Arsip : Youtube

Filter Video Kini Hadir di Instagram

8:49 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Contoh Filter pada Instagram

Contoh Filter pada Instagram

Tak mau kalah dengan aplikasi Vine milik Twitter, Facebook menghadirkan fitur video pada Instagram. Pengguna Instagram kini bisa merekam atau mengedit video berdurasi 3 sampai 15 detik. Read the rest of this entry →

YouTube Mulai Tawarkan Layanan Berbayar

8:38 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Logo YouTube

YouTube, situs berbagi video milik Google, menawarkan layanan berbayar bagi pengguna untuk bisa menikmati acara televisi dan film melalui situsnya.  Read the rest of this entry →

Mei 2013, Pakistan Akan Buka Blokir Youtube

9:36 am in Berita, Highlight, Internasional by Ririen Restya Sagita

Tampilan Situs YouTube

Pakistan akan membuka blokiran untuk situs berbagi video, Youtube pada minggu pertama bulan Mei 2013. Read the rest of this entry →

Rayakan April Mop, Google Rilis Google Nose

9:11 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Google Nose pada Tablet

Google merilis Google Nose, sebuah fitur baru untuk mesin pencari Google, pada 1 April 2013. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk mencium bau dari kata kunci yang dicari. Read the rest of this entry →

YouTube Rilis Aplikasi “Capture” Untuk iPhone

8:55 am in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Youtube Capture

Situs berbagi video milik Google, YouTube merilis sebuah aplikasi bernama “Capture” untuk iPhone. Aplikasi tersebut memungkinkan penggunanya merekam video kapanpun dimanapun mereka mau. Read the rest of this entry →

Google Hapus 640 Video Tentang Terorisme di Youtube

10:18 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Tampilan Situs Youtube

Google Inc mengumumkan bahwa pihaknya telah menghapus sekitar 640 video yang diduga mempromosikan terorisme di situs berbagi video miliknya – Youtube.

Menurut Google, penghapusan ratusan video tersebut dilakukan pada semester kedua tahun lalu atas permintaan dari Asosiasi Petugas Polisi Inggris (UK’s Association of Police Officers). Selain menghapus video, Google juga telah memblokir 5 akun yang mengunggah video tersebut ke Youtube.

Sepanjang periode Juli-Desember 2011, Google mengaku telah mendapatkan 461 perintah untuk menghapus 6.898 item berupa video ataupun tautan pada situs mesin pencari miliknya. Google menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya baru menuruti sekitar 68% dari perintah penghapusan konten dari pengadilan.

Perusahaan internet asal Amerika Serikat tersebut menolak sejumlah permintaan penghapusan konten dari beberapa negara karena khawatir bahwa hal tersebut akan berpengaruh terhadap kebebasan berekspresi di internet. Salah satu yang ditolak Google berasal dari pemerintah Polandia yang meminta perusahaan tersebut menghapus segala macam tautan yang mengarah ke situs pengkritik Lembaga untuk Pengembangan Usaha (Agency for Enterprise Development) di negaranya.

via BBC News : Google reveals ‘terrorism video’ removals

Pertumbuhan Pengguna Facebook di AS Mulai Melambat

4:23 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Tampilan Facebook

Situs jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook, telah digunakan oleh hampir 1 miliar orang di seluruh dunia. Meski demikian, pertumbuhan pengguna Facebook di Amerika Serikat mulai melambat.

Berdasarkan penelitian dari comScore Inc, jumlah kunjungan unik ke situs Facebook di bulan April 2012 telah mencapai 158 juta kali, meningkat 5% dibanding tahun sebelumnya. Namun, kenaikan kunjungan tersebut tercatat sebagai yang terendah sejak tahun 2008.

Menurut comScore, Facebook meraih kenaikan jumlah pengguna sebesar 24% pada bulan April 2011, sedangkan di tahun sebelumnya, pertumbuhan pengguna Facebook bahkan mencapai 89%.

Selain itu, comScore juga mencatatkan bahwa durasi waktu yang dihabiskan para pengguna Facebook di situs tersebut mengalami kenaikan sebesar 16% pada bulan April 2012. Di tahun sebelumnya, kenaikan durasi kunjungan ke Facebook adalah sekitar 23%.

Para pengguna Facebook di AS menghabiskan waktu lebih dari 6 jam dalam sebulan untuk mengakses situs tersebut. Lama kunjungan yang dilakukan oleh para pengguna internet ke Facebook telah melebihi lama kunjungan ke situs-situs populer lainnya seperti Youtube dan Yahoo.

via The Wall Street Journal : Days of Wild User Growth Appear Over at Facebook

YouTube Menangkan Kasus Persidangan di Perancis

4:06 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Logo YouTube

Situs berbagi video milik Google, YouTube, memenangkan kasus persidangan melawan sebuah perusahaan televisi di Perancis.

Hakim sebuah pengadilan sipil di Perancis pada hari Selasa (29/5) memutuskan bahwa YouTube tidak wajib mengawasi seluruh konten video yang diunggah ke situsnya.

Pada tahun 2008 lalu, sebuah stasiun televisi Perancis TF1 menuntut YouTube ke pengadilan karena situsnya memuat beberapa video berisi acara televisi dan wawancara yang pernah disiarkan oleh TF1.

Menurut TF1, pihaknya memiliki hak komersil atas acara-acara tersebut sehingga YouTube tidak boleh menampilkan video tersebut. Tidak hanya itu, saluran televisi Perancis tersebut juga menuduh YouTube telah melakukan kompetisi yang tidak adil dan mengambil keuntungan dari acara-acara miliknya.

Sementara itu, hakim pengadilan Perancis menolak gugatan TF1 dengan menyatakan bahwa perusahaan tersebut gagal memberikan bukti kerugian yang ditimbulkan akibat dimuatnya tayangan video di YouTube. Untuk itu, hakim mewajibkan TF1 untuk membayar biaya persidangan sebesar 80.000 euro (US$100.000).

via Phys.org : French court says YouTube not obligated to control content

Pakistan Tutup Akses ke Twitter Selama 12 Jam

4:06 pm in Asia, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Tampilan Situs Twitter

Situs microblogging populer, Twitter, tak bisa diakses selama 12 jam di Pakistan pada hari Minggu (20/5) kemarin.

Berdasarkan keterangan dari pemerintah Pakistan, akses ke Twitter memang ditutup pada hari Minggu karena adanya konten berisi ‘penghujatan’ terhadap Nabi Muhammad.

Pemerintah Pakistan menolak untuk memberi keterangan mengenai konten mana yang dianggap menghujat. Selain itu, pemerinta negeri tersebut juga enggan memberi alasan mengapa larangan akses ke Twitter hanya diberlakukan selama 12 jam.

Berdasarkan keterangan dari Menteri Dalam Negeri Pakistan yang juga seorang pengguna Twitter, Rehman Malik, pemblokiran Twitter dibatalkan karena ia segera menghubungi Perdana Menteri Pakistan untuk memperbolehkan akses ke Twitter.

Pada tahun 2011 lalu, Pakistan juga pernah memblokir Facebook karena adanya lomba menggambar Nabi Muhammad di situs tersebut.  Selain Twitter dan Facebook, terdapat sekitar 1000 situs lainnya termasuk Youtube yang pernah diblokir di Pakistan.

via Reuters : Pakistan briefly bans Twitter access for ‘blasphemy’

Kalah Sidang, Youtube Kemungkinan Harus Bayar Royalti

1:35 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Video Klip di Youtube

Situs video sharing populer milik Google, Youtube, kalah dalam persidangan mengenai hak cipta melawan sebuah organisasi pemegang royalti di Jerman, Gema.

Gema berpendapat Youtube selama ini belum melakukan tindakan yang cukup untuk melarang beredarnya konten video yang melanggar hak cipta pada situs berbagi video miliknya.

Pengadilan setuju dengan klaim Gema dan memutuskan bahwa Youtube harus bertanggung jawab atas segala konten yang dimuat oleh pengguna situs tersebut.

Dalam persidangan tersebut, Gema mewakili sekitar 60.000 musisi dan penulis lagu di Jerman. Kekalahan dari Gema di persidangan bisa mengakibatkan Youtube harus membayar royalti dengan jumlah yang tidak sedikit.

Tidak hanya itu, Gema juga meminta Youtube untuk memasang pelindung pada situsnya untuk bisa mendeteksi pengguna Youtube yang berusaha mengunggah konten berisi hak cipta milik Gema.

Sementara itu, juru bicara Youtube menyatakan bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab atas segala konten yang diunggah pengguna. Namun, Youtube akan merespon jika ada laporan tentang pelanggaran hak cipta di situsnya.

via BBC News : Youtube loses court battle over music clips

Hanya Google dan Facebook Mampu Kalahkan Situs Pornografi

4:45 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Logo Google dan Facebook

Hasil penelitian Extreme Tech yang dirilis oleh The Times of India menunjukkan bahwa sekitar 30% lalu lintas internet saat ini dikuasai oleh situs-situs pornografi.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa jumlah halaman yang dilihat di situs pornografi terbesar di dunia mencapai 4 miliar halaman. Setiap bulannya, situs tersebut memiliki jumlah kunjungan unik (unique visits) sebesar 350 juta kali, tiga kali lipat dari kunjungan ke situs berita CNN atau situs olahraga ESPN.

