dinaikkan secara drastis dari 215 baht (63.000 rupiah) menjadi 300 baht (148.000 rupiah).

Pada tahun 2013 mendatang, pemerintah Thailand juga bermaksud memberlakukan kenaikan upah minimum harian sebesar 300 baht secara nasional. Hal tersebut mengundang reaksi negatif dari perusahaan kecil dan menengah yang beroperasi di Thailand.

Mereka mengancam akan memindahkan produksinya ke negara lain bila pemerintah Thailand benar-benar memberlakukan kenaikan upah sebesar 300 baht per hari.

Menurut para ahli ekonomi, peraturan kenaikan upah minimum tidak akan memberi pengaruh berarti bagi perusahaan besar yang beroperasi di Thailand seperti Toyota Motor Corp dan Honda Motor Co. Pasalnya, perusahaan tersebut telah memberikan gaji yang cukup besar bagi para karyawannya.

Namun, Organisasi Perdagangan Eksternal Jepang memprediksi kenaikan upah di Thailand bisa meningkatkan ongkos produksi perusahaan Jepang di negeri tersebut sebesar 26%. Untuk mengatasi hal tersebut, beberapa perusahaan mempertimbangkan untuk memindahkan produksinya ke negara tetangga seperti Kamboja dan Vietnam.

via Daily Yomiuri Online : Thai wage hike hitting firms / Large increase has manufacturers considering relocation

Laba Meningkat 62%, GM Naikkan Bonus Untuk 45.700 Pegawai

11:11 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Produk GM

General Motors Co, produsen mobil asal Amerika Serikat membukukan peningkatan keuntungan sebesar 62% menjadi US$7,6 milyar sepanjang tahun 2011.

Produsen mobil terbesar di dunia tersebut memperoleh angka penjualan sebanyak lebih dari 9 juta unit hingga akhir tahun 2011, meningkat 7,2% dibanding tahun 2010. Sebagian besar peningkatan terjadi di wilayah Amerika Utara dengan total profit GM di kawasan tersebut mencapai US$7,19 milyar.

Dengan angka penjualan tersebut, GM telah berhasil mengungguli produsen mobil asal Jepang, Toyota Motor Corp, serta produsen mobil populer Jerman, Volkswagen AG.  GM juga berjanji akan meningkatkan bonus bagi 45.700 orang pegawainya sebesar US$7.000.

Meski demikian, krisis Eropa cukup mempengaruhi pendapatan GM hingga perusahaan tersebut mengalami kerugian mencapai di kawasan Eropa. Selain Eropa, GM juga membukukan kerugian sebesar US$100 juta di wilayah Amerika Latin.

Pada tahun 2008 lalu, GM pernah mengajukan perlindungan pailit kepada pemerintah AS menyusul ketidakmampuan bersaing dengan rival-rivalnya dari benua lain. Presiden Barrack Obama menyelamatkan GM dengan memberi dana bantuan sebesar US$50 milyar sehingga kini pemerintah AS menjadi pemilik 32% perusahaan otomotif tersebut.

via BBC News : General Motors unveil record profits for 2011

Toyota Pindahkan Produksi Highlander / Kluger ke AS

9:59 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Toyota Highlander / Kluger

Toyota Motor Corp hari ini (10/2) memutuskan untuk memindahkan produksi mobil sportnya, Toyota Highlander/Kluger, ke Indiana, Amerika Serikat. Sebelumnya, Toyota Highlander diproduksi oleh salah satu anak perusahaan Toyota di Kyushu.

Pemindahan produksi Toyota Highlander dari Jepang ke AS dilakukan agar Toyota bisa lebih berkompetisi dalam hal harga. Tingginya nilai tukar yen membuat ongkos produksi mobil di Jepang melonjak sehingga Toyota terpaksa mencari negara alternatif untuk memproduksi mobilnya. Selain itu, Toyota Highlander juga sangat populer di Amerika Utara.

Proses pemindahan produksi kemungkinan akan dimulai pada semester kedua tahun ini. Toyota berniat menginvestasikan dana sebesar US$400 juta untuk pabrik miliknya di Indiana guna meningkatkan kapasitas produksi menjadi 330.000 unit per tahun. Untuk itu, Toyota juga akan menambah jumlah pekerja di pabrik tersebut sebanyak 400 orang.

