
Tampilan Situs Twitter
Tak tahan dengan spam yang merajalela di situsnya, Twitter akhirnya mengajukan tuntutan hukum terhadap lima penyebar spam utama di situsnya. Beberapa perusahaan yang disebut Twitter sebagai penyebar spam adalah JL4 Web Solutions dan Skootle Corporation.
JL4 Web Solutions merupakan sebuah perusahaan yang berasal dari Filipina, sedangkan Skootle Corporation dijalankan di salah satu negara bagian AS, Tennessee. Dalam gugatannya, Twitter mengatakan bahwa pihak tergugat telah memasang alat penyebar spam untuk mengotori situsnya.
Menurut Twitter, pihaknya telah menghabiskan sekitar US$700.000 hanya untuk memberantas spam. Pada bulan Januari lalu, perusahaan tersebut mengakuisisi sebuah perusahaan perlindungan internet, Dasien, hanya untuk mengatasi masalah spam.
Kini, situs microblogging tersebut menggugat para spammer untuk mendapatkan ganti rugi berupa materi. Beberapa situs yang disebutkan Twitter dalam gugatannya seperti “TwitterAttack” dan “TwitterBuddy” kini tidak bisa diakses. Sementara situs lainnya tidak memberikan tanggapan apapun terkait tuntutan hukum tersebut.
via CNN : Twitter launches legal assault on Tweet Spammers
Berita terkait:








