
Gedung Parlemen Yunani
Yunani yang tengah dilanda krisis ekonomi berkepanjangan ternyata memiliki jam kerja paling banyak di kawasan Eropa. Pernyataan tersebut didapat dari laporan rata-rata jam di dunia yang dirilis oleh OECD.
Berdasarkan laporan OECD, penduduk Yunani rata-rata bekerja selama lebih dari 2.000 jam dalam setahun. Sementara itu, Italia membuntuti di belakang Yunani dengan total jam kerja penduduk per tahun mencapai hampir 1.800 jam.
Jerman dan Perancis yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar pertama dan kedua di Eropa malah memiliki jam kerja yang relatif sedikit yaitu sekitar 1400 jam per tahun.
Hasil penelitian OECD tersebut cukup mengherankan sebab Yunani yang memiliki jam kerja paling panjang kini malah mengalami krisis ekonomi terparah di wilayah Eropa.
Menurut seorang ahli, kondisi perekonomian suatu negara tidak hanya ditentukan oleh tingginya jam kerja tetapi juga tingkat produktivitas, tingkat korupsi, teknologi yang dimiliki, ketersediaan pasokan bahan baku, kemudahan mendapatkan modal, dan lain sebagainya. Yunani cenderung lemah dalam seluruh bidang tersebut sehingga kondisi perekonomiannya masih memburuk meskipun penduduknya tergolong ‘rajin bekerja’.
via The Atlantic : Why Does the Laziest Country in Europe Work the Most?
Berita terkait:








