Arsip : ZTE

Inilah 5 Brand Smartphone Terbaik di Dunia

8:52 am in Berita, Internasional by Siti Nurjanah

Kumpulan Smartphone

Kumpulan Smartphone Terbaik di Dunia

Sejak kemunculan smartphone dengan berbagai merk dan fitur, nampaknya hal tersebut sukses menarik perhatian konsumen. Menurut data yang diperoleh dari biro riset IDC, pengapalan smartphone mencapai angka sebesar 45,5% pada kuartal IV 2012. Read the rest of this entry →

Huawei Bantah Gunakan Subsidi Ilegal dari Pemerintah

10:02 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Kantor Huawei di Cina

Huawei Technologies Co Ltd membantah tuduhan bahwa perusahaannya telah mendapatkan subsidi ilegal dari pemerintah. Bantahan tersebut disampaikan Huawei sehubungan dengan kabar yang dirilis oleh Financial Times pada hari Senin (28/5) kemarin.

Berdasarkan kabar yang dirilis oleh harian AS tersebut, Uni Eropa tengah mengumpulkan penyelidikan terhadap dua perusahaan Cina, Huawei dan ZTE, terkait penggunaan subsidi ilegal dari pemerintah negaranya. Dengan demikian Huawei dan ZTE bisa menjual produk dengan harga yang jauh lebih murah sehingga melukai persaingan dengan perusahaan teknologi lainnya.

Huawei merespon kabar tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah menggunakan subsidi ilegal atau menjual produk di bawah harga normal di kawasan Eropa. Selain itu, Huawei juga membantah laporan mengenai adanya penyelidikan dari Komisi Eropa terkait masalah tersebut.

Perusahaan teknologi nomor 1 di Cina tersebut menganggap Eropa sebagai salah satu pasar terpenting untuk pemasaran produk-produknya. Saat ini, Huawei tercatat memiliki 7.000 orang karyawan di Eropa dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi 6.000 penduduk Eropa lainnya secara tidak langsung. Sementara itu, salah satu perusahaan teknologi Cina lainnya, ZTE, hingga saat ini belum memberikan tanggapan terkait kabar penggunaan subsidi ilegal.

via Reuters : Huawei denies getting illegal Chinese subsidies

Uni Eropa Tuduh ZTE dan Huawei Gunakan Subsidi Ilegal

3:55 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Produk Huawei

Dua perusahaan teknologi besar asal Cina, ZTE dan Huawei, tengah menghadapi masalah dengan pihak regulator Uni Eropa. Kabar tersebut disampaikan oleh Financial Times (FT) pada hari ini (28/5)

Uni Eropa menyatakan bahwa Huawei dan ZTE telah menggunakan subsidi ilegal dari pemerintah negaranya untuk menjual produk dengan harga yang jauh lebih murah dari harga aslinya. Hal tersebut menyebabkan perusahaan-perusahaan teknologi Eropa kesulitan bersaing dengan mereka.

Pihak Uni Eropa menyatakan telah melakukan penyelidikan terhadap kedua perusahaan Cina tersebut. Jika terbukti melakukan tindakan ilegal, baik Huawei maupun ZTE bisa diwajibkan untuk membayar denda dalam jumlah tertentu kepada Uni Eropa. Hingga saat ini, Huawei dan ZTE belum memberikan tanggapannya atas kasus tersebut.

Huawei dan ZTE telah menjalankan bisnisnya di Eropa dan bersaing dengan beberapa perusahaan teknologi dan jaringan besar di wilayah tersebut seperti Ericsson, Siemens-Nokia, dan Alcatel-Lucent. Selama ini, Cina merupakan partner dagang terbesar kedua bagi Eropa setelah Amerika Serikat. Eropa sendiri tercatat sebagai mitra dagang terbesar bagi Cina.

via The Times of India : Huawei, ZTE under EU scanner: Report

Huawei Prediksi Kenaikan Penjualan Ponsel sebesar 20%

4:14 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Smartphone Huawei

Huawei Technologies Co Ltd, produsen peralatan komunikasi dan jaringan terbesar di China, mengumumkan prediksi kenaikan penjualan smartphone sebesar 20% secara global pada tahun ini.