Disinggung mengenai nasib para pekerjanya di Kyushu, Toyota menyatakan akan memindahkan mereka ke produksi mobil Toyota dengan jenis yang berbeda.

via Daily Yomiuri Online : Toyota to shift SUV production to U.S.

Nissan Yakin Akan Kalahkan Laba Tahunan Toyota

10:04 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Markas Utama Nissan di Yokohama, Jepang

Nissan Motor Co merasa yakin akan mengalahkan performa rival-rival senegaranya di akhir tahun fiskal pada bulan Maret mendatang. Produsen otomotif terbesar kedua di Jepang tersebut memperkirakan laba bersih sebesar US$3,77 milyar, lebih tinggi dari Honda Motor Co dan Toyota Motor Corp.

Honda Motor Co mengumumkan prediksi laba bersih sebesar US$2,78 milyar, menurun hingga 60% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, Toyota sempat memprediksi laba bersih tahunan yang hanya sebesar US$2,62 milyar. Kemudian prediksi tersebut diubah oleh Toyota menjadi US$3,52 milyar seiring melonjaknya profit pada kuartal terakhir 2011.

Menurut seorang ahli ekonomi, dalam 9 bulan terakhir, Nissan telah berhasil mencapai 84% dari prediksi laba operasi tahunan yang dikemukakan perusahaan.

Nissan bisa dikatakan sebagai produsen otomotif Jepang yang paling cepat memulihkan diri dari guncangan usaha akibat gempa Jepang dan banjir Thailand. Perusahaan tersebut hanya kehilangan angka produksi sebesar 33.000, jauh lebih sedikit dibanding Toyota dan Honda yang masing-masing memotong jumlah produksinya sekitar 200.000 unit.

via Reuters : Nissan seeks annual profits beating Toyota, Honda

Tingkatkan Produksi di Indonesia, Toyota Siapkan Rp1,7 T

8:43 am in Berita, Highlight, Nasional by Ririen Restya Sagita

Toyota Avanza, Salah Satu Mobil Terlaris di Indonesia

Mantan produsen mobil terbesar di dunia, Toyota Motor Corp ingin meningkatkan produksinya di Indonesia sebanyak 50.000 unit dalam 2 tahun ke depan. Guna mewujudkan rencananya, Toyota telah menganggarkan dana sebesar Rp1,72 triliun.

Penambahan produksi mobil Toyota di Indonesia akan difokuskan pada salah satu pabriknya di Karawang. Diharapkan pada tahun 2014 mendatang, jumlah produksi pabrik Toyota di Karawang bisa mencapai 120.000 unit sehingga total produksi Toyota di Indonesia per tahun menjadi 230.000 unit.

Indonesia menjadi target pasar yang sangat penting bagi Toyota dan perusahaan otomotif lainnya. Total penjualan mobil Toyota di Indonesia pada tahun 2011 kemarin mencapai 311.136 unit, meningkat lebih dari 30.000 unit dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Otomotif Nasional, Toyota menguasai sekitar 34% penjualan mobil di Indonesia.

Saat ini, industri otomotif dunia seolah berlomba-lomba mengucurkan investasinya ke Indonesia. Awal Januari lalu, Suzuki Motor Corp telah mengumumkan rencana investasi sebesar Rp7,3 triliun di Indonesia. Sementara itu, Nissan Corp dan General Motors Co ingin menambah jumlah produksinya di negara ini mulai tahun 2013.

via Bloomberg : Toyota Plans to Expand Indonesia Capacity by 50,000 Unit a Year

Honda Laporkan Penurunan Laba Sebesar 41%

4:17 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Produk Mobil Honda

Honda Motor Co hari ini (1/2) mengumumkan laba bersih sebesar US$624,3 juta selama periode Oktober hingga Desember 2011. Jumlah tersebut menurun sebanyak 41% dibandingkan laba Honda periode Oktober-Desember tahun 2010 yang mencapai lebih dari US$1 milyar.

Sama seperti produsen mobil Jepang lainnya, penurunan laba Honda dipengaruhi oleh gempa Jepang, banjir Thailand, serta nilai tukar yen. Cobaan bertubi-tubi juga telah membuat rival Honda yaitu Toyota Motor Corp turun ke peringkat 3 produsen mobil top dunia.

Honda merupakan salah satu produsen mobil yang paling dirugikan akibat banjir Thailand sebab pabrik mobilnya di Ayutthaya terendam banjir sejak bulan Juli hingga Oktober 2010. Bencana gempa dan banjir yang terjadi tahun 2011 telah membuat penjualan mobil Honda ke seluruh dunia berkurang sebanyak 260.000 unit.

Akibat dari bencana tersebut sepertinya masih akan dirasakan Honda hingga tahun ini sehingga perusahaan tersebut menurunkan prediksi pendapatannya pada kuartal ini menjadi US$2,82 milyar, turun 60% dibanding tahun sebelumnya.

via The Wall Street Journal : Honda Profit Declines 41%

Toyota Berhentikan 350 Pekerja di Australia

10:55 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Mobil Toyota Keluaran Australia

Toyota Motor Corp Australia hari ini (24/1) memutuskan untuk memberhentikan 350 orang pekerjanya. Pemberhentian tersebut disebabkan oleh penurunan jumlah produksi di Australia yang akan terus berlanjut pada tahun ini.

Menurut Mark Yasuda, Presiden Toyota Australia, penyebab utama penurunan jumlah produksi mobil Toyota di negara tersebut adalah kuatnya nilai tukar dolar Australia terhadap dolar AS dan mata uang lainnya.

Lebih lanjut, Yasuda menerangkan bahwa sebelumnya ia mengira penurunan produksi hanya terjadi untuk sementara, namun ternyata keadaan tersebut berubah menjadi permanen hingga perusahaannya terpaksa merumahkan 350 orang pekerja.

Dalam kurun waktu 4 tahun, produksi mobil Toyota di Australia telah menurun sebanyak 36%. Sementara itu, pada tahun 2012 nanti pabrik Toyota di Australia kemungkinan hanya akan memproduksi 95.000 unit saja.

Saat ini, industri otomotif di Australia telah mempekerjakan sekitar 50.000 orang karyawan, dan 4.700 di antaranya merupakan karyawan Toyota.

via Reuters : Toyota cutting 350 jobs in Australia

NS4 – Konsep Hibrida Terbaru Dari Toyota

3:27 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Toyota NS4

Perusahaan otomotif terbesar di Jepang, Toyota Motor Corp, memperkenalkan konsep mobil hibrida terbarunya di Detroit auto show, AS. Mobil hibrida tersebut akan diberi nama Toyota NS4.

Meski berjenis hibrida, Toyota menyatakan bahwa NS4 tidak memiliki konsep yang sama dengan pendahulunya Prius serta Prius C. Toyota NS4 diklaim sebagai mobil masa depan Toyota yang dilengkapi dengan Human-Machine Interface (HMI) berupa fitur layar sentuh yang bekerja layaknya fitur yang sama pada smartphone.

Toyota juga menjelaskan lebih lanjut bahwa fitur HMI mampu mengenali kebiasaan-kebiasaan pengguna dalam mengendarai mobil serta mengantisipasi gerakan dalam situasi tertentu di jalan raya. Fitur HMI dibuat dengan tujuan mengurangi gangguan selama berkendara dan mempermudah pengendaraan mobil.

Mobil masa depan Toyota ini rencananya akan siap diluncurkan pada tahun 2015. Toyota NS4 diharapkan mampu menjadi generasi penerus dari mobil hibrida Toyota yang mampu mendulang sukses beberapa tahun yang lalu.

via The Wall Street Journal : Toyota Reveals Next-Generation Hybrid Concept

Bursa Asia Tetap Melaju

9:39 am in Asia, Berita by Fajri Gelu

Gedung Bursa Saham Australia

Bursa saham Asia dalam perdagangan hari kedua ini masih tetap melaju kencang. Indeks MSCI Asia Pacifik reli 1% ke posisi 116,55 pada pukul 9.26 waktu Tokyo.

Adapun indeks Nikkei 225 melaju 1,29% ke level 8.564,10. Lalu, indeks Kospi menguat 0,13% ke 1.877,78, dan indeks Australia S&P/ASX 200 maju 2,39% ke 4.199,20.