Sementara itu, data yang digunakan untuk memuat konten pada situs pornografi terbesar kedua di dunia mencapai 100 terabyte dengan total transfer data sekitar 100 gigabyte per hari. Beberapa bulan lalu, hacker mencuri ribuan nama pengguna dan kata sandi pada situs pornografi tersebut dan menyebarkannya di internet.

Sejauh ini, hanya situs sekelas Google dan Facebook yang mampu mengalahkan jumlah traffic dari situs-situs pornografi, dan hanya Youtube yang bisa menyaingi besar data yang ditransfer oleh situs-situs tersebut setiap harinya.

via The Times of India : Porn attract one third of global web traffic

Paramount Pictures Sewakan 500 Judul Film Lewat Youtube

4:23 pm in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Cuplikan Film Transformer

Youtube telah menjalin kesepakatan dengan Paramount Pictures terkait layanan rental film yang disediakan oleh situs berbagi video terpopuler milik Google tersebut.

Dengan masuknya Paramount Pictures, rental film Youtube kini ketambahan koleksi judul film sebanyak 500 buah, termasuk film fenomenal seperti “Transformer” dan “The Godfather”. Paramount Pictures menjadi perusahaan film kelima yang ikut menyediakan koleksi filmnya di Youtube.

Harga sewa satu judul film di rental online tersebut sekitar US$2,99 hingga US$3,99 dengan masa peminjaman selama 2 hari. Setelah 48 jam, pengguna Youtube tidak dapat lagi mengakses film yang telah ia sewa. Untuk menarik penikmat film agar mau menggunakan fasilitas rental di Youtube, situs tersebut menyediakan cuplikan dari berbagai koleksi film yang tersedia.

Kerjasama antara Paramount Pictures dengan Youtube kemungkinan akan mencairkan hubungan antara Youtube dan Viacom selaku pemilik Paramount Pictures. Pada tahun 2007 lalu, Viacom pernah menuntut Youtube yang dianggap sebagai sarana pelanggaran hak cipta.

via Bloomberg : Youtube Forges Deal With Paramount to Offer Movie Rentals

Google Tampilkan Video Produk Terbarunya, Google Glasses

1:20 pm in AS, Berita, Highlight by Ririen Restya Sagita

Tampilan Google Glasses Pada Halaman Google+

Google membuat kejutan dengan menampilkan prototipe dari produk terbarunya, Google Glasses, melalui sebuah video di Youtube dan Google+.

Google Glasses merupakan sebuah produk yang memungkinkan penggunanya mengambil foto, melakukan panggilan, mencari informasi tentang cuaca dan arah jalan, serta mengakses internet hanya lewat perintah suara.

Sekilas, teknologi tersebut agak mirip dengan Siri yang ada pada iPhone 4S. Namun, Google bermaksud melakukan hal yang berbeda dengan menanamkan teknologi tersebut pada sebuah kacamata.

Dalam video yang dibuat Google untuk mendemonstrasikan produk terbarunya, Google Glasses mampu melakukan berbagai perintah termasuk mengambil foto dan mengunggahnya ke situs jejaring sosial dengan cepat dan sempurna. Sekilas Google Glass tampak seperti produk masa depan yang sering muncul di film fiksi ilmiah.

Menurut Google, proses pengembangan Google Glasses akan memakan waktu sekitar 2 tahun, dan produk tersebut akan segera dites oleh tim Google di hadapan publik. Meski teknologi pada Google Glasses sangat canggih, namun beberapa orang menyampaikan komentar miring terkait produk tersebut di Youtube.

Video Demonstrasi Google Glasses

Beberapa pengguna Youtube menyatakan bahwa Google Glasses bisa mengurangi kemampuan seseorang untuk melakukan segala sesuatu sendiri serta berpotensi melonjakkan angka kecelakaan lalu lintas.

via The Wall Street Journal : Google Glasses Make Their Public Debut

2013, Google Bisa Ungguli Facebook di Bidang ‘Display Ad’

9:32 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Produk-produk Google

EMarketer Inc, sebuah perusahaan riset yang berbasis di Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa Google bisa mengungguli Facebook dalam hal display ad pada tahun 2013 mendatang. Display ad adalah tampilan iklan pada website yang dilengkapi dengan gambar, banner atau video.

