• Analisa Fundamental

    5 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Ada dua jenis analisa yang umum digunakan oleh para analis maupun investor sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham di lantai bursa, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal. Tanpa melakukan analisis, seorang investor akan tampak seperti seseorang yang berjalan dalam kegelapan.

  • Laporan Keuangan

    6 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Kondisi keuangan sebuah perusahaan tergambar dengan jelas dalam sebuah laporan keuangan. Bagi seorang investor, memahami dengan cermat data-data yang tersaji dalam sebuah laporan keuangan sebuah perusahaan adalah penting dan harus. Karena informasi yang tersaji dalam laporan keuangan bisa menjadi pijakan dasar dalam menentukan pilihan untuk berinvestasi.

  • Portofolio Investasi

    7 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Dalam bentuk dasarnya, teori portofolio dimulai dengan asumsi bahwa tingkat pengembalian atas efek dimasa depan dapat diestimasi dan kemudian menentukan risiko dengan variasi distribusi pengembalian. Dengan asumsi tertentu, teori portofolio menghasilkan hubungan linear antara risiko dan pengembalian. Istilah portofolio dalam dunia keuangan digunakan untuk menyebutkan kumpulan investasi yang dimiliki oleh institusi ataupun perorangan. Memiliki portofolio seringkali merupakan suatu bagian dari investasi dan strategi manajemen resiko yang disebut diversifikasi. Dengan memiliki beberapa aset, resiko tertentu dapat dikurangi. Ada pula portofolio yang ditujukan untuk mengambil suatu resiko tinggi yang disebut portofolio konsentrasi ( concentrated portfolio).

  • Karakter Trading

    10 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Karakter bisa diartikan sebagai sebuah sikap mental atau kondisi psikologis seseorang dalam menghadapi, menyikapi, atau menjalani sesuatu hal. Adapun trading yang dimaksud di sini adalah serangkaian aktivitas jual-beli di dunia investasi. Maka ‘Karakter Trading’ adalah sikap mental seorang trader dalam melakoni aktivitasnya di dunia investasi. Sikap mental seorang trader ini sangat penting untuk dikaji oleh karena hal ini amat menentukan sukses tidaknya seorang trader nantinya.

  • Rumusan Umum Strategi Trading

    10 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Semua orang yang berinvestasi di bursa saham pasti menginginkan sebuah jurus jitu agar bisa sukses disetiap permainan. Setiap investor mendambakan agar ia memiliki strategi yang lebih ampuh dibanding yang lainnya.Tapi benarkah ada strategi yang lebih manjur dibanding strategi yang lainnya?

  • Probabilitas Dalam Trading

    11 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Pada pelemparan sebuah koin, hanya akan ada 2 kemungkinan, yaitu gambar atau angka. Menurut Anda, manakah sisi koin yang paling berpeluang muncul dari pelemparan koin sebanyak 10 kali? Di dalam pendekatan statistik, probabilitas yang akan kita dapatkan adalah sama. Anda dapat mencatat berapa kali muncul gambar dan berapa kali muncul angka dalam setiap lemparan. Apa yang Anda lakukan merupakan suatu eksperirnen yang baik tentang probabilitas.

  • Swing Trading

    11 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Swing Trading adalah strategi bermain saham dengan memanfaatkan volatilitas (gejolak) harga saham.Sedangkan para trader yang sering menggunakan sistem ini sering dijuluki ‘Swing Trader’. Swing Trader biasanya mencari saham-saham yang memiliki range trading yang cukup lebar seperti BUMI, ASII, AALI, BMRI, dan lain-lain. Namun agar swing trading berjalan dengan baik diperlukan sistem trading yang efektif, yang paling tidak memperhatikan dua komponen dasar dan sangat penting yaitu identifikasi tren secara tepat dan stop loss.

  • Pengantar Analisa Teknikal

    12 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Salah satu cara agar mampu meprediksi kemana pasar mengarah, adalah dengan menerapkan metode Analisa Teknikal. Analisa Teknikal, bagi sebagian orang dianggap jauh lebih efektif dan jitu untuk menganalisa pasar dibanding Analisa Fundamental. Analisa Teknikal pada prinsipnya merupakan metode analisis yang menggunakan data-data pasar. Dengan menggunakan data-data mengenai harga, pasokan serta permintaan di masa lalu, analisa teknikal saham dapat memprediksi bagaimana permintaan dan pasokan dimasa mendatang, serta menganalisa harga saham yang mungkin akan terbentuk karenanya.

  • Analisa Teknikal Klasik

    13 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Pengguna analisis teknikal klasik ini biasa disebut sebagai chartist, dimana mereka percaya bahwa tren dan sinyal aksi pasar suatu saham dapat diperoleh berdasarkan bentuk dan pola tertentu dari grafik harga saham. Bentuk lain dari analisis ini adalah penggunaan garis-garis penganalisis yang diaplikasikan pada grafik harga menurut opini individual masing-masin. Analisis ini lebih banyak mengandung seni/art dari pada unsur ilmiahnya. Demikian juga halnya, bahwa menurut masing-masing penggunanya analisis ini juga spesifik untuk tiap-tiap sekuritas. Kelompok analis ini dapat digolongkan ke dalam penganalisis garis gerak harga dan penganalisis pola.

  • Analisa Teknikal Modern

    13 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Pengguna analisis ini biasa juga disebut sebagai technician. Mereka percaya bahwa tren dan sinyal aksi pasar suatu saham dapat diperoleh berdasarkan pola grafik yang ditentukan atau diindikasikan dari perhitungan kuantitatif, bukan interpretasi subyektif terhadap suatu bentuk dan pola grafik. Metode ini secara ilmiah bisa diuji kemampuan dan kinerjanya dalam menghasilkan keuntungan bagi investor. Indikator dalam analisis teknikal adalah sekumpulan (time series) data ( data point) yang dihasilkan dari penggunaan sebuah formula terhadap data harga suatu sekuritas. Data harga tersebut dapat berupa kombinasi dari harga pembukaan (open), tertinggi (high), terendah (low), atau penutupan (close) dalam sebuah rentang periode.

  • Cut Loss

    13 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Cut-loss atau memotong kerugian, yang disebut juga stop-loss atau stop kerugian, adalah tindakan menjual (menutup posisi) saham yang rugi. Oleh karena di Bursa Efek Indonesia biasanya sulit untuk melakukan short sell, maka pemain saham di Indonesia umumnya membuka saham dengan membeli dan menutup dengan menjual.

  • Debt to Equity Ratio [DER]

    18 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Dalam perhitungan analisis fundamental, perbandingan antara utang (debt) dengan modal (equity) dikenal dengan istilah debt to equity ratio (DER). Cara menghitungnya adalah dengan membagi total utang dengan total modal, lalu dikali 100%. Debt to equity ratio sering dibalik juga menjadi Equity to Debt Ratio (EDR), sehingga cara menghitungnya menjadi total modal dibagi total utang, lalu dikali 100%. Kalau DER atau EDR ini menunjukkan bahwa jumlah utang sebuah perusahaan masih wajar, maka sahamnya mungkin masih ideal, jika poin-poin fundamental lainnya juga mendukung.

  • Earnings Per Share (EPS)

    18 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Seorang investor membutuhkan sejumlah informasi sebelum bertransaksi agar bisa memilih dengan tepat saham perusahaan mana yang layak untuk dipilih, diantaranya adalah informasi akuntansi. Earning Per Share (EPS) merupakan salah satu informasi akuntansi itu dimana EPS memberikan analisis rasio keuntungan bersih per lembar saham yang mampu dihasilkan perusahaan.

  • Price Earning Ratio (PER)

    21 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Tantangan bagi investor dalam berinvestasi saham adalah bagaimana memilih saham yang bagus dan prospektif yang memiliki masa depan cerah. Sebab bila saham yang dipilih tumbuh positif berarti si investor akan mendapatakan keuntungan dan sebaliknya jika saham tidak tumbuh atau malah stagnan berarti investasinya menjadi sia-sia karena uang yang sudah diinvestasikan tidak bertambah. Terlebih bila harga saham malah tumbuh negatif, si investor sudah pasti akan menderita kerugian.

  • Prinsip Dasar Analisa Teknikal

    21 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Analisa Teknikal (Technical Analysis) yang sering disingkat TA adalah bidang yang meneliti fluktuasi harga dan volume saham dengan tujuan memprediksi harga saham di masa datang. Analisa teknikal biasanya dilakukan dengan menggunakan “chart” atau grafik.

  • Pivot Point

    26 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Pivot point sesuai dengan arti katanya berarti titik atau batas di mana suatu pergerakan harga akan berbalik arah. Ini merupakan suatu teknik yang dikembangkan oleh para pialang di lantai bursa untuk membantu mereka dalam melihat letak suatu level harga secara relatif terhadap situasi dan dinamika pasar sebelumnya.

  • Stock Split & Reverse Stock Split

    26 Oktober 2011 | Fajri Gelu

    Stock split adalah kebijakan perusahaan untuk memecah nominal sahamnya. Hal ini memang tidak akan mempengaruhi nilai investasi para investor. Namun, langkah ini akan membuat harga saham perusahaan itu menjadi lebih terjangkau dan lebih likuid. Jumlah saham perusahaan akan menjadi lebih banyak dan pecahan harga sahamnya di pasar juga menjadi lebih kecil.

  • Short Selling

    8 November 2011 | Fajri Gelu

    Short selling adalah suatu cara yang digunakan dalam penjualan saham di mana investor/trader meminjam dana (on margin) untuk menjual saham (yang belum dimiliki) dengan harga tinggi dengan harapan akan membeli kembali dan mengembalikan pijaman saham ke pialangnya pada saat saham turun.

  • TREND

    8 November 2011 | Fajri Gelu

    Tren adalah hal yang sangat mendasar dalam berbagai pendekatan analisa pasar berbasis teknikal. Semua tool yang digunakan chartist seperti level support dan resistance, price patterns, moving average, trendline, dll, semuanya bertujuan sama yaitu untuk membantu mengukur tren pasar.

  • VWAP

    10 November 2011 | Fajri Gelu

    VWAP adalah singkatan dari Volume Weighted Average Price atau rata-rata modal para pelaku pasar tiap hari. Merupakan suatu tool untuk melihat apakah kenaikan atau penurunan harga saham ini wajar atau tidak

  • Jenis-Jenis Chart

    11 November 2011 | Fajri Gelu

    Jenis-jenis chart/grafik tesebut adalah: line chart, bar chart, candle stick dan Point and Figure Charts. Di sini akan dibahas 3 jenis chart saja oleh karena ketiga jenis chart inilah yang paling sering digunakan, yaitu Bar Chart, Candle Stick Chart, dan Line Chart

  • Membaca Candle Chart

    11 November 2011 | Fajri Gelu

    Candle charts atau disebut juga candle stick charts adalah alat analisis yang paling populer yang sering digunakan oleh para analis dan investor

  • Nama Dan Pola Candlestick

    11 November 2011 | Fajri Gelu

    Setidaknya ada 21 nama candlestick yang harus diketahui oleh trader. 21 candlestick tersebut adalah dari pola candlestick yang paling sering muncul di pasar dan dapat digunakan dalam mengambil keputusan dalam trading. Perlu diketahui bahwa nama-nama candlestick tersebut dibuat untuk membantu trader mengenali sedini mungkin yang terjadi di pasar, tekanan jual atapun beli semua tersirat dalam candlestick

  • Moving Average

    14 November 2011 | Fajri Gelu

    Salah satu teknik dasar dalam analisis teknikal untuk mengetahui apakah harga sebuah saham peluangnya lebih besar untuk menguat atau melemah, dan merupakan indikator paling akurat dari analisis teknikal sekaligus senjata utama para trend trader, itulah dia ‘Moving Average’.