Pada kuartal terakhir tahun 2011, Huawei melaporkan peningkatan penjualan sebesar 11,7% menjadi US$32,34 miliar. Namun, profit Huawei pada periode tersebut malah merosot hingga lebih dari 50% karena membengkaknya pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan bisnis secara global.

Meski demikian, CEO Huawei saat ini, Xu Zhijun, mengungkapkan bahwa perusahaannya akan kembali menginvestasikan dana dalam jumlah besar yaitu US$4,5 miliar untuk penelitian. Xu ingin lebih mengembangkan bisnis ponsel dan layanan komputasi Huawei untuk memperbaiki performa perusahaan.

Saat ini, penjualan smartphone Huawei di China cukup baik, namun perusahaan tersebut belum mampu unjuk gigi secara global. Bersama ZTE, Huawei berusaha menarik konsumen dari berbagai negara dengan menyediakan jajaran smartphone berfitur lengkap dengan harga yang relatif murah. Namun, perusahaan tersebut masih belum mampu menyaingi produsen smartphone Asia lainnya seperti Samsung, LG, atau HTC.

via Bloomberg : Huwei Expects Sales to Rise 20%, This Year on Smartphones

2015, ZTE Targetkan Penjualan 100 Juta Unit Smartphone

4:29 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

ZTE Blade dari Smartfren

ZTE Corp, perusahaan teknologi asal China, menargetkan angka penjualan smartphone sebesar 100 juta unit per tahun pada tahun 2015 mendatang.

Menurut ZTE, saat ini perusahaannya baru berhasil menjual sekitar 15 juta unit per tahun. Namun, jumlah tersebut akan meningkat menjadi 50 juta unit pada tahun ini.

Salah satu strategi ZTE untuk mewujudkan targetnya adalah dengan menyediakan smartphone berfitur canggih dengan harga yang sangat terjangkau.  Salah satu smartphone ZTE, Blade, memiliki fitur lengkap seperti layar sentuh kapasitif, kamera 5 megapiksel, sistem operasi Android, serta Wi-Fi dibanderol dengan harga hanya sekitar Rp1,5 juta di Indonesia.

Menurut perusahaan riset di AS, Gartner, angka penjualan smartphone di seluruh dunia mencapai kurang lebih 472 juta unit pada tahun 2011 lalu. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 1 miliar unit dalam dua tahun ke depan.

via Reuters : China’s ZTE to sell 100 million smartphone a year by 2015

HTC Populer di AS Namun Tenggelam di China

4:19 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Salah Satu Produk HTC

Smartphone HTC cukup populer di Amerika Serikat sehingga angka penjualannya mampu menyaingi smartphone buatan Samsung, Motorola, atau bahkan Apple. Pada tahun 2011 lalu, HTC bahkan mampu menguasai 17,1% dari keseluruhan pasar ponsel di AS.

Namun ternyata, HTC hanya dipandang sebelah mata di China. Produsen smartphone asal Taiwan tersebut hanya meraih penjualan sebesar 3% dari total penjualan smartphone di China pada tahun 2011. Di saat yang sama, Samsung membukukan penjualan smartphone di China hingga 18,6% sementara Apple meraih 9,9%.

Kepopuleran HTC di negeri ginseng tersebut dikalahkan oleh smartphone-smartphone local buatan Huawei Technologies Co Ltd, ZTE Corp dan lain sebagainya. Smartphone buatan perusahaan local China biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur canggih namun harga yang ditawarkan sangat terjangkau.

Sementara itu, produk-produk smartphone HTC menawarkan fitur yang cenderung sama namun dengan harga yang cukup mahal. Penduduk China biasanya bersedia mengeluarkan uang lebih banyak hanya untuk membeli smartphone dengan brand yang benar-benar telah mereka percaya seperti Samsung atau Apple.

via The Wall Street Journal : HTC Stuck in China’s Murky Middle

Biaya Penelitian Membengkak, Profit ZTE Turun 37%

11:07 am in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

Smartphone Buatan ZTE

ZTE Corp mengumumkan penurunan profit sebesar 37% sepanjang tahun 2011 dibanding tahun sebelumnya. Menurut pihak ZTE, hal tersebut disebabkan oleh biaya penelitian dan pemasaran yang semakin membengkak.