Menurut Comscore, tahun 2011 lalu Facebook menguasai sekitar 28% dari seluruh display ad yang ada di Amerika Serikat. Perusahaan pengelola situs jejaring sosial tersebut telah merebut posisi Yahoo sebagai pemilik display ad terbanyak tahun 2011 dan diprediksi akan mampu mempertahankan keunggulannya hingga akhir tahun ini.

Namun, pasar penguasaan display ad kemungkinan akan berubah pada tahun 2013. EMarketer Inc memperkirakan Google akan unggul dengan perolehan 19,8% display ad di berbagai website miliknya dengan total pendapatan sebesar US$3,68 milyar. Sementara itu, Facebook menguntit di belakang Google dengan meraih 17,7% display ad senilai US$3,29 milyar.

Salah satu faktor yang akan mempengaruhi keberhasilan Google adalah kekayaan produk website miliknya seperti situs mesin pencari Google, situs berbagi video Youtube, serta situs pengedit gambar Picassa yang akan menarik minat para advertiser untuk memasang iklan.

via Bloomberg : Google is Poised to Overtake Facebook in U.S. Display Advertising by 2013

Google Sensor Konten Tertentu di India

2:36 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Logo Google

Atas perintah pengadilan India, Google menyatakan akan menyensor konten yang dianggap ofensif di negara tersebut. Konten yang dimaksud bisa berupa gambar tokoh agama tertentu serta tulisan yang bisa memicu permusuhan antara kelompok tertentu di India.

Seluruh konten tersebut akan disensor Google dari Youtube, blog, serta mesin pencari miliknya. Meski diblokir di India, Google menyatakan konten-konten tersebut akan tetap tersedia di berbagai negara lainnya.

Tidak hanya Google, perusahaan internet lain seperti Facebook dan Yahoo juga diperintahkan oleh pemerintah India untuk menghapus konten ofensif di websitenya. Namun, kedua website tersebut belum memberikan pernyataan apapun terkait perintah penghapusan konten tersebut.

Selama ini, pemerintah India memang terkenal ketat dalam mengatur kebijakan internet di negerinya, meski tidak seketat China. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2011, pemerintah India telah meminta Google untuk menghapus sekitar 358 konten di berbagai website miliknya.

via The Wall Street Jornal : Google Pulls Some Content In India

Smartphone Sebabkan Penjualan Kamera Digital Merosot

8:55 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Kamera Digital Canon

Kemunculan smartphone yang dilengkapi dengan fitur kamera beresolusi tinggi serta kemampuan auto fokus dan pencahayaan yang baik membuat konsumen mulai berpaling dari kamera digital.

Pada bulan November 2011 lalu, penjualan kamera digital menurun sebanyak 17% dibanding tahun sebelumnya menjadi hanya 12 juta unit. Sementara itu, penjualan smartphone malah meroket menjadi 95 juta unit pada periode yang sama.

Untuk kembali merebut perhatian konsumen, produsen kamera seperti Samsung, Sony, dan Canon akan meluncurkan puluhan jenis terbaru kamera digital dengan harga terjangkau dalam event Consumer Electronics Show di Las Vegas minggu ini.

Kamera-kamera tersebut akan dilengkapi dengan beberapa fitur khusus, misalnya anti air dan auto fokus yang lebih tajam sehingga bisa menangkap gerakan cepat dengan sempurna.

Sebagai contoh, kamera digital terbaru dari Sony kini dilengkapi dengan kemampuan untuk mengambil gambar 3D serta mampu digunakan di dalam air. Samsung tak mau ketinggalan dengan menciptakan kamera digital yang bisa langsung dihubungkan ke situs-situs berbagi foto dan video seperti Facebook, Youtube, dan Flicker.

via Bloomberg.com : Camera Makers Seek To Avoid Death by Smartphones

Lonjakan Transaksi Online Sebabkan Kekacauan Pengiriman

9:56 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

pengirim barang FedEx

Melonjaknya transaksi perbelanjaan online menjelang perayaan Natal membuat perusahaan-perusahaan retailer dan pengiriman barang mengalami kesibukan yang luar biasa.

Kesibukan tersebut akhirnya mengakibatkan kekacauan yang berujung pada terjadinya beberapa kasus bagi perusahaan pengiriman barang dan retailer online.

Salah satu kasus yang tengah menjadi perbincangan banyak orang menimpa salah satu perusahaan pengirim barang terkemuka, FedEx. Seorang supir sekaligus pengirim barang FedEx tertangkap kamera ketika tengah melemparkan barang yang ia kirimkan ke halaman rumah seseorang. Padahal, barang yang ia lemparkan tersebut adalah sebuah LCD monitor yang sangat rentan terhadap benturan.