  • Simple Moving Average

    14 November 2011 | Fajri Gelu

    Simple Moving Average (SMA) adalah salah satu jenis indikator yang paling sederhana dalam analisa Moving Average. SMA dihitung dengan cara mengambil nilai rata-rata dari harga suatu saham pada rentang waktu tertentu. Perhitungan SMA ini bisa diambil dari nilai rata-rata harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan juga harga terendah

  • Moving Average Convergence Divergence

    14 November 2011 | Fajri Gelu

    MACD menggunakan 2 EMA untuk mengindikasikan kondisi tekanan beli (overbought) atau kondisi tekanan jual (oversold) yang berfluktuasi di atas dan di bawah garis 0 (zero). Indikator ini terdiri dari dua bagian yaitu MACD histogram dan garis MACD sendiri. Secara garis, MACD terbagi atas tiga bagian yaitu triger line, center line dan MACD line

  • Exponential Moving Average (EMA)

    17 November 2011 | Fajri Gelu

    EMA menggunakan formulasi perhitungan yang memberikan bobot pada harga perriode terbaru secara relatif terhadap harga awal dari perhitungan EMA pada rentang waktu tertentu. Semakin pendek rentang waktu, maka semakin berbobot penerapan penggunaan EMA ini untuk memberikan nilai rata-rata terkini dari suatu saham

  • Average True Range (ATR)

    17 November 2011 | Fajri Gelu

    Dengan adanya ATR ini maka kita bisa lebih mudah beradaptasi dengan pasar di mana harga saham cenderung volatile. ATR bisa juga dikatakan sebagai nilai rata-rata dari fluktuasi harga yang terjadi. Secara sederhana kita dapat mengambil harga harian tertinggi atau terendah dan mengurangkan kedua nilai tersebut untuk mendapatkan kisaran harga harian sehingga kisaran harga harian tersebut bisa memberi kita suatu pendekatan harapan kisaran harga harian untuk hari berikutnya

  • Bollinger Bands

    21 November 2011 | Fajri Gelu

    Indikator ini digunakan untuk membantu memperkirakan range/kisaran pergerakan harga. Bollinger Bands digunakan untuk mengukur tingkat Volatility. Ketika harga cenderung diam garis Bollinger Bands akan merapat dan ketika harga aktif garis Bollinger Bands akan melebar. Bollinger Bands bisa berfungsi sebagai Support & Resistance dimana harga cenderung bergerak bolak-balik antara batas atas dan batas bawah (Bollinger Bounce). Bolinger Bands sangat membantu untuk mengetahui apakah harga sedang diam atau aktif

  • Fibonacci Retracement

    21 November 2011 | Fajri Gelu

    Fibonacci retracement berguna untuk mengukur sampai sejauh mana sebuah koreksi harga kira-kira akan terjadi. Dalam trading, level Fibonacci retracement yang menjadi level kunci adalah 38.2%, 50%, 61.8%. Terkadang, level 76.4% juga dijadikan referensi

  • Support & Resistance

    22 November 2011 | Fajri Gelu

    Garis support adalah level dimana kecenderungan harga akan naik karena demand yg lebih besar pada level tersebut.. Sedangkan garis resistance adalah kebalikannya yaitu level dimana kencederungan harga akan turun karena supply lebih besar pada level tersebut. Seperti lantai dan plafon, dimana bola akan memantul ke atas bila mengenai lantai dan kembali memantul ke bawah saat mengenai plafon

  • Stochastic Oscillator

    23 November 2011 | Fajri Gelu

    Indikator stochastic oscillator ini membandingkan harga penutupan (close) relatif terhadap range harga pada periode tertentu (misal 5 hari) . Jika harga bergerak naik, maka harga penutupan cenderung untuk dekat dengan harga tertinggi pada periode tersebut, sedangkan jika harga menurun, harga penutupan cenderung dekat dengan harga terendah pada periode tersebut

  • Relative Strenght Index (RSI)