Total pendapatan bersih ZTE pada tahun 2011 hanya sebesar 2,06 miliar yuan (327 juta dolar), jauh lebih kecil dibanding perkiraan para analis sebesar 2,78 miliar yuan (440,67 juta dolar). Padahal, pendapatan ZTE pada tahun sebelumnya mampu mencapai 3,25 miliar yuan (515 juta dolar).

Biaya penelitian dan pengembangan ZTE meningkat hingga 1,4 miliar yuan (221 juta dolar) dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, biaya pemasaran dan pendistribusian juga ikut bertambah sebesar 2,2 miliar yuan (349 juta dolar). Hal tersebut membuat pendapatan bersih ZTE anjlok meski perusahaan tersebut membukukan angka penjualan yang cukup tinggi.

Penjualan smartphone ZTE di seluruh dunia meningkat hingga 5 kali lipat menjadi 12 juta unit tahun lalu. Salah satu perusahaan teknologi terbesar di China tersebut berusaha mengalahkan angka penjualan smartphone milik Huawei dengan menawarkan jajaran produk smartphone murah yang dilengkapi dengan sistem operasi Android.

via Bloomberg : ZTE Profit Falls 37% on Higher Research, Marketing Expenses

iPhone Belum Mampu Dominasi Pasar Smartphone China

1:33 pm in Asia, Berita by Ririen Restya Sagita

iPhone

Meski Apple telah berhasil menjadi produsen smartphone terbesar di dunia, namun perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut masih belum mampu mendominasi pasar smartphone di China.

Pada kuartal keempat 2011, penjualan iPhone di negeri tersebut malah turun dari 10,4% menjadi hanya 7,5%. Apple bahkan kalah dari vendor ponsel lokal seperti Huawei dan ZTE yang masing-masing menguasai 12,6% dan 11,1% pasar smartphone China.

Sementara itu, posisi pertama diduduki oleh Samsung dengan jajaran produk Galaxynya. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut menggeser kedudukan Nokia yang pada kuartal sebelumnya dinobatkan sebagai produsen smartphone terbesar di China.

Smartphone buatan Apple gagal mendominasi China karena harganya yang terlampau mahal. Harga iPhone di negara tersebut bisa mencapai 2 kali lipat dari harga yang ditawarkan di AS. Selain itu, Apple juga harus bertempur dengan produk iPhone replika yang bertebaran di berbagai wilayah China.

Kegagalan dalam menguasai pasar smartphone China merupakan salah satu kendala bagi Apple untuk terus mendominasi penjualan smartphone secara global. Pasalnya, saat ini China merupakan pasar ponsel terbesar di dunia dengan jumlah aktivasi ponsel mencapai 1 miliar unit.

via Reuters : Apple loses China smartphone market in Q4

Android Kuasai 52,5% Angka Penjualan Smartphone

3:28 pm in Berita, Internasional by Ririen Restya Sagita

Smartphone Android terbaru dari Samsung

Pada kuartal ketiga yang berakhir September lalu, smartphone Android berhasil menguasai sekitar 52,5% angka penjualan smartphone dari berbagai merek dan sistem operasi.

Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Di sisi lain, Apple sebagai saingan utama smartphone-smartphone Android hanya meningkatkan penjualan hingga 42%.

Sistem operasi Android ini mampu menjadikan Samsung sebagai vendor smartphone no. 1 di dunia dengan produk-produk Galaxynya.

Tidak seperti iOS yang dikhususkan hanya untuk gadget-gadget buatan Appple, sistem operasi Android terbuka untuk berbagai vendor smartphone di seluruh penjuru dunia.

Kini, selain produsen smartphone besar seperti Samsung, Motorola, dan HTC, perusahaan-perusahaan lokal asal China pun ikut meramaikan pasar smartphone Android dengan produk-produk buatan Huawei dan ZTE.

Sementara itu, vendor ponsel low-end dan middle-end terbesar di dunia, Nokia, kini malah mengalami penurunan penjualan smartphone dengan mencakup hanya 16,9% dari seluruh penjualan smartphone. Namun, Nokia dipastikan akan segera bangkit kembali setelah meluncurkan Windows Phone, Nokia Lumia, yang rencananya akan mulai dikirimkan bulan ini.

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!