Saham produsen mobil terbesar di dunia, Toyota Motor Corp. yang reli 2,3%. Selain itu, saham James Hardie Industries SE naik 2,8% di Sydney. Lalu, BHP Billiton Ltd. yang melejit 4% seiring laju harga komoditas.

Penguatan bursa saham Asia berkat optimisme pasar terhadap perekonomian global yang diproyeksikan bakal rebound tahun ini. Data manufaktur Australia, China, India, hingga Amerika Serikat yang menunjukkan sinyal ekspansi menandakan perekenomian khususnya regional, mampu bertahan dari efek krisis Eropa.

2012, Hyundai dan Kia Targetkan 7 Juta Unit Mobil Terjual

11:39 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Kia Forte, salah satu mobil buatan Kia Motors Corp

Dua produsen mobil terbesar di Korea Selatan, Hyundai Motor Co dan Kia Motors Corp, menargetkan penjualan gabungan sebesar 7 juta unit mobil pada tahun 2012 ini.

Tahun lalu, gabungan kedua perusahaan tersebut telah berhasil menjual mobil sebanyak 6,6 juta unit, jauh melebihi target mereka sebanyak 6,33 juta unit.

Keberhasilan penjualan tersebut disebabkan oleh kemalangan yang menimpa kompetitor-kompetitor mereka di Jepang. Toyota Motor Corp, Nissan Motor Co, serta Honda Motor Co mengalami pukulan cukup keras akibat gempa di Jepang, banjir di Thailand, serta menguatnya nilai tukar yen.

Untuk bisa mencapai target penjualan sebanyak 7 juta unit, Hyundai dan Kia berencana meningkatkan penjualan di luar negeri dengan cara meningkatkan kualitas produk-produk buatannya serta memperkuat brand image perusahaan di mata para konsumen di berbagai negara.

via Bloomberg : Hyundai, Kia Aiming to Boost Global Vehicle Sales to 7 Million This Year

Toyota Perkirakan 8,48 Juta Unit Mobil Terjual Tahun 2012

2:05 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

dealer Toyota di California, AS

Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar di Jepang, kemungkinan akan kehilangan posisinya sebagai produsen mobil terlaris di dunia tahun  2011 dengan perkiraan penjualan hingga akhir tahun hanya sebesar 7,9 juta unit.

Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya adalah tsunami yang memporak-porandakan Jepang pada tanggal 11 Maret, banjir Thailand yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober, serta melonjaknya nilai tukar yen ke titik tertinggi sejak puluhan tahun terakhir.

Meski demikian, Toyota berjanji akan segera bangkit pada tahun 2012 dengan perkiraan penjualan sebesar 8,48 juta unit kendaraan. Jika benar-benar tercapai, maka angka penjualan tersebut akan menjadi rekor terbesar Toyota sejak berdirinya perusahaan.

Toyota bahkan menargetkan angka penjualan yang lebih fantastis yaitu sebesar 8,95 juta unit dengan total produksi hingga 8,98 juta unit kendaraan pada tahun 2013.

via Reuters : Toyota set to shake off woes with record sales in 2012

Cacat, 28.294 Unit Nissan Juke Ditarik Kembali

2:44 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Nissan Juke

Nissan Motors Co, perusahaan otomotif terbesar kedua di Jepang, tengah melakukan penarikan kembali pada sekitar 28.294 unit mobil Nissan Juke karena adanya cacat pada pengelasan mobil tersebut.

Nissan Juke yang baru diperkenalkan tahun 2010 lalu ternyata memiliki masalah yang bisa membuat mobil tersebut mogok secara tiba-tiba. Namun, saingan terbesar Toyota Motor Corp itu juga menyatakan bahwa model yang akan ditarik kembali hanyalah Nissan Juke yang diproduksi tahun 2011.

Debut perdana Nissan Juke diadakan pada bulan Maret tahun 2010 di Geneva Motor Show. Sementara peluncurannya di Jepang baru diadakan pada tanggal 9 Juni 2010.

Dalam satu bulan pertama setelah peluncurannya di Jepang, permintaan konsumen terhadap mobil tersebut telah mencapai 10.943 unit. Di pasar Eropa dan Amerika Serikat, angka penjualan Nissan Juke telah mencapai 30.000 dan 17.500 unit hingga bulan Oktober 2010.

via The Wall Street Journal : Nissan Recalls Juke To Fix Stalling Problem

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!