    23 November 2011 | Fajri Gelu

    Diperkenalkan pertama kali oleh J. Welles Wilder pada tahun 1978 pada bukunya New Concepts in Technical Trading Systems. Nilai dari Rsi berada pada kisaran 0-100 (itulah sebabnya mengapa digolongkan sebaga indikator oscillator. Oscillate = berkisar). RSI sendiri merupakan indikator yang membandingkan momentum harga, yakni antara nilai pada saat ini terhadap daya tarik losses yang terjadi

  • Return On Equity (ROE)

    23 November 2011 | Fajri Gelu

    Dalam mengukur kinerja perusahaan, investor biasanya melihat kinerja keuangan yang tercermin dari berbagai macam rasio. Return On Equity (ROE) adalah merupakan salah satu indikator penting yang sering digunakan oleh investor untuk menilai tingkat profitabilitas perusahaan sebelum melakukan investasi

  • GAP

    23 November 2011 | Fajri Gelu

    Gap adalah kesenjangan yang terbentuk ketika pergerakan harga pembukaan membuat tempat kosong pada chart. Hal ini terjadi ketika tinggi pada hari itu berada di bawah rendahnya hari sebelumnya atau saat rendahnya hari berada di atas tinggi dari hari sebelumnya

  • CAN SLIM

    28 November 2011 | Fajri Gelu

    CANS LIM adalah sebuah metode dalam menyeleksi saham. Rumusan-rumusan yang dikembangkan dalam CAN SLIM terbukti sangat efektif dalam berhadapan dengan dunia bursa saham yang penuh dengan spekulasi. Metode ini dengan cerdik memanfaatkan indikator-indikator sederhana dalam analisa fundamental berdasarkan historis laporan keuangan ditambah dengan penggunaan pola-pola grafik harga saham

  • Profitunity Trading System

    28 November 2011 | Fajri Gelu

    Saat ini ada sebuah sistem yang cukup fenomenal. Namanya Profitunity Trading System, yang juga dikenal dengan naman Trading Chaos System atau Alligator System (Indikator Buaya). Sistem trading ini diperkenalkan oleh Bill Williams, seorang trader saham nomer 2 di dunia

  • Sistem Trading Darvas Box

    28 November 2011 | Fajri Gelu

    Darvas menemukan bahwa saham yang sedang uptrend akan memiliki jeda sementara sebelum melanjutkan kenaikannya. Saat jeda ini (sideways), saham akan naik turun dalam range tertentu yang disebutnya ’box’. Box merupakan batas atas dan batas bawah harga yang dalam beberapa hari tidak dapat ditembus. Di zaman modern ini kita mengidentifikasi box ciptaan Darvas ini sebagai trading range. Upper box-nya adalah resistance dan lower box-nya adalah support

  • Turtle Trading System

    28 November 2011 | Fajri Gelu

    Turtle Trading System atau Sistem Trading Kura-Kura merupakan sistem yang dibuat oleh Richard Dennis. Pada awal 1980-an Dennis menjadi terkenal berkat kesuksesannya. Dengan modal awal senilai tidak lebih dari $ 400 dia mampu melipatgandakannya menjadi lebih dari $ 100 juta. Bersama rekannya, William Eckhardt, ia sering berdiskusi tentang kunci kesuksekan yang dicapainya. Dennis yakin bahwa pemula, dengan metode trading yang diajarkannya, bisa menjadi seorang trader yang sukses

  • Strategi Investasi Yang Terbaik

    28 November 2011 | Fajri Gelu

    Kesuksesan sebuah langkah investasi ditentukan pada ketepatan memilih strategi yang terbaik. Investasi sendiri bisa dilakukan lewat berbagai cara, bisa dengan melakukannya sendiri atau melalui perusahaan sekuritas, atau pula perusahaan jasa keuangan/investasi lainnya. Ada dua strategi investasi yang paling umum dilakukan, yakni ‘Buy and Hold’ dan ‘Market Timing’

Sign in PasarDana.com BETA
Silahkan login pada form dibawah ini. Belum memiliki akun PasarDana.com click here untuk Register!