Video rekaman pelemparan barang tersebut kemudian diunggah ke Youtube, situs video sharing terpopuler, dan mendapat respon yang luar biasa besar dari pengguna situs tersebut. Akhirnya, pihak perwakilan FedEx mengunggah video lain di Youtube yang berisi permintaan maaf dari seluruh staf dan petinggi perusahaan tersebut.

video pengirim barang FedEx melemparkan barang kirimannya

via AllThingsD : Records Online Shopping Brings New Meaning to “Holiday Stress”

Rebecca Black dan J-Lo Paling Banyak Dilihat di Youtube

9:26 am in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Video Klip "On the Floor" di Youtube

Dalam blognya hari ini (21/12), Youtube meluncurkan daftar video yang paling banyak dilihat sepanjang tahun 2011. Daftar video tersebut terbagi menjadi 3 yaitu, video dari label rekaman, video selain dari label rekaman, serta channel Youtube yang paling banyak dilihat.

Di kategori video dari label rekaman, Jennifer Lopez dengan videonya yang berjudul “On the Floor” bersama dengan Pitbull muncul di posisi teratas. Video tersebut telah ditonton sebanyak sekitar 453 juta kali sejak pertama kali diluncurkan di Youtube pada bulan Maret lalu.

Sementara itu, posisi teratas dalam kategori video selain dari label rekaman ditempati oleh Rebecca Black dengan video klipnya yang berjudul “Friday”. Anehnya, meski menempati posisi teratas, video tersebut juga mendapat tag dislike terbanyak dengan perolehan lebih dari 302.000 tag dislike.

Posisi teratas dalam channel Youtube dimiliki oleh “machinima”, sebuah channel yang memperlihatkan berbagai grafis 3D dalam produksi film.

via Youtube Blog : What were we watching this year? Let’s rewind 2011

Gaga dan Bieber Masuk Daftar Pemuda/i Sukses Versi Forbes

10:15 am in AS, Berita by Ririen Restya Sagita

Lady Gaga dan Justin Bieber

Lady Gaga dan Justin Bieber, dua orang penyanyi terpopuler di dunia, masuk ke dalam daftar 30 pemuda/i berprestasi di bawah umur 30 tahun versi majalah Forbes.

Selain menyanyi, Lady Gaga yang terlahir dengan nama Stefani Joanne Angelina Germanotta pada tanggal 28 Maret 1986 juga merupakan seorang penulis lagu. Ia menjalani profesi sebagai penulis lagu untuk sebuah perusahaan rekaman sampai kemudian seorang penyanyi terkenal, Akon, menyadari bakat Lady Gaga lalu mengontraknya sebagai penyanyi.

Sementara itu, Justin Bieber dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, sekaligus aktor, setelah membintangi film yang berjudul Never Say Never. Ia mulai menarik perhatian perusahaan rekaman setelah video penampilannya di Youtube mengundang perhatian jutaan pengguna situs video sharing tersebut.

Selain Gaga dan Bieber, kalangan muda terkenal lainnya yang juga masuk ke dalam daftar tersebut adalah sang pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, dan anak dari CEO perusahaan Oracle, David Ellison. Daftar lengkap ketiga puluh pemuda sukses tersebut akan dicantumkan di salah satu halaman majalah Forbes edisi Januari.

via Reuters : Zuckerberg, Lady Gaga, among top U.S. young achievers

Aplikasi Facebook Paling Banyak Digunakan di Android

12:26 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Hasil Survey Nielsen

Nielsen, sebuah perusahaan peneliti global marketing dan advertising mengadakan survey untuk mengetahui aplikasi yang paling banyak digunakan pada sistem operasi Android.

Penelitian tersebut diadakan selama sebulan penuh dan diikuti oleh pengguna Android berusia 18 sampai 44 tahun di AS. Hasil survey tersebut menunjukkan bahwa Facebook merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan di Android dari semua kalangan usia.

Selain Facebook, aplikasi top lainnya didominasi oleh situs-situs milik Google seperti Google Search, Gmail, Google Maps dan Youtube.

Pengguna Android berusia 18-24 tahun menempatkan Google Search sebagai situs terpopuler setelah Facebook dengan perolehan 77%, sementara pengguna lainnya yang berusia 25-44 tahun lebih sering menggunakan Gmail dibanding Google Search aplikasi terfavorit kedua.

Situs video terpopuler milik Google, Youtube, hanya menempati posisi kelima dengan perolehan sebanyak 64% di kelompok usia 18-24 tahun, 56% di kalangan usia 25-34, dan 51% dalam kelompok 35-44 tahun.

via nielsenwire : App-Happy with Android: The Most Popular Android Apps by Age

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!